Lamine Yamal Bersinar, Spanyol Menang Telak atas Arab Saudi di Atlanta

ATLANTA — Skor akhir Spanyol 3-0 Arab Saudi. Dua gol dan satu assist dari Lamine Yamal menjadi tulang punggung kemenangan telak La Roja pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Se...

Aug 25, 2026 - 08:12
0 0
Lamine Yamal Bersinar, Spanyol Menang Telak atas Arab Saudi di Atlanta

ATLANTA — Skor akhir Spanyol 3-0 Arab Saudi. Dua gol dan satu assist dari Lamine Yamal menjadi tulang punggung kemenangan telak La Roja pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat juara dunia 2010 itu duduk di puncak klasemen dengan koleksi sempurna enam poin dari dua pertandingan, sekaligus menempatkan satu kaki di babak 32 besar.

Tekanan Spanyol langsung terasa sejak kick-off. Baru menit ke-17, kegigihan menekan blok rendah Green Falcons membuahkan hasil. Pedri membaca celah di antara garis pertahanan lawan dan mengirim umpan terobosan terukur; Yamal memotong ke dalam dari sayap kanan, lalu melepaskan tembakan kaki kiri melengkung yang menempel persis di sudut jauh. Mohammed Al-Owais melompat sekuat tenaga, namun bola sudah bersarang di gawangnya.

Babak Pertama: Blok Rendah yang Akhirnya Retak

Hervé Renard menurunkan starting XI dengan formasi 4-2-3-1 kompak, memerintahkan dua gelandang bertahan menjaga jarak rapat dengan lini tengah Spanyol. Rencana itu nyaris berhasil selama seperempat jam pertama: Spanyol mendominasi penguasaan bola 63% tetapi baru mencatatkan satu percobaan tembakan. Rodri duduk sebagai metronom La Roja, mencatat akurasi umpan 94% pada 15 menit pembuka.

Gol pembuka mengubah segalanya. Menit ke-29, Ali Lajami ditegur kartu kuning karena menjegal Yamal yang mulai tak terbendung di sisi kanan. Menit ke-34, Arab Saudi hampir menyamakan lewat serangan balik kilat — tendangan Salem Al-Dawsari dari luar kotak penalti masih melebar tipis di sisi kiri gawang Unai Simón. Statistik istirahat mencatat dominasi mutlak Spanyol: penguasaan bola 64%-36%, percobaan tembakan 9-3, dan shots on target 4-1.

Lamine Yamal: Dua Gol, Satu Assist, Satu Malam Abadi

Jika gol pertama adalah iklan finishing kelas dunia, gol kedua Yamal pada menit ke-61 adalah mahakarya kerja sama tim. One-two singkat dengan Dani Olmo di tepi kotak penalti, gesutan melewati dua bek, kemudian sentuhan dingin menyudulkan bola ke sudut bawah. Prosedur VAR sempat memeriksa posisi offside Olmo saat memberi umpan — teknologi offside semi-otomatis menyatakan gol sah dengan margin kurang dari setengah badan.

Yamal belum selesai. Menit ke-70, ia menerobos 40 meter di sayap kanan, mengalahkan dua pengejar, lalu mengirim umpan silang datar yang disambut tepat oleh Mikel Oyarzabal untuk gol ketiga Spanyol. Rekap data malam itu luar biasa: 5 tembakan (3 tepat sasaran), 4 peluang kunci, 7 dari 11 upaya dribel berhasil, serta 41 sentuhan di sepertiga akhir lapangan. Angka yang biasanya hanya dicetak pemain di usia prime — bukan anak berusia 18 tahun.

Babak Kedua: Rotasi De la Fuente Tanpa Kehilangan Gigitan

Sejak menit ke-65, Luis de la Fuente mulai merotasi skuadnya demi menjaga energi menjelang fase gugur. Ferran Torres dan Dani Carvajal dimasukkan, namun pola tekanan tinggi tidak berubah. Sepuluh umpan silang dihasilkan dari sisi kanan saja, tujuh di antaranya lahir dari kaki Yamal sebelum ia ditarik keluar. Sampai peluit panjang, Spanyol mencatat 19 percobaan tembakan dengan 8 tepat sasaran, berbanding balik 8 percobaan dan 2 tepat sasaran milik Arab Saudi. Penguasaan bola ditutup di angka 67% untuk La Roja, sementara Unai Simón mengantongi clean sheet keduanya di turnamen ini. Kartu kuning Rodri pada menit ke-78 menjadi satu-satunya catatan disiplin Spanyol sepanjang laga.

“Kami tahu mereka akan bertahan sangat rendah dan rapat,” ungkap De la Fuente usai laga. “Yang dibutuhkan adalah kesabaran plus kualitas individual di ruang sempit. Lamine memberikan keduanya — ia sedang bermain pada level yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.”

Di kubu lawan, Renard mengakui timnya dibayar mahal atas setiap kesalahan kecil. “Melawan Spanyol, Anda tidak boleh kehilangan fokus satu detik pun. Kami menunjukkan karakter di 20 menit awal, tetapi kualitas individu mereka yang memutuskan pertandingan,” katanya.

Kemenangan ini menegaskan status Spanyol sebagai salah satu kandidat terkuat juara dunia. Dengan enam poin dan selisih gol positif, tiket 32 besar praktis tinggal menunggu formalitas pada laga penutup fase grup. Adapun Arab Saudi kini dipaksa hidup di tepi jurang: tiga poin wajib diraih pada pertandingan terakhir, ditambah doa agar hasil di laga lain berpihak kepada mereka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User