Kronologi Bocah Jaksel Jatuh ke Lubang Saat Main hingga Terjebak Berjam-jam

Jakarta - Seorang anak laki-laki berinisial I yang baru berusia 4 tahun mengalami nasib tragis setelah terperosok ke dalam lubang proyek sedalam 3,7 meter di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Bocah ter

Jul 08, 2026 - 05:20
0 1
Kronologi Bocah Jaksel Jatuh ke Lubang Saat Main hingga Terjebak Berjam-jam

Jakarta - Seorang anak laki-laki berinisial I yang baru berusia 4 tahun mengalami nasib tragis setelah terperosok ke dalam lubang proyek sedalam 3,7 meter di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Bocah tersebut terjebak di dalam lubang sempit selama kurang lebih 4 jam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolsek Tebet AKP Ischak mengonfirmasi peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (27/6) sekitar pukul 23.40 WIB. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, korban sedang asyik bermain bersama teman-temannya di sekitar area proyek ketika insiden mencekam itu berlangsung.

"Korban bersama teman-temannya bermain di sekitar proyek. Korban terperosok ke dalam lubang proyek dengan kedalaman kurang lebih 3,5 sampai dengan 4 meter dan diameter lubang kurang lebih 30x30 cm," kata Ischak saat dihubungi media kami, Senin (29/6/2026).

Dengan diameter yang hanya sebesar 30x30 sentimeter, lubang tersebut sangat sempit sehingga menyulitkan proses evakuasi. Tim penyelamat harus bekerja ekstra hati-hati mengingat kondisi korban yang masih sangat belia dan posisinya yang terjepit di kedalaman hampir empat meter.

Proses evakuasi yang memakan waktu berjam-jam ini melibatkan berbagai pihak, termasuk petugas kepolisian, pemadam kebakaran, dan tim medis yang bersiaga di lokasi kejadian. Sayangnya, meskipun akhirnya berhasil diangkat dari lubang, nyawa korban tidak dapat diselamatkan setelah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dari pihak pengelola proyek yang tidak memberikan pengamanan memadai di sekitar area yang seharusnya steril dari aktivitas warga, terutama anak-anak.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap area proyek konstruksi, khususnya di lingkungan padat penduduk. Keberadaan lubang dengan diameter kecil namun berdalam signifikan sangat membahayakan bagi siapa pun, terlebih bagi anak-anak yang kerap bermain tanpa menyadari risiko di sekitar mereka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Fact Checker. Memverifikasi berita ringkas agar tetap akurat.

Comments (0)

User