Kapolsek Gunung Malela Edukasi 181 Pelajar lewat Police Go To School
SIMALUNGUN — Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun, kembali menjalankan program Police Go To School sebagai bagian dari strategi pembinaan dini terhadap
SIMALUNGUN — Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun, kembali menjalankan program Police Go To School sebagai bagian dari strategi pembinaan dini terhadap generasi muda. Pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, kegiatan edukasi ini digelar di SMP dan SMK Swasta Teladan Bangun, Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, dan menjangkau 181 siswa dan siswi dari dua jenjang pendidikan tersebut.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., didampingi dua personel Bhabinkamtibmas, yakni Aiptu Wibowo Adiprianto dan Aipda R. Simanungkalit. Kehadiran aparat kepolisian di lingkungan sekolah ini menegaskan pergeseran paradigma penanganan kenakalan remaja: dari pendekatan reaktif menuju pencegahan yang bersifat preventif dan edukatif.
Alur Kegiatan dan Sasaran Edukasi
Secara kronologis, agenda Police Go To School di Sekolah Teladan Bangun berjalan dalam tiga tahap utama yang dirancang agar pesan edukasi terserap optimal oleh pelajar:
- Pembukaan dan penyampaian imbauan — Kapolsek memperkenalkan peran kepolisian di sekolah sekaligus membangun keterbukaan dengan audiens pelajar.
- Pemaparan materi kenakalan remaja — penjelasan tentang risiko tawuran, geng motor, dan balap liar yang tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga mengganggu kamtibmas di lingkungan sekitar.
- Edukasi narkoba dan tertib berlalu lintas — pemberian pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba beserta konsekuensi hukumnya, serta aturan berkendara yang aman dan taat bagi pelajar yang mulai beraktivitas di jalan raya.
Dalam paparannya, AKP Hengky menekankan pentingnya menjaga diri dan memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan. Pesan itu dirancang untuk menjawab akar persoalan yang kerap muncul pada masa remaja, yaitu minimnya kesadaran terhadap risiko jangka panjang dari perilaku impulsif.
Tiga Ancaman Utama yang Dibahas
Materi edukasi yang disampaikan dapat dirangkum dalam tabel berikut, yang memetakan ancaman utama terhadap pelajar beserta dampak yang ditimbulkannya:
| Ancaman | Bentuk Perilaku | Dampak Utama |
|---|---|---|
| Kenakalan remaja | Tawuran, geng motor, balap liar | Gangguan ketertiban umum dan risiko kecelakaan |
| Penyalahgunaan narkoba | Konsumsi dan peredaran gelap | Kerusakan kesehatan dan jerat hukum |
| Pelanggaran lalu lintas | Kendaraan tanpa standar keselamatan | Kecelakaan dan sanksi administratif |
Pendekatan semacam ini penting karena pelajar berada pada fase rentan terhadap tekanan teman sebaya. Modul edukasi yang menyentuh aspek hukum sejak dini terbukti lebih efektif ketimbang sosialisasi yang hanya bersifat imbauan moral tanpa konkrit. Dengan memahami batasan hukum, pelajar diharapkan memiliki alasan rasional untuk menolak ajakan melakukan pelanggaran.
Peran Bhabinkamtibmas sebagai Jembatan
Pelibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa Polres Simalungun membangun kanal komunikasi berkelanjutan dengan sekolah, bukan sekadar kunjungan protokoler. Aiptu Wibowo Adiprianto dan Aipda R. Simanungkalit hadir sebagai pendamping yang memastikan edukasi tidak berhenti setelah acara usai, melainkan berlanjut ke fungsi pembinaan di wilayah binaan masing-masing.
Bagi sekolah, kehadiran polisi di kelas memberi kesan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara sekolah dan kepolisian inilah yang menjadikan program semacam ini berkelanjutan dan tidak berhenti sebagai agenda seremonial.
Respons dan Harapan
Dengan menjangkau 181 pelajar dalam satu sesi pagi, Police Go To School di Nagori Senio membuktikan bahwa edukasi preventif dapat dijalankan dengan efisien tanpa mengganggu proses belajar secara signifikan. Para siswa mendapat gambaran konkret tentang bahaya narkoba, kenakalan remaja, dan pelanggaran berlalu lintas, lengkap dengan implikasi hukum yang menyertainya.
Harapannya, model serupa terus direplikasi di sekolah-sekolah lain di wilayah hukum Polres Simalungun. Konsistensi program ini menjadi kunci utama dalam menekan angka kenakalan remaja sekaligus membangun generasi muda yang taat hukum dan sadar keselamatan.
📍 SMP & SMK Teladan Bangun, Nagori Senio 👥 181 pelajar 🎯 Materi: narkoba, kenakalan remaja, tertib lalu lintas Pimpin: AKP Hengky B. Siahaan + Bhabinkamtibmas
Comments (0)