Menteri Iran Peringatkan Perubahan Aturan Selat Hormuz Picu Eskalasi

Baghdad, Beritainti.com – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melontarkan peringatan keras bahwa setiap inisiatif untuk mengubah atau menerapkan aturan baru terkait pengelolaan Selat Hormuz a

Jul 06, 2026 - 13:33
0 1
Menteri Iran Peringatkan Perubahan Aturan Selat Hormuz Picu Eskalasi

Baghdad, Beritainti.com – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melontarkan peringatan keras bahwa setiap inisiatif untuk mengubah atau menerapkan aturan baru terkait pengelolaan Selat Hormuz akan berdampak pada meningkatnya ketegangan di kawasan. Araghchi menegaskan bahwa setiap langkah yang menyimpang dari mekanisme yang telah dijalankan oleh Republik Islam Iran hanya akan menciptakan kompleksitas baru dan berpotensi menunda upaya pembukaan kembali jalur perairan strategis tersebut.

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Baghdad, Irak, pada Minggu (28/6/2026), di tengah situasi keamanan yang masih rapuh pasca-konflik di Timur Tengah. Kehadiran Araghchi di ibu kota Irak merupakan bagian dari rangkaian diplomasi regional yang intensif dilakukan Teheran di tengah meningkatnya ketidakpercayaan antara Iran dan Amerika Serikat.

Ketegangan Meningkat di Jalur Vital Dunia

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia karena menjadi titik transit bagi sekitar seperlima dari total pasokan minyak global. Stabilitas di kawasan ini bukan hanya kepentingan negara-negara Teluk, melainkan juga perhatian utama bagi ekonomi global. Dalam konteks inilah, usulan perubahan aturan yang dilontarkan oleh pihak luar dipandang Iran sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan dan stabilitas kawasan.

"Setiap upaya untuk mengadopsi pengaturan baru atau terpisah dibandingkan dengan apa yang sedang dilakukan oleh Republik Islam Iran, hanya akan menyebabkan situasi yang lebih rumit dan penundaan dalam pembukaan kembali Selat Hormuz, dan akan meningkatkan ketegangan, seperti yang kita saksikan dalam dua malam terakhir," tegas Araghchi, merujuk pada insiden-insiden keamanan yang terjadi menjelang pertemuannya dengan para pejabat Irak.

Pernyataan Araghchi ini sekaligus menjadi sinyal penolakan tegas terhadap potensi intervensi asing dalam pengelolaan jalur air tersebut. Media kami mencatat bahwa komentar ini muncul di tengah berlangsungnya saling tuduh antara Teheran dan Washington terkait pelanggaran gencatan senjata yang telah disepakati sebelumnya.

Lebih lanjut, Araghchi menyerukan pentingnya pembentukan kerangka kerja keamanan kolektif yang melibatkan seluruh negara-negara Teluk. Menurutnya, pendekatan inklusif di antara negara-negara pesisir merupakan solusi paling realistis untuk mengakhiri siklus ketegangan yang terus berulang. Diplomasi ini menunjukkan bahwa Iran membuka ruang dialog dengan tetangga-tetangga Arabnya, sembari tetap menegaskan posisinya sebagai kekuatan dominan di perairan Teluk.

Kunjungan Menlu Iran ke Baghdad ini juga tidak lepas dari upaya Iran untuk memastikan posisi Irak sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas regional, di saat pengaruh Amerika Serikat di Timur Tengah masih menjadi faktor yang signifikan dalam peta konflik geopolitik yang terus berubah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Pelaksana. Editor pelaksana dan konsistensi editorial.

Comments (0)

User