Mitchell Baker Puncaki Top Skor Piala AFF 2026
Menit ke-75, sebuah umpan silang mendatar dari sisi kanan yang dilepaskan Marselino Ferdinan berhasil dituntaskan dengan sepakan first-time kaki kiri Mitchell Baker. Bola meluncur deras ke pojok bawah...
Menit ke-75, sebuah umpan silang mendatar dari sisi kanan yang dilepaskan Marselino Ferdinan berhasil dituntaskan dengan sepakan first-time kaki kiri Mitchell Baker. Bola meluncur deras ke pojok bawah gawang Kamboja, sekaligus mengunci kemenangan 3-1 Indonesia di laga penyisihan Grup B Piala AFF 2026 di Stadion Nasional Morodok Techo, Phnom Penh. Trigol itu membawa Baker ke puncak klasemen sementara top skor dengan total 5 gol, melampaui pemain Vietnam dan Thailand yang sebelumnya memuncaki daftar.
Babak pertama langsung menjadi panggung bagi bomber berusia 24 tahun itu. Menit ke-20, ia menyambut umpan terobosan dari Yakob Sayuri untuk memecah kebuntuan lewat sontekan mendatar yang menaklukkan kiper Kamboja, Kim Chan. Hanya berselang 15 menit, tepatnya menit ke-35, Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Bola liar hasil tembakan Witan Sulaeman yang diblok bek langsung disambar oleh Baker dengan tenang, membawa Indonesia unggul 2-0 di babak pertama. Statistik memperlihatkan dominasi skuad Garuda dengan 62% penguasaan bola dan 7 shots on target sepanjang 90 menit.
Performa Beringas Baker di Tengah Tekanan
Meski Kamboja sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-2 melalui eksekusi penalti Chanthea di menit ke-60 yang dihasilkan setelah VAR mengonfirmasi handball bek Indonesia, Baker justru menunjukkan ketajamannya kembali. Gol ketiganya di menit 75 hadir dari skema serangan balik cepat yang digagas oleh bek sayap Asnawi Mangkualam. Dengan assist kedua dari Marselino, Baker menutup malam dengan hat-trick sempurna — satu gol kaki kanan, satu gol dari bola liar, dan penyelesaian kaki kiri. Ini merupakan hat-trick pertama bagi seorang pemain Indonesia di Piala AFF sejak 2018, sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai kandidat kuat peraih Sepatu Emas.
Secara taktikal, pelatih Shin Tae-yong menurunkan formasi 4-3-3 menyerang dengan Witan dan Yakob sebagai penyerang sayap yang bertugas memberikan umpan-umpan matang. Keputusan itu terbukti jitu: dari total 12 tembakan yang dilepaskan Indonesia, 5 di antaranya melesat tepat sasaran. Baker sendiri bertanggung jawab atas 3 tembakan tepat sasaran yang semuanya berbuah gol, sebuah konversi sempurna 100%.
Peta Persaingan Sepatu Emas Piala AFF 2026
Dengan tambahan tiga gol, Mitchell Baker kini mengoleksi 5 gol dari tiga penampilan, unggul satu gol dari striker Vietnam Nguyen Van Toan yang membuntuti dengan 4 gol. Penyerang veteran Thailand, Teerasil Dangda, berada di posisi ketiga dengan 3 gol, sama dengan bomber Filipina Mark Hartmann. Sementara itu, pemain sayap Malaysia Faisal Halim telah mengemas 2 gol dan 2 assist, menunjukkan peran ganda sebagai kreator serangan. Persaingan ini semakin ketat karena masih ada dua pertandingan tersisa di fase grup sebelum memasuki semifinal.
Capaian Baker malam itu juga dibarengi dengan satu assist kunci yang tak tercatat dalam statistik formal, yakni aksi individunya menarik dua bek sebelum melepaskan ruang bagi Yakob Sayuri yang nyaris mencetak gol keempat Indonesia pada menit 82. Namun tendangan Yakob masih bisa diblok. Secara disiplin, pertandingan berjalan cukup bersih dengan hanya satu kartu kuning untuk Indonesia (Rizky Ridho, menit 55) dan dua kartu kuning untuk Kamboja.
Reaksi Pelatih dan Arah Strategi Indonesia
Usai pertandingan, pelatih Shin Tae-yong memberikan pujian khusus bagi sang striker.
"Mitchell Baker adalah pemain yang sangat lapar gol. Malam ini dia membuktikan bahwa dirinya adalah ujung tombak yang bisa diandalkan di turnamen ini. Kami akan terus membangun serangan di sekelilingnya untuk laga-laga krusial berikutnya,"tutur Shin dalam sesi jumpa pers. Pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa rotasi pemain di lini depan akan dilakukan secara hati-hati untuk menjaga kebugaran Baker mengingat jadwal yang padat.
Dari segi statistik tim, Indonesia mencatat akurasi umpan 84% (478 dari 568 umpan sukses) dan unggul dalam duel udara dengan 22 kemenangan berbanding 15 milik Kamboja. Keberhasilan ini mendorong Indonesia ke peringkat pertama klasemen Grup B sementara dengan 7 poin, hasil dua kemenangan dan satu seri. Dengan dua laga tersisa melawan Singapura dan Myanmar, peluang untuk mempertahankan puncak klasemen — dan bagi Baker untuk terus menambah gol — sangat terbuka.
Dengan performa impresifnya, Mitchell Baker kini menjadi pusat perhatian tidak hanya bagi suporter Indonesia, tetapi juga bagi tim-tim lawan yang harus mencari cara menghentikan striker haus gol ini. Piala AFF 2026 sejauh ini menjadi panggung pembuktian bagi penyerang yang baru menjalani debut seniornya tahun lalu. Jika konsistensi terjaga, bukan tidak mungkin Sepatu Emas dan gelar juara akan menjadi milik Garuda.
Comments (0)