Komnas Perempuan Kecam Kasus Taufik Hidayat Aniaya Sadis Pacar: Tak Manusiawi!

Kekerasan brutal yang terjadi di balik pintu tertutup selama tiga tahun akhirnya terkuak. Komnas Perempuan menyatakan kecaman keras atas penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan oleh Taufik Hidayat

Jul 07, 2026 - 23:57
0 1
Komnas Perempuan Kecam Kasus Taufik Hidayat Aniaya Sadis Pacar: Tak Manusiawi!

Kekerasan brutal yang terjadi di balik pintu tertutup selama tiga tahun akhirnya terkuak. Komnas Perempuan menyatakan kecaman keras atas penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan oleh Taufik Hidayat (30) terhadap pacarnya, seorang perempuan berinisial YTR (29). Peristiwa di Bandung, Jawa Barat ini dinilai bukan sekadar pertengkaran asmara, melainkan tindak kekerasan berbasis gender yang sangat serius.

Ketua Komnas Perempuan, Maria Ulfah Anshor, menegaskan bahwa kasus ini adalah bentuk nyata dari kejahatan kemanusiaan. Pihaknya menolak segala narasi yang mereduksi peristiwa ini sebagai masalah rumah tangga atau kenakalan sepasang kekasih. "Komnas Perempuan mengecam keras tindakan tersebut dan menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan kekerasan berbasis gender dalam relasi personal, bukan kasus asmara," kata Maria Ulfah dalam keterangannya kepada media kami, Rabu (24/6/2026).

Luput dari Deteksi Selama Tiga Tahun

Fakta paling memprihatinkan adalah durasi penyiksaan yang berlangsung sangat panjang. Selama tiga tahun penuh, YTR hidup dalam jerat ketakutan tanpa mampu melaporkan penderitaannya. Menurut laporan yang dihimpun Beritainti.com, lemahnya deteksi dari lingkungan sekitar menjadi celah besar bagi pelaku untuk terus melancarkan aksi biadabnya. Komnas Perempuan menyoroti bahwa kegagalan deteksi dini ini sering terjadi karena korban dijauhkan dari akses komunikasi, keluarga, dan komunitas sosial oleh pelaku.

"Ini adalah paradigma keliru yang harus segera diakhiri. Ini murni tindakan kriminal, bukan soal cemburu atau cinta yang salah kaprah. Perbuatan ini sungguh tak manusiawi," ujar Maria Ulfah dengan nada geram.

Pernyataan itu menggarisbawahi perlunya pemahaman publik bahwa kekerasan dalam relasi personal seringkali disamarkan di balik topeng hubungan asmara. Masyarakat dihimbau untuk lebih peka terhadap tanda-tanda isolasi dan tekanan pada seseorang, terutama perempuan, di lingkungan terdekat. Laporan kami mencatat, Taufik Hidayat melakukan penganiayaan fisik berlapis yang menyebabkan trauma mendalam bagi korban, hingga akhirnya pihak berwajib berhasil menangkap pelaku setelah pencarian intensif. Kasus ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sistem perlindungan bagi korban kekerasan serupa dan memutus rantai impunitas bagi pelaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Editor Ekonomi. Editor ringkasan isu bisnis dalam poin inti.

Comments (0)

User