Persebaya Taklukkan Persija 2-1 di Pembuka Piala Presiden 2026

Gelora Bung Tomo bergemuruh, Rabu (10/6/2026) malam, ketika Persebaya Surabaya mengawali petualangan di Piala Presiden 2026 dengan kemenangan dramatis 2-1 atas tamu abadi Persija Jakarta di laga perda...

Jul 28, 2026 - 04:46
0 0
Persebaya Taklukkan Persija 2-1 di Pembuka Piala Presiden 2026

Gelora Bung Tomo bergemuruh, Rabu (10/6/2026) malam, ketika Persebaya Surabaya mengawali petualangan di Piala Presiden 2026 dengan kemenangan dramatis 2-1 atas tamu abadi Persija Jakarta di laga perdana Grup B. Laga yang berjalan dalam tempo tinggi sejak menit awal itu tuntas setelah gol penentu Marselino Ferdinan pada menit ke-81 memastikan tiga poin perdana bagi Bajul Ijo. Skor akhir menegaskan dominasi permainan menyerang racikan Aji Santoso meskipun Persija sempat memberikan perlawanan sengit lewat gol penyama kedudukan Osvaldo Haay di awal babak kedua.

Babak Pertama: Tekanan Tinggi dan Gol Cepat

Pelatih tuan rumah menurunkan formasi 4-3-3 dengan trio penyerang Robson Duarte, Bruno Moreira, dan Ilija Spasojevic, sementara Thomas Doll dari kubu tamu mengandalkan Marko Simic sebagai ujung tombak tunggal dalam pola 4-2-3-1. Sejak peluit tanda mulai dibunyikan, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan. Penguasaan bola mereka menyentuh 53% berbanding 47% milik Macan Kemayoran sepanjang 90 menit. Pada menit ke-12, peluang pertama hadir lewat sundulan Duarte yang masih membentur mistar gawang Andritany Ardhiyasa.

Gol yang dinantikan arek-arek Suroboyo akhirnya tercipta pada menit ke-23. Berawal dari umpan terobosan yang dilepaskan Marselino Ferdinan dari area tengah, Bruno Moreira berhasil lolos dari jebakan offside dan mengontrol bola dengan sempurna sebelum melepaskan tendangan keras kaki kanan dari dalam kotak penalti. Bola menghujam pojok kanan bawah tanpa bisa dihalau kiper Persija. Assist gemilang dari pemain berlabel wonderkid itu menjadi salah satu momen kunci di babak pertama. Skor 1-0 untuk Persebaya.

Persija tak tinggal diam. Mereka meningkatkan intensitas pressing dan nyaris menyamakan skor pada menit ke-37, ketika tendangan bebas Riko Simanjuntak melambung tipis di atas mistar gawang Ernando Ari Sutaryadi. Babak pertama berakhir dengan keunggulan satu gol tuan rumah, meskipun shots on target kedua tim hanya terpaut tipis: Persebaya 3, Persija 2.

Babak Kedua: Drama Gol Susulan dan VAR

Memasuki babak kedua, Persija Jakarta langsung memperlihatkan niat untuk menyamakan kedudukan. Permainan berbalas serangan pun terjadi. Pada menit ke-58, kerja sama apik di sisi kiri pertahanan Persebaya berbuah hasil. Rezaldi Hehanusa mengirimkan umpan silang akurat ke mulut gawang, dan Osvaldo Haay yang berdiri bebas tanpa pengawalan ketat sukses menanduk bola ke jala gawang Ernando. Skor berubah 1-1, dan pendukung tamu bergemuruh di tribun kecil.

Setelah gol tersebut, tempo laga semakin panas. Kedua tim saling jual beli serangan. Persebaya kembali mengambil alih kendali penguasaan bola dan menekan lewat sektor sayap. Puncaknya terjadi pada menit ke-79 ketika Bruno Moreira dijatuhkan di kotak terlarang oleh Maman Abdurrahman. Wasit sempat menunjuk titik putih, namun kemudian berkonsultasi dengan VAR. Setelah peninjauan hampir tiga menit, wasit memutuskan penalti karena pelanggaran jelas terjadi. Keputusan itu memicu protes dari bench Persija, tetapi tidak mengubah keputusan.

Marselino Ferdinan yang maju sebagai algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dengan tenang, ia melepaskan eksekusi penalti yang mengecoh Andritany. Gol di menit ke-81 itu membawa Persebaya kembali unggul 2-1. Marselino pun menjadi bintang dengan catatan satu assist dan satu gol. Seluruh stadion bersorak merayakan momen itu.

Persija berusaha mati-matian mengejar ketinggalan di sisa waktu. Namun pertahanan solid yang digalang kapten Rizky Ridho dan Dusan Stevanovic mampu mementahkan berbagai upaya serangan. Kartu kuning untuk Rendi Irwan pada menit ke-87 akibat pelanggaran keras terhadap Marko Simic menambah emosi laga. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor akhir 2-1 tetap bertahan. Persebaya meraih tiga poin penuh di laga pembuka.

Statistik Kunci dan Komentar Pelatih

Secara statistik, Persebaya unggul dalam beberapa aspek. Penguasaan bola 53% vs 47% menegaskan dominasi mereka dalam mengontrol permainan. Total tembakan Persebaya mencapai 12 dengan 6 tepat sasaran, sementara Persija hanya mencatatkan 9 tembakan dan 4 shots on target. Kartu kuning untuk Maman Abdurrahman (41′), Hansamu Yama (66′), dan Rendi Irwan (87′) turut mewarnai laga. Tidak ada kartu merah maupun insiden offside krusial selain gol Moreira yang sempat diragukan posisinya namun dinyatakan sah.

Pelatih Aji Santoso menyampaikan kepuasan atas performa anak asuhnya.

"Kami bermain sesuai rencana. Marselino luar biasa, dan saya sangat bangga dengan semangat tempur seluruh pemain. Ini awal yang bagus untuk turnamen ini,"
ujarnya usai laga. Sementara Thomas Doll mengakui keunggulan tuan rumah.
"Kami kesulitan mengimbangi kecepatan mereka di babak pertama. Gol penalti itu memang menyakitkan, tapi saya menghormati keputusan VAR. Kami akan belajar dari kekalahan ini."

Dengan kemenangan ini, Persebaya Surabaya memuncaki klasemen sementara Grup B dengan koleksi tiga poin. Adapun Persija Jakarta harus segera menata diri untuk laga berikutnya agar peluang lolos ke babak selanjutnya tetap terjaga. Piala Presiden 2026 baru saja menuntaskan laga penuh gengsi, dan rivalitas klasik Liga Indonesia ini kembali menyuguhkan tontonan yang pantas dikenang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User