Kondisi Terkini Rumah di Benhil Porak-poranda Akibat Longsor Pinggir Kali
Berdasarkan laporan Beritainti.com, sebuah rumah di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, ambruk pada Jumat (26/6/2026) akibat longsor di tepi aliran Kali Ciliwung. Peristiwa
Berdasarkan laporan Beritainti.com, sebuah rumah di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, ambruk pada Jumat (26/6/2026) akibat longsor di tepi aliran Kali Ciliwung. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB ini menyebabkan bangunan rumah hancur total dan hanya menyisakan tumpukan puing.
Kondisi Rumah Ambruk Tak Berbentuk
Pantauan Beritainti.com di lokasi kejadian, tidak ada lagi struktur bangunan yang utuh berdiri. Material rumah seperti bata, kayu, dan genting berserakan di bawah, tepat di bantaran kali yang curam. Letak rumah yang berada persis di pinggir kaleng dan di area tikungan jalan membuat bangunan ini sangat rentan terhadap gerusan air dan pergerakan tanah.
Selain posisinya yang rawan, rumah tersebut juga berada berdekatan dengan area pembuangan sampah. Tumpukan sampah yang menggunung di sekitar lokasi diduga turut mempercepat proses pengikisan pondasi tanah. Puing-puing bangunan yang ambrol masih terlihat menumpuk di dasar lereng kali, bercampur dengan berbagai limbah rumah tangga dan material longsoran.
Penyebab Longsor dan Kerentanan Lokasi
Dari penelusuran media kami, peristiwa ambruknya rumah ini diduga kuat akibat kombinasi beberapa faktor. Pertama, posisi rumah yang dibangun terlalu mepet ke bibir kali tanpa adanya struktur penahan tebing. Kedua, kondisi tanah di sekitar kali yang terus tergerus air selama musim penghujan. Ketiga, beban bangunan yang berada di tikungan jalan turut memperlemah stabilitas tanah dasar.
Warga sekitar mengungkapkan bahwa retakan pada tanah di sekitar rumah sebenarnya sudah terlihat beberapa hari sebelumnya. Namun, tidak ada yang menyangka longsor akan terjadi secepat ini dan menelan seluruh badan bangunan.
"Saya sempat melihat tanah di belakang rumah itu sudah agak turun. Tetapi kami pikir masih aman. Tiba-tiba saat siang tadi terdengar suara gemuruh dan rumah langsung ambruk total ke bawah kali," ujar seorang saksi mata, Jarwo (45), yang tinggal tak jauh dari lokasi.
Suasana Pascakejadian dan Respon Warga
Suasana di sekitar lokasi pasca-longsor tampak mencekam. Warga berkerumun di balik garis pembatas yang dipasang seadanya, khawatir akan terjadinya longsor susulan. Beruntung, saat kejadian pemilik rumah sedang tidak berada di dalam bangunan, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
"Ini pelajaran buat kami semua yang tinggal di pinggir kali. Kita harus lebih waspada, karena tanah di sini memang labil," tambah Jarwo.
Langkah Pihak Berwenang dan Imbauan
Hingga berita ini diturunkan, petugas dari kelurahan dan dinas terkait sudah berada di lokasi untuk melakukan pendataan dan membersihkan puing-puing. Pihak berwenang mengimbau agar warga yang rumahnya berada di bantaran kali segera melaporkan kondisi tanah dan bangunan mereka jika ditemukan gejala retakan atau penurunan tanah.
Kejadian ini menjadi pengingat pahit akan bahaya longsor di bantaran sungai, terutama di kawasan padat penduduk seperti Benhil. Tim Beritainti.com akan terus memantau perkembangan penanganan longsor ini dan informasi terbaru dari pihak terkait.
Comments (0)