LeBron James Lewati Kareem Abdul-Jabbar sebagai Raja Poin Sepanjang Masa

LeBron James resmi menjadi pencetak skor terbanyak sepanjang sejarah NBA setelah melewati rekor legendaris Kareem Abdul-Jabbar dalam pertandingan kandang Los Angeles Lakers melawan Oklahoma City Thund...

Jul 28, 2026 - 06:41
0 0
LeBron James Lewati Kareem Abdul-Jabbar sebagai Raja Poin Sepanjang Masa

LeBron James resmi menjadi pencetak skor terbanyak sepanjang sejarah NBA setelah melewati rekor legendaris Kareem Abdul-Jabbar dalam pertandingan kandang Los Angeles Lakers melawan Oklahoma City Thunder. Meski Lakers harus mengakui keunggulan Thunder dengan skor 133-130, perhatian seluruh dunia hanya tertuju pada angka sakral yang tercipta di kuarter ketiga: tembakan fadeaway dari angka 23 yang menggenapkan total 38.388 poin kariernya.

Menit ke-3 kuarter ketiga tersisa 10,9 detik, James menerima bola di area post kanan. Dengan karakteristik gerakan yang sudah menjadi ciri khasnya, ia berputar, mengangkat bola di atas kepala, dan melesakkan tembakan dua poin melewati jangkauan Kenrich Williams. Bola menyentuh jaring tanpa ragu, memicu sorak-sorai yang memekakkan telinga. Skor pribadi James saat itu menjadi 36 poin di laga ini, cukup untuk menyalip total poin Abdul-Jabbar yang bertahan selama hampir empat dekade. Pertandingan dihentikan sementara waktu untuk seremoni penghormatan.

Jalan Panjang Menuju Puncak Skor

Perjalanan James mencapai takhta raja skor bukanlah pencapaian instan. Dalam 20 musim, ia membukukan rata-rata 27,2 poin per pertandingan, mencatat total poin yang kini lebih dari 38.400 poin dan terus bertambah. Konsistensi luar biasa ini didukung oleh rata-rata tembakan 50,5% dari lapangan dan kapasitas fisik yang nyaris tanpa cedera panjang. Dari debutnya pada 2003 bersama Cleveland Cavaliers hingga meraih empat gelar juara NBA, James selalu menjadi mesin poin yang andal. Pencapaian ini juga sekaligus menegaskan statusnya sebagai satu-satunya pemain yang berhasil menembus 38.000 poin selain Abdul-Jabbar, mencerminkan duel dua generasi di papan atas daftar skor sepanjang masa.

Momen Emosional: Kareem Abdul-Jabbar Serahkan Bola

Setelah tembakan bersejarah, mata penonton langsung tertuju pada sosok legendaris yang duduk di tepi lapangan. Kareem Abdul-Jabbar, sang pemilik rekor sebelumnya, berdiri dan memberikan tepuk tangan panjang. Dalam seremoni singkat, ia menghampiri James, menggenggam bola pertandingan, dan menyerahkannya sebagai simbol estafet takhta. Keduanya mengangkat bola itu tinggi-tinggi di hadapan kerumunan yang memberikan standing ovation.

“Ini adalah pencapaian yang mengagumkan. Saya bangga bisa menyaksikannya secara langsung. LeBron telah melampaui ekspektasi apa pun yang dulu bisa dibayangkan, dan saya tahu rekor ini akan aman di tangannya untuk waktu yang sangat lama,” ujar Abdul-Jabbar seusai pertandingan.

Pelatih Lakers, Darvin Ham, tak kalah emosional saat mengomentari anak asuhnya. Baginya, malam itu bukan sekadar tentang angka, melainkan tentang dedikasi tanpa henti.

“LeBron adalah kompetitor yang tak tertandingi. Dia telah mendefinisikan ulang arti kebesaran dalam olahraga ini. Kami semua menyaksikan sejarah hidup malam ini,” kata Ham.

Analisis Per Kuarter: Bagaimana James Membangun Malam Legendaris

Kuarter pertama: James membuka malam dengan 8 poin melalui dua tembakan tiga angka dan satu layup, menunjukkan agresivitas sejak tip-off. Penguasaan bola Lakers di kuarter ini mencapai 52%, dengan James menjadi motor serangan. Kuarter kedua: Ia menambah 12 poin, termasuk sebuah and-one setelah menerobos pertahanan Thunder. Hingga babak pertama, James sudah mengumpulkan 20 poin, hanya butuh 16 poin lagi untuk memecahkan rekor. Kuarter ketiga: Momen puncak terjadi. James mencetak 16 poin di kuarter ini saja, termasuk tembakan bersejarah. Shots on target (field goal) James pada malam itu mencapai 13 dari 20 percobaan (65%), dengan tambahan 4 dari 6 lemparan bebas. Sementara Thunder yang digerakkan Shai Gilgeous-Alexander (30 poin) dan Jalen Williams (25 poin) mampu mencuri kemenangan, namun narasi malam ini tetap milik sang Raja.

Warisan Dua Raksasa dan Masa Depan NBA

Rekor Kareem Abdul-Jabbar yang bertahan 39 tahun kini resmi menjadi bagian dari masa lalu. Namun warisannya tetap abadi: ia masih memegang rekor total poin playoff (5.762) serta jumlah MVP (6), sementara James terus mengincar pencapaian-pencapaian tersebut. Perbandingan statistik kedua legenda ini pun menjadi perdebatan hangat di kalangan penggemar. Abdul-Jabbar menorehkan karir dengan rata-rata 24,1 poin dan 11,2 rebound per game, sedangkan James hadir sebagai playmaker serba bisa yang juga konsisten mendekati 7,5 rebound dan 7,3 assist sepanjang karir. Formasi apa pun yang coba diaplikasikan oleh tim lawan, James tetap mampu memproduksi poin—momen ini adalah puncak dari efisiensi yang nyaris tanpa cacat.

Dengan rekor yang terus bertambah—kini mendekati 40.000 poin—LeBron James tak hanya mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, tetapi juga memperpanjang perdebatan GOAT (Greatest of All Time). Di sisi lain, Kareem Abdul-Jabbar, yang duduk di kursi kehormatan malam itu, tersenyum menyaksikan tahtanya direbut dengan cara yang paling terhormat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User