BNPP Matangkan Jadwal Peresmian Perlintasan Temajuk-Telok Melano di Kalbar
Jakarta – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI mempercepat langkah pembukaan akses lintas batas negara di Kalimantan Barat. Melalui Biro Perencanaan dan Kerja Sama, BNPP menggelar forum ko
Jakarta – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI mempercepat langkah pembukaan akses lintas batas negara di Kalimantan Barat. Melalui Biro Perencanaan dan Kerja Sama, BNPP menggelar forum koordinasi strategis untuk mematangkan jadwal peresmian Pelintasan Temajuk–Telok Melano di Kabupaten Sambas. Pertemuan ini tidak hanya membahas percepatan operasional jalur perbatasan, tetapi juga mempertajam peluang besar pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis pariwisata di kawasan Temajuk.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, forum koordinasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI, Budi Setyono, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Perencana Madya dari Direktorat Pengembangan Daerah Tertinggal Kementerian PPN/Bappenas, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sambas, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching, Malaysia. Kehadiran KJRI Kuching menjadi penting mengingat Telok Melano merupakan wilayah Malaysia yang akan langsung terhubung dengan jalur ini. Tak ketinggalan, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Kalimantan I dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman ikut serta untuk menyelaraskan rencana penataan kawasan sekitar pos lintas batas.
Forum ini menjadi momentum penting menyatukan persepsi semua pihak. Percepatan pembukaan Pelintasan Temajuk-Telok Melano harus diikuti kesiapan infrastruktur pendukung, regulasi keimigrasian dan kepabeanan, serta rencana induk pengembangan ekonomi kawasan, ungkap seorang pejabat BNPP yang hadir dalam forum tersebut.
Pelintasan Temajuk–Telok Melano merupakan salah satu proyek strategis perbatasan yang dinanti-nanti. Jalur ini menghubungkan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, dengan Sarawak, Malaysia, melalui Telok Melano. Pembukaannya diharapkan menjadi game changer perekonomian masyarakat perbatasan. BNPP menekankan bahwa koordinasi lintas kementerian dan lembaga diperkuat agar target peresmian bisa dipastikan dalam waktu dekat. Peninjauan langsung ke Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memastikan progres fisik dan kesiapan operasional di lapangan.
Salah satu sorotan utama forum ini adalah pengkajian potensi Temajuk sebagai Kawasan Ekonomi Khusus pariwisata. Dengan bentang pesisir yang masih asri dan letaknya yang strategis di wilayah perbatasan, Temajuk dinilai memiliki modal besar untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan. Tim dari Bappenas dan OPD Sambas membahas skema insentif, zonasi, serta dukungan infrastruktur penunjang seperti akses jalan, listrik, air bersih, dan telekomunikasi yang menjadi prasyarat KEK.
Dari sisi penataan kawasan, Balai P3KP Kalimantan I memaparkan rencana penyediaan hunian layak serta pengembangan kawasan permukiman di sekitar PLB Temajuk. Hal ini sejalan dengan visi BNPP menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di perbatasan yang didukung kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. Semua pihak yang terlibat sepakat untuk segera merampungkan rencana aksi terpadu, sehingga pembukaan Pelintasan Temajuk–Telok Melano benar-benar dapat menjadi katalisator kemajuan perbatasan Kalimantan Barat.
Comments (0)