Argentina Tumbangkan Swiss via Extra Time, Embolo Kartu Merah

Skor akhir 3-2 untuk Argentina setelah 120 menit penuh drama di Kansas City! Laga perempat final Piala Dunia 2026 antara La Albiceleste dan Swiss berakhir panas ketika wasit asal Portugal Joao Pinheir...

Oct 08, 2026 - 10:49
0 0
Argentina Tumbangkan Swiss via Extra Time, Embolo Kartu Merah

Skor akhir 3-2 untuk Argentina setelah 120 menit penuh drama di Kansas City! Laga perempat final Piala Dunia 2026 antara La Albiceleste dan Swiss berakhir panas ketika wasit asal Portugal Joao Pinheiro mengacungkan kartu merah kepada penyerang Swiss Breel Embolo, sebelum tim asuhan Lionel Scaloni akhirnya memecah kebuntuan di babak tambahan waktu.

Jalannya Pertandingan: 90 Menit Tanpa Kemenangan

Pertandingan yang digelar Sabtu, 11 Juli 2026 itu dibuka dengan formasi 4-3-3 dari Argentina, sementara Swiss memilih pendekatan konservatif dengan 5-4-1 untuk menutup ruang di lini tengah. Sejak menit ke-1, penguasaan bola didominasi Argentina dengan angka 63% berbanding 37% milik Swiss, namun kedisiplinan lini belakang tamu membuat peluang emas jarang tercipta.

Menit ke-19, tendangan bebas dari sisi kanan dilesakkan ke kotak penalti, namun sundulan bek tengah Argentina masih melebar tipis di tiang jauh. Swiss membalas di menit ke-34 melalui serangan balik cepat: umpan terobosan Breel Embolo mampu diteruskan ke kotak enam yard, tetapi penyelesaian gagal mengarah ke sasaran. Shots on target hingga turun minum hanya tercatat 3 milik Argentina dan 1 milik Swiss.

Babak kedua berjalan lebih terbuka. Menit ke-58, Argentina akhirnya membuka keunggulan lewat skema one-two di sisi kiri; operan terakhir (assist) dari gelandang nomor 8 menembus garis pertahanan dan diselesaikan dengan sontekan kaki kiri ke sudut kanan gawang. Skor 1-0. Swiss merespons dengan memasukkan dua gelandang serangan, dan upaya itu membuahkan hasil di menit ke-76 ketika sepakan voli dari luar kotak penalti menaklukkan kiper Argentina. Kedudukan imbang 1-1, dan pertandingan berlanjut ketat hingga peluit panjang 90 menit.

Kartu Merah Embolo dan Titik Balik

Menit ke-104, momen paling kontroversial terjadi. Breel Embolo terlibat perebutan bola dengan gelandang Argentina di tengah lapangan. Wasit Joao Pinheiro menilai tackle tinggi dari striker Swiss itu sebagai pelanggaran keras berbahaya. Setelah berkonsultasi sejenak, Pinheiro mengeluarkan kartu merah langsung, dan Swiss harus bermain dengan sepuluh orang selama sisa waktu.

Keputusan ini mengubah dinamika taktik. Argentina langsung menekan dengan skema overload di sayap kanan, sementara Swiss mengubah dari 5-4-1 menjadi blok rendah 4-4-1. Penguasaan bola menit ke-105 meningkat drastis menjadi 71% untuk Argentina dengan Swiss hanya 29%.

Menit ke-113, umpan silang mendatar dari sepak pojok nyaris berbuah gol, tetapi tandukan bek Argentina masih membentur mistar. Dua menit kemudian, giliran Swiss yang hampir mencetak gol melalui skema serangan balik, namun kiper Argentina melakukan penyelamatan reflex di menit ke-115 untuk menjaga skor tetap imbang.

Gol Penentu di Menit-Menit Terakhir

Menit ke-118, Argentina akhirnya memecah kebuntuan. Umpan terobosa vertikal dari lini tengah diterima penyerang sayap, yang kemudian melakukan cut-back ke titik penalti. Tendangan first-time melengkung masuk ke gawang: 2-1 untuk Argentina. Dua menit berselang, tepatnya menit ke-120, Swiss mencoba bangkit melalui skema bola mati terakhir, dan gol penyama kedudukan sempat tercipta, namun dianulir VAR karena offside yang terdeteksi pada garis bahu penyerangnya.

Di penghujung masa injury time babak kedua extra time, Argentina menambah gol penutup lewat kontra serangan cepat yang diselesaikan dengan tenang, memperbesar keunggulan menjadi 3-1. Swiss sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 melalui penalti kontroversial di menit ke-120+4, namun waktu sudah tidak cukup bagi mereka untuk mencari gol penyeimbang. Peluit akhir berbunyi, dan Argentina melangkah ke semifinal.

Statistik dan Analisis Akhir

Data akhir pertandingan menunjukkan Argentina melepaskan total 19 tembakan dengan 9 shots on target, sementara Swiss mencatat 8 tembakan dengan 4 di antaranya on target. Tendangan sudut berimbang tipis, 7-6 untuk Argentina. Pelanggaran juga tergolong tinggi dengan total 22 foul, menghasilkan 4 kartu kuning dan 1 kartu merah (Embolo). Flag offside tercatat 5 untuk Argentina dan 3 untuk Swiss, termasuk gol anulir VAR di menit-menit akhir.

Dari sisi performa individu, gelandang Argentina mencatat persentase akurasi operan 91%, angka yang menjelaskan mengapa tim mampu mengontrol tempo sepanjang laga. Di kubu Swiss, kiper mereka melakukan 6 penyelamatan, bukti tekanan bertubi-tubi yang diterima sejak awal.

Secara taktik, keputusan Pinheiro memberi kartu merah kepada Embolo terbukti menjadi momen krusial. Dengan satu pemain kurang, struktur pertahanan Swiss kehilangan keseimbangan, terutama pada transisi defense-to-attack yang selama ini menjadi senjata utama mereka. Argentina, di sisi lain, memanfaatkan kelebihan pemain dengan memperluas area serangan dan meningkatkan intensitas pressing di sepertiga akhir lapangan.

Kami tahu extra time akan menjadi ujian fisik dan mental. Keunggulan numerik membantu, tetapi yang menentukan adalah kualitas penyelesaian akhir dan konsistensi penguasaan bola sepanjang 120 menit.

Bagi Swiss, kekalahan ini menutup perjalanan yang apik di turnamen, sementara Argentina kini bersiap menghadapi semifinal dengan bekal statistik solid: dominasi penguasaan bola, produktivitas shots on target, dan catatan defensive yang terjaga hingga laga berakhir meski kebobolan dua gol. Pertandingan di Kansas City pada 11 Juli 2026 ini dipastikan akan dikenang sebagai salah satu duel paling intens di fase gugur Piala Dunia 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User