Bagnaia dan Marquez Segera Berpisah, Rossi Disinggung-singgung
Beritainti.com, Jakarta – Francesco Bagnaia dipastikan akan menempuh jalur karier yang berbeda dengan Marc Marquez. Kedua pembalap papan atas ini akan mengakhiri kolaborasi mereka di tim pabrikan
Beritainti.com, Jakarta – Francesco Bagnaia dipastikan akan menempuh jalur karier yang berbeda dengan Marc Marquez. Kedua pembalap papan atas ini akan mengakhiri kolaborasi mereka di tim pabrikan Ducati pada penghujung musim MotoGP 2026. Kepindahan Bagnaia ke tim lain menjadi sorotan utama dalam dinamika pasar pembalap, terutama karena ia sempat menyinggung legenda balap Valentino Rossi ketika menggambarkan hubungan profesionalnya dengan Marquez.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Bagnaia akan menghentikan empat tahun kebersamaannya dengan Ducati Lenovo Team begitu musim 2026 berakhir. Ia memilih untuk pindah ke Aprilia Racing, sebuah langkah yang cukup mengejutkan mengingat dominasi motor Desmosedici dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, Ducati tidak tinggal diam. Pabrikan Borgo Panigale itu telah mengamankan jasa Pedro Acosta, bintang muda yang digadang-gadang bakal menjadi penerus sekaligus tandem baru bagi Marquez mulai tahun depan. Kepergian Bagnaia ini menandai babak baru bagi kedua belah pihak.
Hubungan Adem Ayem di Tengah Bayang-bayang Konflik Masa Lalu
Yang menarik dari perpisahan ini adalah pengakuan Bagnaia mengenai atmosfer di dalam garasi Ducati selama dua musim terakhir. Banyak pihak yang semula memprediksi kedatangan Marquez ke tim yang sama dengan Bagnaia akan memicu perang dingin. Pasalnya, publik paham betul bahwa Bagnaia merupakan anak didik Valentino Rossi, sosok yang memiliki sejarah rivalitas sengit dengan Marc Marquez di masa lalu. Selain itu, kepribadian dan gaya balap keduanya dinilai sangat dominan dan berpotensi menghasilkan gesekan internal.
"Kenyataannya, hubungan kami selama ini sangat baik dan profesional. Kami saling menghormati di dalam dan luar lintasan," ungkap Bagnaia dalam laporan yang diterima redaksi.
Meski citra pertemanan mereka terlihat adem ayem dan minim drama, Bagnaia tidak menampik bahwa latar belakang hubungan mentor dan rivalitas masa lalu sempat menjadi bahan perbincangan. Pria asal Italia itu menyinggung bagaimana bayang-bayang Rossi seolah selalu hadir di tengah kariernya, terutama saat ia harus berbagi garasi dengan musuh bebuyutan mentornya tersebut. Pergeseran komposisi pembalap ini dipastikan akan kembali memanaskan bursa transfer MotoGP. Kini, perhatian para penggemar balap tertuju pada bagaimana Bagnaia beradaptasi dengan Aprilia dan apakah Pedro Acosta mampu mengisi kekosongan besar yang ditinggalkannya sekaligus mengimbangi agresivitas Marc Marquez di tim pabrikan.
Comments (0)