Kenaikan Harga Pertamax Diproyeksi Dorong Inflasi, Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Semester II

Beritainti.com, Jakarta — Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyesuaian harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, berpotensi menambah tekanan inflasi hingga 0,25%. Proyeksi ini muncul di tengah kek

Jul 08, 2026 - 00:41
0 0
Kenaikan Harga Pertamax Diproyeksi Dorong Inflasi, Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Semester II

Beritainti.com, Jakarta — Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyesuaian harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, berpotensi menambah tekanan inflasi hingga 0,25%. Proyeksi ini muncul di tengah kekhawatiran akan tergerusnya daya beli masyarakat akibat kenaikan harga barang secara umum.

Menanggapi situasi ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan bahwa pemerintah telah mengantisipasi dampak tersebut dengan menyusun serangkaian program stimulus ekonomi yang akan diluncurkan pada semester kedua tahun 2026. Ia menekankan bahwa kebijakan ini dirancang untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi konsumen.

Stimulus Ekonomi Semester II Siap Diumumkan

Dalam keterangannya kepada awak media kami di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (22/6/2026), Budi Santoso memberikan sinyal kuat bahwa pemerintah bergerak cepat merespons potensi inflasi. Menurutnya, paket stimulus tersebut mencakup tiga pilar utama yang saling terkait.

"Dalam waktu dekat akan diumumkan stimulus ekonomi semester II tahun 2026, yaitu terkait dengan stimulus fiskal, pangan, dan transportasi yang mungkin setelah ini akan diumumkan," ujar Budi.

Pernyataan ini mengonfirmasi bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada satu sektor, melainkan mengambil pendekatan holistik. Stimulus fiskal diharapkan dapat menjaga likuiditas, bantuan pangan diupayakan untuk menahan gejolak harga di tingkat konsumen, sementara intervensi di sektor transportasi ditujukan untuk menekan biaya logistik yang selama ini menjadi komponen signifikan dalam pembentukan harga.

Dampak Proyeksi Inflasi terhadap Konsumsi Rumah Tangga

Laporan yang dihimpun media kami menunjukkan bahwa kenaikan BBM nonsubsidi biasanya memiliki efek domino yang cepat. Pertamax, yang banyak dikonsumsi oleh kendaraan pribadi dan transportasi umum, memengaruhi ongkos distribusi barang dan mobilitas pekerja. Tambahan inflasi sebesar 0,25% dari sektor energi ini bisa memperlebar ketimpangan antara pendapatan dan pengeluaran rumah tangga, terutama di segmen menengah ke bawah yang belum sepenuhnya pulih pascapandemi.

BI dalam berbagai kesempatan sebelumnya telah mengingatkan bahwa tekanan dari sisi suplai—seperti kenaikan harga BBM—harus direspons dengan kebijakan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, stimulus yang dirancang pemerintah diharapkan dapat meredam ekspektasi inflasi sebelum merambat ke harga-harga kebutuhan pokok.

Rencana pengumuman resmi stimulus ini menjadi momen krusial yang dinantikan pasar dan publik, untuk melihat sejauh mana pemerintah mampu menavigasi antara realitas penyesuaian harga energi dan perlindungan daya beli nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Nasional. Reporter ringkasan peristiwa penting.

Comments (0)

User