Banyuwangi BMX Supercross 2026 Cetak Rekor Peserta, Magnet Baru Pebalap Internasional

Ajang balap sepeda Banyuwangi BMX Supercross terus menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak pertama kali digelar pada 2016. Dari tahun ke tahun, event yang berlangsung di Sirkuit Muncar, Banyuwangi,

Jul 07, 2026 - 23:33
0 1
Banyuwangi BMX Supercross 2026 Cetak Rekor Peserta, Magnet Baru Pebalap Internasional

Ajang balap sepeda Banyuwangi BMX Supercross terus menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak pertama kali digelar pada 2016. Dari tahun ke tahun, event yang berlangsung di Sirkuit Muncar, Banyuwangi, ini semakin diminati pebalap dari berbagai penjuru Indonesia hingga mancanegara. Pada penyelenggaraan tahun ini, yang dijadwalkan pada 27–28 Juni 2026, tercatat sebanyak 331 rider telah mendaftar untuk berkompetisi. Angka tersebut melampaui target dan bahkan membuat panitia terpaksa membatasi kuota peserta karena tingginya animo.

Diburu Pebalap Asing, Sirkuit Berstandar Internasional

Berdasarkan laporan yang diterima media kami, peningkatan jumlah peserta ini bukan sekadar tren musiman. Sejak awal, Banyuwangi BMX Supercross memang dirancang sebagai ajang berkelas dunia dengan mengacu pada standar Federasi Balap Sepeda Dunia (UCI). Kualitas lintasan yang menantang namun aman, serta fasilitas pendukung yang terus diperbarui, menjadi daya tarik utama yang membuat rider dari luar negeri rela datang jauh-jauh ke ujung timur Pulau Jawa ini.

"Ya setiap tahun meningkat, bahkan tahun ini kami sengaja membatasi peserta karena sudah 300 lebih. Mereka tertantang dengan Sirkuit BMX Banyuwangi yang memang sudah standar internasional, dan yang paling penting ini juga masuk kalender federasi balap sepeda dunia (UCI) untuk bisa peroleh poin,"

Hal tersebut disampaikan oleh Race Director Banyuwangi BMX Supercross, Dadang Haris Purnomo, dalam keterangan tertulis pada Minggu (28/6/2026). Penjelasan ini menegaskan bahwa event tersebut tidak hanya menjadi panggung unjuk gigi para pebalap, tetapi juga bagian dari perburuan poin UCI yang krusial bagi karier mereka. Masuknya ajang ini dalam kalender resmi UCI menjadi jaminan mutu penyelenggaraan sekaligus memberi nilai tambah bagi para peserta yang berambisi meningkatkan peringkat dunia.

Dari 331 peserta yang terdaftar, mayoritas datang dari berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, hingga Sumatera dan Kalimantan. Sementara itu, deretan nama asing yang akan tampil berasal dari Malaysia, Thailand, Australia, dan beberapa negara Eropa. Mereka membawa serta pengalaman bertanding di sirkuit-sirkuit internasional, yang diharapkan dapat memacu adrenalin persaingan sekaligus meningkatkan level permainan pebalap lokal.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sendiri konsisten menjadikan event ini sebagai bagian dari strategi sport tourism. Selain mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, ajang balap ini juga mempromosikan potensi wisata Banyuwangi ke mata dunia. Kehadiran rider mancanegara setiap tahunnya menjadi bukti nyata bahwa daerah ini mampu menjadi tuan rumah penyelenggaraan kompetisi internasional.

Dengan rekor peserta dan pamor yang kian mendunia, Banyuwangi BMX Supercross 2026 diprediksi akan kembali menyajikan pertarungan sengit dan spektakuler. Panitia juga berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan agar ajang ini tetap menjadi primadona dalam kalender balap sepeda global. Masyarakat diharapkan dapat menyaksikan langsung aksi para pebalap atau melalui siaran langsung yang disediakan, sembari menikmati keramahan kota Banyuwangi yang semakin dikenal sebagai "home of BMX" di kawasan Asia Tenggara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Pelaksana. Editor pelaksana dan konsistensi editorial.

Comments (0)

User