Duh, Wisatawan Perempuan Diduga Jadi Korban Pelecehan di Titik Nol Km Jogja
Yogyakarta — Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video yang merekam dugaan tindakan pelecehan seksual terhadap seorang wisatawan perempuan di kawasan ikonik Titik Nol Kilometer, Kot
Yogyakarta — Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video yang merekam dugaan tindakan pelecehan seksual terhadap seorang wisatawan perempuan di kawasan ikonik Titik Nol Kilometer, Kota Yogyakarta. Tidak hanya dugaan pelecehan, korban juga disebut mengalami perlakuan bernada rasisme. Video yang memperlihatkan seorang pria paruh baya diamankan oleh petugas kepolisian itu menyebar luas melalui akun Instagram @merapi_uncover dan langsung memicu kemarahan warganet.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak suasana malam di sekitar kawasan pedestrian Titik Nol Km yang ramai, namun fokus kamera tertuju pada seorang laki-laki yang tengah digiring menuju mobil polisi. Ekspresi terduga pelaku tidak tertangkap jelas, tetapi gerak cepat aparat menjadi sorotan utama dalam unggahan tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima media kami, insiden ini terjadi pada Sabtu malam, sekitar pukul 21.30 WIB, saat kawasan itu masih dipadati pejalan kaki dan wisatawan.
"Semalam di KM 0 sekitar jam 21.30 terjadi pelecahan dan rasisme ke wisatawan perempuan, korban langsung melapor ke polisi yang sedang berjaga di sana. Tidak lama kemudian polisi dan intel langsung gerak cepat mengamankan terduga pelaku pelecehan. Semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi demi kenyamanan bersama,"
demikian bunyi keterangan yang menyertai unggahan video tersebut. Narasi itu memperkuat dugaan bahwa korban merupakan wisatawan perempuan yang sedang menikmati suasana malam di pusat kota. Disebutkan pula bahwa korban langsung melapor kepada petugas kepolisian yang kebetulan tengah berjaga di lokasi, sehingga respons cepat aparat mampu mengamankan terduga pelaku dalam waktu singkat.
Isu rasisme yang ikut mencuat dalam unggahan ini menambah dimensi serius pada peristiwa tersebut. Meski belum ada rincian lebih lanjut mengenai bentuk ucapan atau tindakan rasis yang dialami korban, penyebutan rasisme bersamaan dengan pelecehan seksual menunjukkan bahwa korban mungkin mendapat perlakuan diskriminatif berbasis identitas tertentu. Hal ini menimbulkan keprihatinan mendalam, mengingat Titik Nol Km merupakan etalase keramahan Yogyakarta yang seharusnya aman dan nyaman bagi semua wisatawan tanpa memandang latar belakang.
Hingga berita ini diturunkan, media kami masih berupaya mengonfirmasi peristiwa ini secara resmi kepada pihak kepolisian setempat. Belum ada pernyataan detail dari kepolisian mengenai kronologi pasti, identitas terduga, maupun kondisi korban. Namun, langkah cepat aparat yang terekam dalam video diapresiasi oleh banyak pihak sebagai bentuk kehadiran negara di ruang publik. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bersama bahwa keamanan wisatawan, terutama perempuan, harus terus diperkuat di destinasi-destinasi favorit seperti kawasan Malioboro dan Titik Nol Km. Publik berharap kasus ini diproses secara transparan dan memberikan efek jera, agar kota pelajar ini tetap menjadi tempat yang aman bagi siapa pun yang berkunjung.
Comments (0)