D'Champ Charity Golf 2026 Salurkan Donasi Atlet Muda dan Pesantren

Riverside Golf Club bergemuruh dalam balutan sportivitas dan kepedulian pada Minggu (26/7/2026). D’Champ Charity Golf Tournament 2026 tuntas digelar dengan sukses, menorehkan semangat berbagi yang a...

Jul 28, 2026 - 09:26
0 0
D'Champ Charity Golf 2026 Salurkan Donasi Atlet Muda dan Pesantren

Riverside Golf Club bergemuruh dalam balutan sportivitas dan kepedulian pada Minggu (26/7/2026). D’Champ Charity Golf Tournament 2026 tuntas digelar dengan sukses, menorehkan semangat berbagi yang akan langsung menyasar pembinaan atlet muda berbakat dan pengembangan fasilitas pesantren di berbagai daerah. Lebih dari sekadar pukulan tee dan birdie, turnamen ini menjadi panggung kolaborasi antara dunia usaha, legenda olahraga, dan komunitas sosial.

Dari Fairway Menuju Masa Depan

Sejak pukul 06.00 WIB, deretan golf cart telah memadati area parkir Riverside. Sebanyak 144 peserta yang terbagi dalam 36 tim mengikuti format scramble system 18-hole, memastikan setiap pemain bisa menyumbangkan performa terbaiknya. Ketua Panitia, Arga Wiratama, membuka acara dengan melepas tee-off simbolis bersama legenda bulutangkis nasional dan figur publik yang menjadi daya tarik tersendiri. “Kami tidak hanya mengejar skor rendah hari ini. Setiap ayunan stik adalah investasi untuk juara masa depan dan generasi pesantren yang berdaya,” ujar Arga disambut sorak para peserta.

Sorotan tertuju pada hole ke-12 yang didesain sebagai charity hole. Di sana, para pemain ditantang membeli “mulligan” dan “string” tambahan yang seluruh hasilnya dikonversi ke donasi. Tak kurang dari Rp 85 juta terkumpul hanya dari satu titik itu. Sementara di clubhouse, lelang barang memorabilia—termasuk raket bertanda tangan juara All England dan jersey tim nasional edisi terbatas—menyedot antusiasme dan menambah pundi-pundi sumbangan.

Donasi Berkelanjutan: Atlet Muda dan Pesantren

Berbeda dengan turnamen amal pada umumnya, D’Champ Charity Golf Tournament 2026 tidak hanya menghimpun dana, melainkan langsung mengemasnya dalam program terukur. Koordinator distribusi, Maya Lestari, menjelaskan bahwa dana akan dialokasikan dalam tiga pilar: beasiswa pelatihan atlet muda di lima cabang olahraga potensial (bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, renang, dan atletik), renovasi asrama dan sarana belajar pesantren di Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan, serta penyediaan alat kesehatan untuk klinik olahraga daerah.

“Kami memantau langsung penerima manfaat lewat sistem pelaporan triwulan. Total donasi sementara yang terkumpul mencapai Rp 1,2 miliar, di luar komitmen kemitraan jangka panjang dari beberapa korporasi. Ini bukan sekadar satu kali bantuan,” papar Maya.

Sebanyak 40 atlet muda hasil seleksi pusat pelatihan regional akan menerima pembinaan intensif selama enam bulan, termasuk uji coba ke luar negeri bagi yang lolos kualifikasi. Sementara itu, tiga pesantren—dua di daerah pelosok—akan mendapatkan bantuan pengadaan perpustakaan digital dan pelatihan keterampilan vokasional untuk santri. “Kami ingin memastikan dampak yang terukur, bukan sekadar angka di rekening. Sebab olahraga dan pendidikan adalah dua sayap menuju bangsa yang tangguh,” tambah Arga.

Panggung Aksi dan Kembalinya Legenda

Dari segi permainan, para penonton disuguhi duel sengit antara tim favorit. Tim Galaxy Property yang diisi mantan pegolf nasional berhasil mengantongi gross score terbaik 56, unggul dua pukulan dari Tim Medika Utama yang mencetak 58. Gelar longest drive direbut oleh Hendra Gunawan dengan pukulan 290 meter di hole 8, sedangkan nearest to the pin jatuh ke Lita Parameswari yang meletakkan bola hanya 1,2 meter dari lubang di hole 16.

Momen emosional pecah saat legenda bulutangkis, yang hadir sebagai duta acara, turut menyumbangkan miliaran rupiah lewat lelang dinner experience eksklusif. “Saya lahir dari pembinaan usia dini yang sederhana. Sekarang giliran kita yang turun tangan. Event seperti ini wajib diperbanyak,” ungkapnya di sela menandatangani shuttlecock raksasa yang dilelang seharga Rp 45 juta.

Suasana melunak saat sesi buka puasa bersama (turnamen berlokasi di bulan Ramadan 1447 H bertepatan Juli 2026) yang menyatukan peserta dari berbagai latar sebelum pengumuman pemenang dan penyerahan cek donasi secara simbolis. Panitia juga menyediakan pojok interaktif bagi keluarga: klinik putting untuk anak-anak dan demo ayunan dari pro lokal. “Ini bukan hanya turnamen, tapi perayaan komunitas yang peduli,” kata seorang peserta dari Surabaya.

Lebih dari Skor: Harapan yang Berkelanjutan

Puncak acara ditutup dengan penyerahan piala bergilir “D’Champ Spirit” yang tidak hanya mengapresiasi kemenangan di lapangan, tetapi juga sportsmanship dan kontribusi donasi tertinggi. Tim Galaxy Property menyapu bersih kategori itu, menetapkan standar baru dalam turnamen golf amal. Sementara itu, komitmen jangka panjang muncul dalam bentuk penandatanganan MoU antara yayasan penyelenggara dengan beberapa mitra korporat untuk mengadakan ajang serupa setiap tahun dengan cakupan penerima manfaat yang terus meluas.

“Angka definitif donasi akan kami audit secara terbuka pekan depan. Transparansi adalah harga mati agar kepercayaan publik tetap terjaga,” tegas Arga. Dengan total shots on target—bukan hanya di lapangan, tapi juga ke jantung masalah sosial—turnamen ini membuktikan bahwa olahraga bisa menjadi katalis perubahan. Seperti pukulan approach yang lembut namun presisi, D’Champ Charity Golf Tournament 2026 telah mendaratkan bola tepat di green harapan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User