China Berhasil Uji Coba Rudal Strategis dari Kapal Selam Nuklir
Beijing — Militer China sukses melaksanakan uji coba peluncuran rudal strategis dari kapal selam bertenaga nuklir di wilayah perairan internasional Samudra Pasifik. Uji coba yang berlangsung pada S
Beijing — Militer China sukses melaksanakan uji coba peluncuran rudal strategis dari kapal selam bertenaga nuklir di wilayah perairan internasional Samudra Pasifik. Uji coba yang berlangsung pada Senin siang waktu setempat ini menandai eskalasi kemampuan pertahanan strategis Negeri Tirai Bambu di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks.
Berdasarkan laporan yang diterima media kami dari kantor berita resmi Xinhua, rudal yang diujicobakan tersebut membawa hulu ledak tiruan dan mendarat di zona yang telah ditentukan di Samudra Pasifik. "Salah satu kapal selam strategis kami secara sukses meluncurkan rudal strategis dengan hulu ledak tiruan ke wilayah laut lepas yang relevan di Samudra Pasifik," demikian pernyataan resmi Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).
Uji coba ini menegaskan kematangan teknologi second-strike capability China, yang menjadi pilar utama doktrin pertahanan nuklir negara tersebut.
Meskipun hulu ledak yang digunakan merupakan tiruan, langkah ini dipandang sebagai demonstrasi kapabilitas serius dari armada kapal selam strategis China. Kapal selam nuklir, khususnya kelas Jin (Type 094), selama ini menjadi tulang punggung armada bawah laut strategis PLA yang berfungsi sebagai platform peluncur rudal balistik antarbenua (SLBM).
Uji coba ini dilakukan di tengah situasi keamanan regional yang sensitif. Beijing konsisten menegaskan bahwa doktrin nuklirnya bersifat defensif dan hanya akan digunakan dalam skenario serangan pertama oleh pihak lain. Namun demikian, setiap peningkatan kapasitas tempur strategis China selalu mendapat sorotan ketat dari negara-negara tetangga dan kekuatan besar lainnya, termasuk Amerika Serikat dan aliansi keamanannya di kawasan Asia-Pasifik.
Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Luar Negeri China tidak mengeluarkan pernyataan tambahan terkait rincian uji coba atau lokasi tepat jatuhnya rudal. Pengamat militer menduga bahwa manuver ini merupakan bagian dari siklus uji dan evaluasi reguler yang dilakukan PLA untuk memastikan kesiapan tempur armada kapal selam nuklirnya.
Comments (0)