Ronaldo Bobol Gawang Al Riyadh, Rekor 25 Musim Beruntun Terus Menyala

Riyadh — Skor akhir 3-1 untuk Al Nassr atas Al Riyadh dalam lanjutan Saudi Pro League tidak hanya menghadirkan tiga poin penting dalam perebutan posisi papan atas klasemen. Malam itu juga menjadi pa...

Aug 24, 2026 - 08:12
0 0
Ronaldo Bobol Gawang Al Riyadh, Rekor 25 Musim Beruntun Terus Menyala

Riyadh — Skor akhir 3-1 untuk Al Nassr atas Al Riyadh dalam lanjutan Saudi Pro League tidak hanya menghadirkan tiga poin penting dalam perebutan posisi papan atas klasemen. Malam itu juga menjadi panggung bagi Cristiano Ronaldo untuk menorehkan sejarah baru: kapten berusia 40 tahun itu kembali membobol gawang lawan dan resmi mencetak gol pada 25 musim beruntun, sebuah pencapaian yang nyaris mustahil ditiru pemain mana pun di era modern.

Babak Pertama: Dominasi Awal dan Drama VAR

Pelatih Al Nassr menurunkan starting XI dengan formasi 4-2-3-1. Bento berjaga di bawah mistar, dilindungi lini empat Sultan Al-Ghannam, Mohamed Simakan, Aymeric Laporte, dan Nawaf Boushal. Duo ganda Marcelo Brozovic dan Abdullah Al-Khaibari mengatur tempo dari lini tengah, sementara Sadio Mane, Otavio, dan Abdulrahman Ghareeb mendukung Ronaldo sebagai ujung tombak.

Tekanan tinggi Al Nassr langsung terasa sejak kick-off. Menit ke-23, kerja sama satu-dua antara Otavio dan Mane memecah blok pertahanan Al Riyadh. Otavio mengirim umpan matang di sisi kiri, dan Mane melepaskan tendangan first-time yang tak mampu dihentikan kiper lawan. Skor 1-0, assist tercatat atas nama Otavio.

Menit ke-41, stadion sempat riuh ketika bola menggelincir ke jaring setelah sepakan Ronaldo. Namun asisten wasit mengangkat bendera, dan proses VAR mengonfirmasi posisi Ronaldo offside saat bola dimainkan. Gol dianulir, kedudukan tetap 1-0 hingga jeda babak pertama. Statistik sementara mencatat Al Nassr menguasai jalannya permainan dengan penguasaan bola 60 persen dan empat shots on target.

Menit ke-64: Momen Sejarah Sang Kapten

Babak kedua baru berjalan 19 menit ketika momen yang dinantikan puluhan ribu penonton akhirnya datang. Menit ke-64, Brozovic membaca ruang di antara dua bek tengah Al Riyadh dan melepaskan umpan terobosan yang presisi. Ronaldo melepaskan diri dari kawalan, masuk ke kotak penalti, dan menyelesaikan aksi dengan sentuhan tenang melewati kiper yang sudah keluar dari posisinya. Gol pun sah, dan statistiknya bertambah: satu tembakan tepat sasaran dari lima percobaan malam itu bagi sang nomor punggung 7.

Gol tersebut adalah catatan sejarah. Ronaldo kini telah mencetak gol dalam 25 musim kompetitif beruntun, rentang waktu yang membentang dari masa mudanya bersama Sporting Lisbon hingga kini bersama Al Nassr. Totalnya, koleksi gol resminya melampaui angka 920 sepanjang karier — angka yang terus bertambah meski usianya sudah melewati empat dekade.

Al Riyadh Mencoba Bangkit, Al Nassr Memastikan Kemenangan

Al Riyadh tidak menyerah begitu saja. Menit ke-71, mereka hampir memperkecil kedudukan lewat serangan balik cepat, namun tendangan dari luar kotak penalti masih melebar tipis di sisi kanan gawang Bento. Tekanan berlanjut lewat sepak pojok beruntun, dan salah satunya berbuah hasil: menit ke-74, sundulan bek Al Riyadh dari sepak pojok sukses menjebol gawang Al Nassr. Kedudukan berubah 2-1, dan mimpi clean sheet Bento pun pupus.

Respons Al Nassr datang cepat. Pelatih melakukan rotasi dengan memasukkan Jhon Duran, dan langkah itu langsung membuahkan hasil. Menit ke-88, umpan silang Ghareeb dari sisi kanan diterima Duran di dalam kotak penalti. Penyerang asal Kolombia itu mengontrol sekali lalu melepaskan tendangan keras ke sudut atas. Skor akhir 3-1 semakin aman.

Statistik akhir pertandingan mencerminkan dominasi Al Nassr: penguasaan bola 62 persen berbanding 38 persen, shots on target 9 berbanding 4, total tembakan 18 berbanding 7, serta sepak pojok 8 berbanding 3. Disiplin kedua tim relatif terjaga dengan dua kartu kuning untuk Al Nassr dan tiga untuk Al Riyadh, tanpa satu pun kartu merah keluar sepanjang laga.

Analisis Taktik: Peran Brozovic dan Efektivitas Serangan Sayap

Dari sisi taktik, kunci kemenangan Al Nassr terletak pada kemampuan Brozovic mengontrol ritme dari posisi deep-lying playmaker. Rata-rata posisinya yang rendah memberi kebebasan bagi Otavio dan Mane untuk menukar posisi di flank, menciptakan overload di sisi kiri yang berulang kali merusak struktur pertahanan Al Riyadh. Umpan terobosan untuk gol Ronaldo adalah buah dari pola permainan itu.

Sementara itu, Al Riyadh sempat efektif lewat transisi cepat pada 15 menit terakhir, namun kurangnya ketajaman di area akhir membuat tekanan mereka tidak berubah menjadi peluang bersih yang lebih banyak. Lini pertahanan Al Nassr yang dipimpin Laporte berhasil merespons dengan baik setelah kebobolan, membatasi lawan hanya pada empat shots on target sepanjang 90 menit.

Kemenangan ini menjaga Al Nassr tetap berada dalam perburuan posisi teratas klasemen Saudi Pro League. Lebih dari itu, malam itu akan dikenang sebagai malam ketika Ronaldo kembali menulis sejarah. Pelatih Al Nassr, Stefano Pioli, memuji dedikasi sang kapten pasca laga dan menyebut bahwa etos kerja Ronaldo di sesi latihan menjadi teladan bagi seluruh skuad. Dengan performa seperti ini, pertanyaannya bukan lagi apakah rekor 25 musim akan berhenti, melainkan seberapa jauh sang legenda Portugal masih ingin melanjutkannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User