Mariano Peralta Tiba di Bandung, Absen Laga Kontra DPMM

Perjalanan panjang Mariano Peralta akhirnya mencapai titik akhir. Striker anyar Persib Bandung itu mendarat di Kota Kembang pada Senin (27/7) malam, disambut udara dingin Bandung dan ekspektasi membar...

Jul 28, 2026 - 05:33
0 0
Mariano Peralta Tiba di Bandung, Absen Laga Kontra DPMM

Perjalanan panjang Mariano Peralta akhirnya mencapai titik akhir. Striker anyar Persib Bandung itu mendarat di Kota Kembang pada Senin (27/7) malam, disambut udara dingin Bandung dan ekspektasi membara dari bobotoh yang telah menantikan kehadirannya selama berminggu-minggu.

Maung Bandung dipastikan belum bisa memainkan bomber asal Argentina itu pada laga kandang melawan DPMM FC. Pelatih Bojan Hodak mengonfirmasi bahwa proses administrasi dan kondisi fisik pemain belum memungkinkan untuk menurunkan Peralta dalam waktu dekat. “Dia baru saja menyelesaikan perjalanan panjang. Kami tidak ingin mengambil risiko apa pun. Adaptasi dan pemulihan adalah prioritas,” ujar Hodak saat ditemui di mes Persib.

Kedatangan yang Dinanti

Peralta tiba di Bandara Husein Sastranegara sekitar pukul 21.30 WIB. Mengenakan jaket tim dan membawa tas ransel, ia langsung dikawal menuju hotel tim. Belum ada sesi perkenalan resmi dengan media, namun sejumlah suporter yang kebetulan berada di bandara langsung mengenali sosok bertinggi 185 sentimeter itu. “Saya sangat senang akhirnya bisa di sini. Saya datang untuk bekerja keras dan memberikan yang terbaik bagi Persib,” ucap Peralta singkat, dengan senyum lelah namun penuh semangat.

Kepindahan Peralta dari klub asalnya, Alvarado, memakan proses yang lebih lama dari perkiraan. Persoalan visa kerja, dokumen transfer internasional, hingga jadwal penerbangan yang terbatas menjadi penyebab utamanya. Ia bahkan sempat tertahan di Buenos Aires selama empat hari sebelum akhirnya mendapat kepastian terbang. Selama di perjalanan, komunikasi intens dengan staf pelatih via panggilan video dilakukan untuk menjaga kondisi mentalnya dan mulai mengenalkan filosofi permainan tim.

Absen Lawan DPMM, Debut Tertunda

Laga kontra DPMM FC akan digelar dalam hitungan hari, dan waktu yang tersedia terlalu singkat bagi Peralta untuk menjalani sesi latihan penuh. Belum lagi proses adaptasi terhadap cuaca tropis dan perbedaan zona waktu yang signifikan. Secara statistik, pemain yang baru tiba dari luar negeri dengan jarak tempuh lebih dari 15.000 kilometer memerlukan rata-rata lima hingga tujuh hari untuk mencapai kondisi fisik optimal. Hal itu diperkuat dengan data medis tim yang menunjukkan perlunya pemantauan kebugaran dasar seperti detak jantung istirahat dan kadar oksigen darah sebelum ia diizinkan berlatih intensitas tinggi.

“Kami akan menjalani prosedur standar untuk pemain baru. Mulai dari pemeriksaan medis menyeluruh, tes kebugaran, lalu latihan ringan, baru kemudian bergabung dengan tim utama. DPMM jelas terlalu cepat. Target yang lebih realistis adalah laga setelahnya,” jelas dokter tim Persib, dr. Raffi Ghani. Pernyataan ini menegaskan bahwa manajemen dan tim pelatih menerapkan pendekatan kehati-hatian. Pengalaman pahit ketika pemain asing dipaksakan bermain sebelum siap dan berujung cedera panjang masih menjadi pelajaran.

Profil Peralta dan Ekspektasi Taktis

Mariano Peralta bukan nama asing di panggung sepak bola Argentina. Berusia 26 tahun, ia mencatatkan 12 gol dan 7 assist dalam 33 penampilan musim lalu bersama Alvarado di Primera Nacional. Tingkat konversi peluangnya mencapai 22 persen, di atas rata-rata striker di divisi kedua Argentina yang berada di kisaran 16-18 persen. Dengan tinggi badan 185 cm, ia unggul dalam duel udara — memenangi rata-rata 3,7 duel per laga — menjadikannya target ideal untuk umpan silang yang selama ini kurang dimaksimalkan oleh Maung Bandung.

Hodak dikenal menyukai striker dengan profil lengkap: bisa menjadi target man, mampu menjemput bola ke lini tengah, dan memiliki insting mencetak gol di kotak penalti. Peralta digambarkan sebagai pemain dengan mobilitas tinggi meski berpostur jangkung, sering melakukan tekanan ke bek lawan, dan disiplin secara taktis. Ia diharapkan menjadi solusi atas inkonsistensi lini depan Persib yang sejauh ini baru mencetak 2 gol dari 3 laga awal musim — sebuah catatan yang kurang tajam untuk tim sekaliber Persib.

Langkah Selanjutnya dan Dampak Bagi Tim

Skuad Garuda kini akan fokus mempersiapkan laga melawan DPMM tanpa Peralta, namun kehadiran sang striker di sesi latihan diperkirakan akan memberikan suntikan motivasi bagi rekan-rekan setimnya. “Kami tahu dia baru datang, tapi melihat pemain baru dengan kualitasnya bergabung bersama kami, tentu menambah semangat. Kami akan bantu dia beradaptasi secepatnya,” kata gelandang senior Persib, Dedi Kusnandar.

Setelah DPMM, Persib akan menghadapi lawan yang lebih berat, dan laga itulah yang diyakini akan menjadi panggung debut bagi Peralta. Manajemen berharap proses adaptasi berjalan mulus sehingga sang bomber bisa langsung nyetel dengan skema Hodak. Kebugaran, chemistry dengan para pengumpan seperti Febri Hariyadi dan Ciro Alves, serta pemahaman taktik akan menjadi kunci.

Bagi bobotoh, penantian melihat sang nomor punggung sembilan anyar beraksi mungkin masih akan berlangsung beberapa hari lagi. Namun, kedatangannya yang akhirnya tuntas sudah menjadi langkah maju yang melegakan. Stadion akan penuh, sorakan akan menggelegar, dan semua mata akan tertuju pada sang pendatang baru Argentina itu — ketika waktunya tiba.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User