CBN Desak Warga Nigeria Jaga Uang Naira demi Tekan Biaya Cetak

Bank Sentral Nigeria (CBN) menyerukan kepada seluruh masyarakat Nigeria agar lebih berhati-hati dalam menangani uang kertas Naira. Himbauan ini bukan tanpa

Sep 29, 2026 - 05:53
0 1
CBN Desak Warga Nigeria Jaga Uang Naira demi Tekan Biaya Cetak

Bank Sentral Nigeria (CBN) menyerukan kepada seluruh masyarakat Nigeria agar lebih berhati-hati dalam menangani uang kertas Naira. Himbauan ini bukan tanpa alasan. Otoritas moneter negara itu menegaskan bahwa perlakuan yang baik terhadap uang fisik akan memperpanjang usia pakai uang tersebut sekaligus menekan biaya penggantian uang kertas yang kotor dan rusak.

Seruan ini muncul di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi Nigeria. Di saat pemerintah berupaya menekan defisit fiskal dan mengendalikan inflasi, pengeluaran negara untuk mencetak ulang uang yang rusak justru menjadi pos biaya yang terus membengkak. CBN melihat bahwa sebagian besar kerusakan uang kertas disebabkan oleh kebiasaan masyarakat yang kurang peduli terhadap kondisi fisik uang.

Beban Biaya di Balik Uang Lusuh

Dalam praktiknya, uang kertas Naira yang beredar di pasar sering kali mengalami kerusakan akibat lipatan berlebihan, coretan, noda minyak, hingga kebiasaan menulis catatan di atas uang. Kondisi ini mempercepat penurunan kualitas uang sehingga uang harus segera ditarik dari peredaran dan digantikan dengan edisi baru.

Menurut CBN, setiap lembar uang yang rusak harus diganti melalui proses produksi yang memakan biaya tidak sedikit. Mulai dari pengadaan bahan baku, pencetakan, distribusi, hingga pemusnahan uang lama. Semua tahapan itu menguras anggaran negara yang seharusnya bisa dialokasikan untuk kebutuhan pembangunan lain.

"Menjaga uang kita adalah bentuk tanggung jawab bersama. Dengan merawat Naira, kita tidak hanya memperpanjang usia pakainya, tetapi juga membantu menekan biaya penggantian uang kertas kotor dan rusak yang harus ditanggung negara."

— Bank Sentral Nigeria (CBN)

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa isu ini bukan sekadar soal kebersihan uang semata, melainkan berkaitan langsung dengan efisiensi pengelolaan keuangan publik. Semakin cepat uang rusak, semakin besar beban fiskal yang harus dipikul negara.

Mengapa Perilaku Kecil Berdampak Besar

Secara ekonomi, masa edar uang kertas memiliki batas. Bank sentral di berbagai negara biasanya menetapkan standar kualitas uang yang layak edar. Uang yang sudah terlalu lusuh, sobek, atau bernoda akan ditarik oleh bank dan digantikan dengan uang baru. Semakin sering proses ini terjadi, semakin besar biaya yang dikeluarkan.

Di Nigeria, tantangan ini diperberat oleh tingginya intensitas transaksi tunai, terutama di wilayah pedesaan dan sektor informal. Meski pembayaran digital terus didorong, sebagian besar masyarakat masih bergantung pada uang fisik untuk aktivitas harian. Akibatnya, perputaran uang kertas sangat cepat dan tingkat kerusakannya pun lebih tinggi dibanding negara-negara yang sudah beralih ke pembayaran nontunai.

FaktorDampak
Uang terlipat dan kotorUsia pakai menurun
Coretan pada uangUang cepat ditarik dari peredaran
Transaksi tunai tinggiPerputaran uang makin cepat
Biaya cetak ulangBeban anggaran negara naik

Karena itu, seruan CBN ini menyasar perubahan perilaku masyarakat. Menyimpan uang di dompet atau tempat yang bersih, menghindari melipat uang berkali-kali, dan tidak menulis di atas uang menjadi langkah sederhana yang bisa memberi dampak besar. Biaya penggantian uang rusak selama ini menjadi salah satu pos pengeluaran yang bisa ditekan jika masyarakat lebih peduli.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya jangka panjang CBN untuk mendorong sistem pembayaran yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dengan mengurangi kerusakan uang kertas, bank sentral dapat menghemat anggaran sekaligus menjaga kualitas uang yang beredar di tangan masyarakat.

Himbauan CBN menjadi pengingat bahwa menjaga mata uang nasional adalah tanggung jawab kolektif. Bukan hanya tugas bank sentral atau pemerintah, tetapi juga setiap warga yang memegang Naira setiap hari. Sebab, uang yang dirawat dengan baik adalah cerminan martabat bangsa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User