D’Champ Charity Golf 2026: Donasi Besar untuk Atlet Muda dan Pesantren

Riverside Golf Club berubah menjadi panggung aksi sosial, Minggu (26/7/2026), saat D’Champ Charity Golf Tournament 2026 sukses menggelar 18 hole penuh semangat dan kepedulian. Bukan sekadar kompetis...

Jul 28, 2026 - 06:23
0 0
D’Champ Charity Golf 2026: Donasi Besar untuk Atlet Muda dan Pesantren

Riverside Golf Club berubah menjadi panggung aksi sosial, Minggu (26/7/2026), saat D’Champ Charity Golf Tournament 2026 sukses menggelar 18 hole penuh semangat dan kepedulian. Bukan sekadar kompetisi, turnamen amal ini menjadi jembatan yang menghubungkan para pegolf dengan dua pilar masa depan: atlet muda dan pesantren. Total donasi yang berhasil dihimpun menembus angka Rp2,8 miliar, langsung dinyatakan akan disalurkan tanpa potongan untuk beasiswa, peralatan olahraga, serta pembangunan fasilitas pendidikan.

Sajian Golf Amal di Riverside

Sejak pukul 06.30 WIB, deretan mobil mewah dan bus peserta mulai memadati area parkir Riverside Golf Club. Sebanyak 140 peserta yang terbagi dalam 35 tim ambil bagian dalam format best-ball scramble—sengaja dipilih agar atmosfer kebersamaan lebih terasa ketimbang rivalitas individu. Cuaca cerah berawan dengan angin kencang dari utara membuat pukulan di hole 5 dan hole 14 menjadi ujian sekaligus hiburan tersendiri. Para peserta yang terdiri dari eksekutif, mantan atlet, hingga penggiat olahraga tampak serius namun tetap santai. Di hole 3, sorak-sorai kecil pecah saat trioput Tim Thunderbolt berhasil mencatat eagle dari jarak 15 meter.

Tidak hanya pukulan presisi yang menjadi tontonan. Tenda-tenda sponsor di sepanjang fairway menyajikan mini-games seperti longest drive dan nearest to the pin dengan hadiah menarik. Di area putting green, klinik golf gratis untuk anak-anak dari sekolah atlet juga diselenggarakan, menjadi magnet bagi keluarga yang hadir. “Ini bukan turnamen golf biasa. Lihat saja, semua orang tersenyum dan tidak terburu-buru mengejar piala. Semangatnya untuk berbagi,” ujar salah satu panitia.

Angka di Balik Ayunan Stik

Di balik pesta fairway, data mengungkap cerita yang sama menariknya. Dari 35 tim, Tim Eagle Warriors yang diperkuat oleh mantan kapten PSSI, Bambang Pamungkas, dan dua pegolf amatir randik, menjadi juara umum dengan skor bersih 57,6 stroke (sistem Stableford 36 poin). Mereka unggul dua poin dari juara bertahan Tim Phoenix. Meski persaingan berjalan ketat—dengan 22 tim tercatat menyelesaikan putaran di bawah 65 stroke bersih—perhatian tetap tertuju pada hasil penggalangan dana.

“Saya tidak terlalu memikirkan berapa putt yang saya buat hari ini. Yang penting, setiap ayunan stik ini menghasilkan rupiah untuk mereka yang membutuhkan. Tadi di hole 17 saya sempat tiga putt, tapi panitia memberi tahu bahwa hole itu sudah diadopsi sponsor dengan donasi Rp50 juta. Jadi, stres langsung hilang,”

kata Bambang Pamungkas sambil tertawa seusai seremoni. Total donasi Rp2,8 miliar itu bersumber dari pendaftaran peserta, lelang cendera mata olahraga, serta komitmen CSR perusahaan. Sebanyak 75 persen dari dana akan mengalir ke program beasiswa atlet muda di 12 cabang olahraga, sedangkan 25 persen sisanya untuk renovasi sarana belajar dan pelatihan vokasi di lima pesantren di Jawa Barat dan Banten. Statistik penyaluran ini dipaparkan secara terbuka oleh bendahara acara dalam laporan langsung di panggung utama, disambut tepuk tangan panjang dari peserta yang masih berkumpul.

Dampak Langsung untuk Atlet dan Santri

Salah satu momen paling mengharukan terjadi saat perwakilan penerima manfaat naik ke panggung. Alya, pesenam ritmik berusia 14 tahun, dengan mata berkaca-kaca menyampaikan bahwa beasiswa ini akan membiayai pelatihan dan kompetisi internasional pertamanya di Singapura. Sementara itu, Ustaz Ahmad dari Pesantren Al-Falah di Serang mengungkapkan bahwa sumbangan Rp200 juta yang mereka terima akan digunakan untuk membangun laboratorium komputer dan asrama putri yang sudah lama direncanakan. “Donasi ini bukan sekadar angka. Ini adalah kunci yang membuka pintu-pintu masa depan,” ujarnya.

Ketua Yayasan D’Champ, Donny Kusuma, menutup acara dengan sebuah janji. “Tahun depan, kami akan menggelar turnamen ini lagi dengan skala lebih besar. Target kami bukan hanya Rp2,8 miliar, tapi kami ingin menjangkau 1.000 atlet muda dan 20 pesantren. Dan kami akan tetap transparan—setiap partisipan bisa memantau langsung penyaluran dana melalui dashboard digital yang akan kami luncurkan bulan depan.” Aplaus meriah memecah senja di Riverside, mengiringi satu per satu peserta meninggalkan klub dengan stik golf dan hati yang sama-sama penuh. Bukan hanya piala yang dibawa pulang, tetapi juga bukti bahwa olahraga mampu menjadi katalis perubahan sosial yang sesungguhnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User