Kelakar Herdman Soal Minim Uji Coba: Tunggu Brasil dan Argentina

JAKARTA — Sebuah candaan segar mewarnai konferensi pers Timnas Indonesia yang dipimpin pelatih John Herdman. Dengan raut separuh serius, ia melontarkan kelakar bahwa minimnya agenda uji coba menjela...

Jul 27, 2026 - 21:31
0 0
Kelakar Herdman Soal Minim Uji Coba: Tunggu Brasil dan Argentina

JAKARTA — Sebuah candaan segar mewarnai konferensi pers Timnas Indonesia yang dipimpin pelatih John Herdman. Dengan raut separuh serius, ia melontarkan kelakar bahwa minimnya agenda uji coba menjelang Piala AFF 2026 bukan karena ketiadaan perencanaan, melainkan karena federasi masih menunggu konfirmasi dari sejumlah raksasa dunia. “Kami sebenarnya sudah melayangkan undangan ke Brasil, Inggris, dan Argentina. Tampaknya mereka masih sibuk mempertimbangkan, jadi kami harus sedikit bersabar,” ujarnya sembari tersenyum tipis, memancing tawa puluhan wartawan yang hadir di ruang pers Gelora Bung Karno, Selasa sore. Di balik humor segar itu, situasi sesungguhnya memang pelik: hingga awal Mei 2026, skuad Garuda baru mencatatkan dua pertandingan persahabatan resmi, keduanya melawan negara peringkat bawah di kawasan Asia Tenggara. Minimnya jam terbang di level internasional memunculkan tanda tanya serius tentang kesiapan tim menatap turnamen dua tahunan paling bergengsi di ASEAN tersebut.

Kalender Uji Coba yang Sepi

Data yang dikeluarkan departemen teknik PSSI menunjukkan bahwa sejak John Herdman resmi menangani tim senior, Indonesia hanya melakoni dua kali laga uji coba internasional FIFA Matchday, yaitu melawan Timor Leste (menang 3-0) dan Kamboja (seri 1-1). Padahal, sebagai tuan rumah Piala AFF 2026, Garuda membutuhkan serangkaian tes melawan tim dengan gaya bermain beragam—dari pressing tinggi ala Eropa hingga transisi cepat khas Amerika Selatan—guna mematangkan formula taktikal. Dalam periode yang sama, rival sekawasan seperti Thailand sudah menjajal kekuatan Jepang dan Korea Selatan, sedangkan Vietnam beruji coba melawan Arab Saudi serta Pantai Gading. Kekosongan slot pertandingan ini memaksa Herdman untuk lebih banyak mengandalkan sesi latihan internal dan simulasi permainan.

Gurauan yang Menyimpan Keresahan

Kalimat “menunggu Brasil, Inggris, dan Argentina” yang dilontarkan Herdman bukan sekadar humor kosong. Ia secara implisit menyindir realitas bahwa upaya PSSI mendatangkan tim elite kerap kandas di meja negosiasi. FIFA World Cup 2026 yang akan berlangsung beberapa bulan sebelumnya di Amerika Utara membuat jadwal mayoritas tim besar sudah padat terisi, sementara biaya penampilan (match fee) yang diminta kerap melampaui anggaran federasi. Seorang sumber di lingkup PSSI, yang enggan disebut namanya, mengungkapkan bahwa manajemen tim nasional sebenarnya telah membuka komunikasi dengan beberapa lawan potensial dari Eropa Timur dan Afrika, namun terkendala sinkronisasi kalender. “Jadi sebenarnya bukan kami tidak bergerak, tapi lawan yang tersedia tidak sesuai kebutuhan taktikal menjelang AFF,” ujar sumber itu.

Fokus Internal dan Siasat Taktikal

Meski demikian, Herdman menolak menjadikan minimnya uji tanding sebagai alasan untuk pesimistis. “Kami memiliki skuad yang sudah lama bermain bersama. Pemahaman antarpemain tidak harus selalu dibangun lewat laga resmi,” tegasnya. Pelatih asal Inggris ini lantas menyoroti sejumlah nama yang menjadi tulang punggung, seperti Marselino Ferdinan yang kini merumput di liga Belgia dan Ronaldo Kwateh yang kian matang di lini depan. Formasi dasar 3-4-3 yang ia terapkan sejak awal tahun disebut sudah mulai meresap dalam memori otot para pemain. Staf pelatih bahkan menggelar pertandingan tertutup melawan tim Liga 1 setiap pekan untuk menjaga ritme kompetitif, meskipun intensitasnya tentu tidak setara dengan laga internasional.

Harapan di Pucuk Jadwal

AFF 2026 dijadwalkan bergulir pada November mendatang, dan Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Kamboja, serta satu tim kualifikasi. Federasi masih menyisakan dua slot FIFA Matchday di bulan September dan Oktober yang diharapkan bisa diisi oleh lawan lebih berbobot. Herdman sendiri memberi kode bahwa ada perkembangan positif dari hasil lobi terbaru dengan sejumlah federasi di Amerika Latin dan Asia Barat. Jika terwujud, maka kelakar soal Brasil dan Argentina tidak lagi menjadi sekadar lelucon—setidaknya semangat untuk mengukur diri melawan tim kuat akan terlaksana meski mungkin bukan melawan para juara dunia itu sendiri. Sampai kabar resmi itu turun, candaan Herdman akan terus menjadi pengingat bahwa persiapan Timnas Indonesia menjelang turnamen besar masih penuh lika-liku, namun tetap dijalani dengan senyuman.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User