Latihan Terakhir Timnas: Marselino dan Hubner Dipastikan Absen Lawan Kamboja

Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, menjadi saksi persiapan pamungkas Timnas Indonesia, Minggu (26/7) sore. Skuad Garuda menghela latihan tertutup selama 90 menit yang dipadati detail taktis dan...

Jul 27, 2026 - 21:25
0 0
Latihan Terakhir Timnas: Marselino dan Hubner Dipastikan Absen Lawan Kamboja

Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, menjadi saksi persiapan pamungkas Timnas Indonesia, Minggu (26/7) sore. Skuad Garuda menghela latihan tertutup selama 90 menit yang dipadati detail taktis dan penyelesaian akhir, sebelum bentrok kontra Kamboja di laga penyisihan Grup B Piala AFF 2026. Pelatih Shin Tae-yong memimpin langsung sesi yang berlangsung dalam intensitas tinggi walau dua pilarnya, Marselino Ferdinan dan Justin Hubner, harus absen karena akumulasi kartu. Ketidakhadiran mereka memaksa perubahan formasi yang telah diramu dalam beberapa hari terakhir. Skor akhir simulasi internal menunjukkan potensi rotasi besar-besaran di starting XI.

Ketok Palu Absennya Duet Kunci

Marselino, gelandang serba bisa milik KMSK Deinze, dipastikan tidak bisa diturunkan setelah menerima kartu kuning kedua di partai sebelumnya melawan Myanmar. Akumulasi itu membuat playmaker 21 tahun dengan catatan 3 assist dan 1 gol dalam tiga laga awal turnamen ini harus menonton dari tribun. Sementara itu, Hubner yang menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan, juga absen karena akumulasi kartu kuning. Bek Wolverhampton Wanderers U-21 itu mencatatkan 87% duel udara sukses dan 4,2 sapuan per laga, menjadikannya pemain paling sulit digantikan. Dari sesi latihan terakhir, terlihat Shin Tae-yong tak sekadar mencari pengganti, melainkan merombak pendekatan taktik untuk menyiasati kekosongan tersebut.

Formasi Baru dan Pemain Eksperimental

Dalam latihan yang digelar pukul 16.30 WIB, Shin membagi tim menjadi dua kelompok dengan formasi berbeda. Kelompok pertama mengenakan rompi biru yang diyakini sebagai starting XI potensial, memainkan formasi 4-3-3 yang lebih dinamis. Rafael Struick kembali diplot sebagai ujung tombak tunggal, didukung dua winger lincah: Yakob Sayuri di kanan dan Witan Sulaeman di kiri. Lini tengah diisi Ricky Kambuaya sebagai deep-lying playmaker, sementara Ivar Jenner dan Rachmat Irianto bermain box-to-box. Di lini belakang, duet Rizky Ridho dan Elkan Baggott menjadi pilar utama tanpa Hubner, didampingi Asnawi Mangkualam di kanan dan Edo Febriansah di kiri. Kiper Nadeo Argawinata dipercaya menjaga gawang. Formasi 4-3-3 ini mencatatkan penguasaan bola 62% selama gim internal 30 menit, menghasilkan 7 tembakan tepat sasaran dari 14 percobaan.

Sementara itu, kelompok kedua berlatih formasi 3-5-2 yang lebih defensif, menunjukkan Shin masih menyimpan rencana alternatif. Dimas Drajad dan Dendy Sulistyawan berduet di depan, sementara Jordi Amat berperan sebagai sweeper dalam formasi tiga bek. Perubahan signifikan ini memicu spekulasi bahwa pelatih asal Korea Selatan itu akan mengaplikasikan pendekatan berbeda di babak pertama dan kedua. Tim pelatih juga menekankan latihan set-piece secara khusus; dari data statistik, Kamboja kebobolan 4 dari 6 gol melalui situasi bola mati di turnamen ini, celah yang ingin dimanfaatkan Indonesia.

Reaksi Pelatih dan Kapten

Usai sesi latihan, Shin Tae-yong menyampaikan ketenangannya di hadapan awak media. "Kami sudah antisipasi kehilangan pemain karena aturan akumulasi. Ini bagian dari turnamen. Saya percaya pada semua pemain yang ada. Taktik kami tetap ofensif, tapi lebih terstruktur," ujarnya singkat. Pelatih menolak menyebut secara persis siapa yang akan tampil, namun isyarat dari latihan menunjukkan skema baru sudah final. Kapten Asnawi Mangkualam yang mendampingi pelatih menambahkan: "Absennya Marselino dan Hubner bukan alasan. Semua pemain di tim ini siap. Kami punya motivasi berlipat untuk menang melawan Kamboja dan mengamankan tiket semifinal lebih awal." Pernyataan tersebut mengindikasikan target tinggi timnas, yaitu menuntaskan laga dengan kemenangan untuk menghindari hitung-hitungan di pertandingan terakhir.

Statistik head-to-head memperkuat optimisme: Indonesia tidak pernah kalah dalam 6 pertemuan terakhir melawan Kamboja di semua ajang, dengan catatan 4 kemenangan dan 2 hasil imbang. Dalam Piala AFF, Garuda unggul agregat 8-1 dari tiga laga terakhir. Namun, Shin mengingatkan bahwa Kamboja datang dengan koleksi 4 poin dan masih berpeluang lolos, sehingga diprediksi bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat. Data analis menunjukkan Kamboja mencatatkan rata-rata 38% penguasaan bola di tiga laga awal, dengan serangan balik menghasilkan 2 gol. Hal inilah yang menjadi fokus latihan terakhir: bagaimana membongkar low-block lawan tanpa kehilangan keseimbangan di belakang.

Cuaca sore yang cerah dan kehadiran ratusan suporter yang diizinkan masuk tribun latihan menambah energi para pemain. Mereka meninggalkan lapangan dengan wajah penuh keyakinan. Pertandingan melawan Kamboja dijadwalkan Senin (27/7) malam pukul 19.00 WIB, disiarkan langsung dari Stadion Utama Gelora Bung Karno. Apakah absennya dua bintang akan menjadi batu sandungan atau justru lahirnya pahlawan baru, semua akan terjawab dalam 90 menit penentuan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User