Istana Sebut 2 Raksasa Otomotif Jepang Tunda Rencana Cabut dari RI

Pemerintah Indonesia mendapatkan kabar menggembirakan terkait investasi sektor otomotif di tanah air. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa dua perusahaan raksasa ot

Jul 08, 2026 - 06:11
0 0
Istana Sebut 2 Raksasa Otomotif Jepang Tunda Rencana Cabut dari RI

Pemerintah Indonesia mendapatkan kabar menggembirakan terkait investasi sektor otomotif di tanah air. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa dua perusahaan raksasa otomotif asal Jepang yang beroperasi di Jawa Timur memutuskan untuk menunda rencana pengalihan investasinya ke Vietnam. Keputusan ini datang setelah sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah turun langsung ke lapangan untuk berdialog dan menindaklanjuti kebutuhan industri kendaraan listrik di dalam negeri.

Sebelumnya, kedua produsen kendaraan tersebut dikabarkan merencanakan hengkang dari Indonesia lantaran menilai ekosistem pengembangan mobil listrik di Vietnam lebih menjanjikan. Rencana perpindahan itu tentu saja memicu kekhawatiran akan berkurangnya lapangan kerja serta guncangan terhadap iklim investasi di sektor manufaktur otomotif nasional, khususnya di kawasan Jawa Timur yang menjadi salah satu pusat industri otomotif terbesar di Indonesia.

"Alhamdulillah tadi dilaporkan oleh teman-teman yang memang turun ke lapangan bahwa rencana perpindahan itu untuk sementara bisa ditunda, artinya tidak terjadi perpindahan ke Vietnam," ujar Prasetyo Hadi usai mengikuti rapat di Gedung DPR, Jumat (26/6/2026).

Prasetyo Hadi, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), menegaskan bahwa langkah konkret telah diambil pemerintah untuk mempertahankan investasi kedua perusahaan tersebut. Penundaan rencana relocasi ini dinilai sebagai bukti bahwa komunikasi intensif antara pemerintah dan pelaku usaha mampu menemukan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi industri otomotif dalam transformasi menuju elektrifikasi.

Menurut laporan Beritainti.com, keberhasilan menahan dua raksasa otomotif Jepang ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah untuk terus memperbaiki daya saing industri dalam negeri. Pemerintah diharapkan dapat mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif, mulai dari ketersediaan baterai, insentif fiskal, hingga infrastruktur pengisian daya, agar Indonesia tetap menjadi destinasi investasi pilihan bagi produsen otomotif global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Reporter Teknologi. Reporter teknologi format ringkasan mudah baca.

Comments (0)

User