Erling Haaland Tertunduk, Norwegia Gagal ke Semifinal Piala Dunia
Skor akhir 3-1 memastikan langkah Inggris ke semifinal Piala Dunia 2026, sekaligus memupus mimpi Norwegia yang mengandalkan mesin gol Erling Haaland. Di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Minggu (12/7)...
Skor akhir 3-1 memastikan langkah Inggris ke semifinal Piala Dunia 2026, sekaligus memupus mimpi Norwegia yang mengandalkan mesin gol Erling Haaland. Di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Minggu (12/7) malam waktu setempat, ribuan suporter Norwegia hanya bisa terdiam menyaksikan sang kapten tertunduk lesu di tengah lapangan begitu peluit panjang berbunyi.
Pertandingan berjalan dalam tempo tinggi sejak menit pertama. Norwegia, yang tampil dengan formasi 4-2-3-1 dan Haaland sebagai ujung tombak, langsung menggebrak. Menit ke-12, umpan terobosan Martin Ødegaard berhasil disambut Haaland yang lolos dari jebakan offside. Dengan tenang, ia melepaskan tembakan keras ke sudut kiri gawang Jordan Pickford. 1-0 untuk Norwegia. Assist itu merupakan catatan ke-5 Ødegaard di turnamen ini, menegaskan perannya sebagai kreator utama.
Babak Pertama: Respons Cepat The Three Lions
Keunggulan itu hanya bertahan 22 menit. Inggris yang bermain dengan skema 4-3-3 fleksibel mulai mendominasi penguasaan bola. Menit ke-34, kombinasi apik antara Jude Bellingham dan Bukayo Saka di sisi kanan menghasilkan gol penyama. Saka menusuk ke kotak penalti, menerima umpan satu-dua, lalu melepaskan tembakan melengkung yang tak bisa dijangkau kiper Ørjan Nyland. Skor berubah menjadi 1-1. Hingga turun minum, statistik mencatat penguasaan bola Inggris 61% - 39%, dengan total percobaan mencapai 9 tembakan (4 tepat sasaran) berbanding 3 (1 tepat sasaran) milik Norwegia.
Babak Kedua: Penalti dan Gol Pamungkas
Selepas jeda, intensitas permainan meningkat. Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, memasukkan Phil Foden untuk menambah kreativitas, sementara Norwegia tetap bertahan dengan garis pertahanan rendah. Menit ke-58, wasit menunjuk titik putih setelah VAR mengonfirmasi handball di kotak terlarang oleh bek tengah Leo Østigård. Harry Kane yang menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangan penaltinya mengarah ke kanan bawah, sementara Nyland bergerak ke kiri. 2-1 Inggris memimpin.
Norwegia mencoba bangkit, namun lini tengah mereka kehabisan ide. Alexander Sørloth yang masuk menggantikan Jens Petter Hauge tak mampu memberikan dampak. Justru gawang Nyland kembali bobol pada menit ke-72. Berawal dari sepak pojok Declan Rice, bola liar jatuh di kaki Jude Bellingham yang berdiri di luar kotak penalti. Tendangan first-time meluncur deras ke sudut atas gawang, mencatatkan skor 3-1. Gol itu menjadi yang ke-4 Bellingham di Piala Dunia ini, mengukuhkan statusnya sebagai gelandang tertajam The Three Lions.
Analisis Pemain: Haaland Minim Pelayanan
Erling Haaland sejatinya mencatat statistik yang tidak buruk: 2 tembakan (1 tepat sasaran), 18 sentuhan bola, dan satu gol. Namun, ia terisolasi sepanjang babak kedua. Tanpa dukungan cukup dari sayap dan lini kedua, Haaland hanya sekali menyentuh bola di dalam kotak penalti Inggris setelah jeda. Sebaliknya, duet bek John Stones dan Marc Guéhi tampil solid dengan 8 intersep gabungan.
Kartu kuning diberikan kepada Sander Berge (menit 41) dan Declan Rice (menit 67) atas pelanggaran keras di lini tengah. Total pelanggaran mencapai 14 - 12 untuk keunggulan Norwegia, namun Inggris lebih efektif dalam transisi.
“Kami kehilangan ritme setelah gol pertama. Inggris adalah tim yang terlalu kuat untuk diberi celah sekecil apa pun,” ujar pelatih Norwegia, Ståle Solbakken, dalam konferensi pers usai laga.
Dengan hasil ini, Inggris melaju ke semifinal untuk menghadapi Argentina, sementara Norwegia harus pulang dengan bangga setelah mencapai perempat final pertama mereka sejak 1998. Sorotan tetap tertuju pada Haaland, yang mencetak 7 gol di turnamen ini, namun belum cukup membawa negaranya ke panggung juara.
Comments (0)