Ronaldo Umumkan Mundur dari Timnas Portugal, Akhiri Era 21 Tahun

LISBON — Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama timnas Portugal. Kapten berusia 39 tahun itu menyampaikan pernyataan perpisahan melalui unggahan panjang di media sosial pad...

Oct 08, 2026 - 11:14
0 0
Ronaldo Umumkan Mundur dari Timnas Portugal, Akhiri Era 21 Tahun

LISBON — Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama timnas Portugal. Kapten berusia 39 tahun itu menyampaikan pernyataan perpisahan melalui unggahan panjang di media sosial pada Rabu (7/10) dini hari WIB, menutup babak 21 tahun yang mengubah sejarah sepak bola negaranya.

Keputusan ini datang setelah 217 penampilan internasional, rekor sepanjang masa dalam sejarah sepak bola pria, dengan 135 gol yang juga menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk level tim nasional. Ronaldo meninggalkan panggung setelah membawa Portugal meraih dua trofi mayor: Euro 2016 dan UEFA Nations League 2019.

Jejak Angka yang Nyaris Mustahil Disamai

Sepanjang karier internasionalnya, Ronaldo tampil dalam lima edisi Piala Dunia (2006, 2010, 2014, 2018, 2022) dan lima edisi Euro. Ia mencetak gol di setiap turnamen besar yang diikutinya, sebuah konsistensi yang jarang dimiliki pemain mana pun di generasi mana pun.

Pada level klub dan negara, ia mengoleksi lebih dari 900 gol sepanjang karier profesional. Di pentas Euro, ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan 14 gol, dan pada Euro 2016 ia mengangkat trofi meski harus keluar lapangan lebih awal di final akibat cedera lutut pada menit ke-25.

Statistik kunci karier internasional:

  • 217 caps — rekor dunia sepak bola pria
  • 135 gol — rekor dunia sepak bola pria
  • 2 trofi mayor — Euro 2016 dan Nations League 2019
  • 5 Piala Dunia, 5 Euro
  • Pencetak gol terbanyak Euro sepanjang masa: 14 gol

Momen Kunci yang Menentukan Warisan

Momentum terbesar dalam karier Ronaldo bersama Portugal terjadi di Prancis. Pada Euro 2016, Portugal melaju sebagai bukan favorit, tetapi menyingkirkan Kroasia, Polandia, dan Wales sebelum mengalahkan tuan rumah Prancis 1-0 di final lewat gol Eder pada menit ke-109. Ronaldo, yang keluar karena cedera, tetap menjadi figur pemimpin di pinggir lapangan, memberi instruksi taktis kepada rekan-rekannya — sebuah adegan yang kini menjadi ikon sepak bola Portugis.

Pada Nations League 2019, Portugal mengalahkan Belanda 1-0 di final melalui gol Goncalo Guedes. Ronaldo tampil sebagai top skor turnamen dengan tiga gol.

Di Piala Dunia 2022, ia mencetak gol ke gawang Ghana melalui titik penalti pada menit ke-65, menjadi pemain pertama yang mencetak gol di lima edisi Piala Dunia. Namun, ia harus menerima kenyataan pahit saat Portugal tersingkir di perempat final oleh Maroko 0-1.

Pergeseran Generasi dan Formasi Baru

Selama dua dekade, Ronaldo menjadi pusat gravitasi taktik Portugal. Pelatih bergantian membangun formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1 dengan Ronaldo sebagai ujung tombak, sering berpindah dari sayap kiri ke posisi striker murni seiring bertambahnya usia.

Dengan kepergiannya, Portugal memasuki fase transisi. Pemain seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Rafael Leao, dan Goncalo Ramos kini memikul beban utama. Pada kualifikasi Euro 2024, Portugal menunjukkan bahwa mereka bisa menang tanpa Ronaldo dalam beberapa laga, tetapi pertanyaan tentang siapa yang mengambil peran kepemimpinan di ruang ganti masih menunggu jawaban.

Secara statistik, Portugal rata-rata mencetak 2,1 gol per pertandingan dalam 10 tahun terakhir ketika Ronaldo bermain, dan 1,6 gol saat ia absen — selisih yang menggambarkan besarnya pengaruh sang kapten.

"Sepak bola Portugal tidak akan pernah melupakan Cristiano Ronaldo. Ia bukan hanya pemain terbaik yang pernah kami miliki, tetapi juga standar kerja dan mentalitas bagi generasi berikutnya," ujar seorang sumber di federasi sepak bola Portugal.

Masa Depan Portugal Tanpa Nomor 7

Dengan mundurnya Ronaldo, Portugal kehilangan sosok dengan rekor 217 caps dan pengalaman lima Piala Dunia. Federasi Portugal kini dihadapkan pada dua tugas: menjaga stabilitas hasil dan meregenerasi lini depan.

Ronaldo sendiri belum mengonfirmasi apakah ia akan tetap bermain di level klub. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah pertimbangan panjang, dan ia menyebut timnas Portugal sebagai "rumah sepanjang hidup."

Yang jelas, era Ronaldo di timnas Portugal telah usai. Dari debut pada 20 Agustus 2003 melawan Kazakhstan hingga penampilan terakhirnya, ia meninggalkan warisan yang tidak hanya diukur dari trofi, tetapi juga dari bagaimana ia mengangkat ekspektasi sebuah negara kecil di peta sepak bola dunia.

Skor akhir karier internasional: 217 penampilan, 135 gol, dua trofi mayor, dan satu nama yang akan selalu dikenang di Lisbon, Porto, dan seluruh pelosok Portugal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User