Gol Dianulir Arda Guler Warnai Laga Kandang Real Madrid

Sabtu malam di Santiago Bernabeu menjadi panggung drama ketika gol spektakuler Arda Guler dianulir tepat sebelum jeda, memaksa Real Madrid berbagi angka dalam laga lanjutan La Liga melawan Mallorca. S...

Jul 28, 2026 - 06:51
0 0
Gol Dianulir Arda Guler Warnai Laga Kandang Real Madrid

Sabtu malam di Santiago Bernabeu menjadi panggung drama ketika gol spektakuler Arda Guler dianulir tepat sebelum jeda, memaksa Real Madrid berbagi angka dalam laga lanjutan La Liga melawan Mallorca. Skor akhir 1-1 menutup pertandingan yang diwarnai dominasi tuan rumah, tinjauan VAR kontroversial, dan perayaan gol sang bintang muda Turki yang akhirnya sirna.

Menit ke-42, Guler melepaskan tendangan lengkung kaki kiri dari luar kotak penalti yang bersarang manis di sudut atas gawang Leo Roman. Pemain berusia 20 tahun itu langsung berlari ke sudut lapangan, diikuti Franco Mastantuono dan Trent Alexander-Arnold—keduanya ikut terlibat dalam build-up serangan. Trio muda Madrid itu merayakan dengan suka cita di hadapan para pendukung, namun kegembiraan itu hanya bertahan sekitar dua menit sebelum wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea menerima sinyal dari ruang VAR.

Setelah meninjau monitor di tepi lapangan, wasit memutuskan gol tidak sah karena Antonio Rudiger dinilai mendorong gelandang Mallorca, Samu Costa, saat berebut bola di awal proses serangan. Keputusan itu langsung memicu protes keras dari para pemain Madrid, terutama Guler yang tampak tak percaya dengan pembatalan tersebut. Tayangan ulang menunjukkan kontak minimal antara Rudiger dan Costa, memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat tentang konsistensi standar pelanggaran di kompetisi Spanyol.

Dominasi Madrid dan Gol Cepat Mallorca

Real Madrid memulai laga dengan formasi 4-3-3 ofensif. Trio Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Guler terus menekan lini belakang Mallorca sejak menit awal. Statistik penguasaan bola mencapai 67% untuk tuan rumah, dengan 23 shots dan 9 di antaranya tepat sasaran. Namun justru Mallorca yang mencuri keunggulan lebih dulu melalui sundulan Vedat Muriqi pada menit ke-18, memanfaatkan umpan silang mendatar dari sisi kanan yang gagal diantisipasi barisan pertahanan Madrid. Gol itu membuat skor 0-1 dan memaksa Los Blancos bermain lebih agresif.

Alexander-Arnold, yang tampil sebagai bek kanan, berulang kali naik membantu serangan. Umpan-umpan silang presisinya beberapa kali menemukan Mbappe dan Vinicius di kotak penalti, namun finishing yang kurang klinis serta penampilan gemilang kiper Leo Roman menjaga keunggulan tim tamu hingga babak pertama usai. Gol Guler yang dianulir menjadi puncak frustrasi Madrid sebelum turun minum.

Reaksi Pelatih dan Gol Penyelamat

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, memasukkan Franco Mastantuono di awal babak kedua untuk menambah daya gedor. Masuknya gelandang muda Argentina itu memberikan energi baru di lini tengah. Madrid terus menggempur, dan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-68. Berawal dari umpan terobosan Alexander-Arnold ke ruang kosong, Mbappe melesakkan tembakan rendah yang ditepis Roman, namun bola muntah disambar Vinicius Junior dari jarak dekat. Skor menjadi 1-1.

Setelah gol penyama, Madrid kian percaya diri. Pada menit ke-78, Guler hampir menebus kekecewaannya saat sontekannya membentur tiang gawang setelah kerja sama apik dengan Mastantuono. Sementara itu, Mallorca nyaris mencuri kemenangan di akhir laga melalui serangan balik cepat, tetapi tendangan Antonio Sanchez melebar tipis di sisi kanan gawang Thibaut Courtois. Hingga peluit panjang berbunyi, papan skor tetap menunjukkan angka 1-1.

“Kami seharusnya mendapat tiga poin malam ini. Gol Arda sah, kontak itu terlalu ringan untuk disebut pelanggaran. Tapi saya tidak mau banyak berkomentar, kami harus menerima keputusan wasit dan fokus ke laga berikutnya,” ujar Zidane dalam konferensi pers usai pertandingan.

Performa Individu dan Implikasi Klasemen

Arda Guler tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol dengan 4 dribel sukses, 3 tembakan tepat sasaran, dan 2 umpan kunci, meski golnya dianulir. Franco Mastantuono yang baru berusia 18 tahun menunjukkan kedewasaan bermain sebagai pengganti, mencatat akurasi umpan 93% dan satu assist kunci yang hampir berbuah gol. Sementara itu, Alexander-Arnold mencatatkan 112 sentuhan bola dan empat kreasi peluang dari sisi kanan—membuktikan perannya sebagai playmaker tambahan dari lini belakang.

Hasil imbang ini membuat Real Madrid tertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan total poin 7 dari tiga laga, tertinggal dua angka dari Barcelona yang memuncaki klasemen. Sementara Mallorca mengumpulkan 4 poin dan duduk di peringkat kedelapan. Meski belum terkalahkan, dua hasil imbang dari tiga pertandingan awal menimbulkan pertanyaan tentang ketajaman lini depan Madrid musim ini.

Pertandingan ini juga menyisakan catatan disiplin: Rudiger dan Eduardo Camavinga masing-masing menerima kartu kuning akibat protes keras pasca gol dianulir. Sementara dari kubu Mallorca, Martin Valjent diganjar kartu kuning usai melanggar Mbappe. Momen Guler, Mastantuono, dan Alexander-Arnold yang berselebrasi bersama tetap menjadi gambar ikonik malam itu—simbol harapan masa depan Madrid sekaligus kekecewaan akan keputusan kontroversial yang mewarnai laga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User