Pemerintah Sepakat Kebut Pemulihan Akses Jalan-Jembatan di Bener Meriah

Pemerintah bersama masyarakat telah menyepakati serangkaian langkah strategis untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener

Jul 08, 2026 - 08:27
0 1
Pemerintah Sepakat Kebut Pemulihan Akses Jalan-Jembatan di Bener Meriah

Pemerintah bersama masyarakat telah menyepakati serangkaian langkah strategis untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Kesepakatan ini merupakan hasil dari Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pemulihan Pascabencana yang digelar di Aula Pendopo Bupati Bener Meriah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, memimpin langsung rapat tersebut. Dalam kesempatan itu, Tito menegaskan bahwa percepatan pemulihan akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama mengingat vitalnya infrastruktur konektivitas bagi mobilitas warga dan pemulihan ekonomi pascabencana.

"Kami mendengarkan langsung aspirasi masyarakat dan menyepakati langkah-langkah penanganan yang menjadi prioritas. Fokus utama adalah memastikan akses jalan dan jembatan segera pulih agar aktivitas masyarakat kembali normal," ujar Tito Karnavian dalam keterangannya kepada media kami.

Rakor tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah pusat dan daerah, aparat TNI-Polri, Kejaksaan, para camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran multipihak ini mencerminkan komitmen bersama untuk menuntaskan persoalan infrastruktur yang rusak akibat bencana dalam waktu sesingkat mungkin. Seluruh peserta diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi dan masukan terkait kondisi terkini di lapangan serta kendala yang dihadapi selama masa tanggap darurat.

Langkah Prioritas Pemulihan

Berdasarkan hasil kesepakatan, pemerintah akan mengerahkan sumber daya secara maksimal untuk memperbaiki ruas-ruas jalan yang terputus dan jembatan yang rusak berat. Koordinasi lintas sektor diperkuat untuk mempercepat proses administrasi, pengadaan material, dan pengerahan alat berat ke titik-titik terdampak. Masyarakat juga dilibatkan secara aktif dalam proses rehabilitasi ini sehingga tercipta rasa kepemilikan bersama atas infrastruktur yang dibangun kembali.

Selain fokus pada jalan dan jembatan, rapat juga membahas mekanisme pendataan kerusakan secara menyeluruh agar bantuan dan program pemulihan tepat sasaran. Camat dan kepala desa diminta untuk terus memperbarui data kerusakan di wilayahnya masing-masing dan berkoordinasi dengan satuan tugas di tingkat kabupaten. Kejaksaan turut dilibatkan untuk mengawal aspek legal dan transparansi dalam setiap tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Sementara itu, TNI dan Polri akan terus mendukung distribusi logistik dan menjaga keamanan di sepanjang jalur yang tengah diperbaiki. Kehadiran aparat dinilai krusial mengingat sejumlah wilayah masih sulit dijangkau akibat akses yang belum sepenuhnya pulih. Semua pihak optimistis bahwa dengan sinergi yang solid, pemulihan infrastruktur di Bener Meriah akan berlangsung lebih cepat dari target awal yang direncanakan.

Pantauan Beritainti.com di lapangan, warga menyambut positif hasil kesepakatan tersebut. Mereka berharap akses utama penghubung antardesa segera berfungsi kembali agar aktivitas perekonomian dan pendidikan anak-anak tidak semakin terganggu. Pemerintah daerah setempat menyatakan siap menjalankan arahan dari satuan tugas pusat demi mewujudkan percepatan pemulihan yang diharapkan seluruh masyarakat Bener Meriah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Nasional. Reporter ringkasan peristiwa penting.

Comments (0)

User