Arema Kalahkan RANS Nusantara 2-1 di Laga Uji Coba Kanjuruhan
Menit ke-88, tembakan first-time Gabriel Silva dari sisi kanan kotak penalti menyambut umpan tarik Dedik Setiawan sukses menembus gawang RANS Nusantara. Gol itu menutup laga uji coba di Stadion Kanjur...
Menit ke-88, tembakan first-time Gabriel Silva dari sisi kanan kotak penalti menyambut umpan tarik Dedik Setiawan sukses menembus gawang RANS Nusantara. Gol itu menutup laga uji coba di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (22-8-2026), dengan skor akhir 2-1 untuk kemenangan Arema. Pertandingan yang berlangsung dalam cuaca gerimis ini menjadi panggung bagi kedua tim untuk menguji kekuatan starting XI utama maupun para pemain pelapis menjelang kompetisi resmi.
Catatan akhir laga menunjukkan penguasaan bola 58 persen berbanding 42 persen untuk keunggulan Arema, sementara shots on target tercatat 6-3. RANS Nusantara sempat unggul lebih dulu, tetapi Arema membalikkan keadaan lewat dua gol yang lahir dari transisi cepat. Tidak ada kartu merah dalam laga ini, namun dua kartu kuning sempat dikeluarkan wasit untuk pemain kedua tim akibat pelanggaran keras di lini tengah.
Babak Pertama: RANS Unggul Lebih Dulu
Arema tampil dengan formasi 4-3-3, sedangkan RANS Nusantara memilih 4-2-3-1. Pada menit ke-23, RANS mencuri gol lebih dulu lewat skema serangan balik. Umpan terobosan dari lini tengah diterima striker RANS yang lolos dari jebakan offside, lalu melepaskan tembakan mendatar ke pojok kiri gawang. Gol itu tercipta dari assist berkelas, memanfaatkan kelengahan bek tengah Arema yang terlalu maju.
Tertinggal satu gol, Arema meningkatkan intensitas tekanan. Gabriel Silva, winger yang berduel ketat dengan Aqsa Aqyuba sepanjang laga, beberapa kali mengancam lewat kecepatannya di sisi sayap. Namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang emas di menit ke-31 dan menit ke-39 gagal berbuah gol. Hingga turun minum, kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan RANS.
Babak Kedua: Comeback Lewat Transisi Cepat
Pelatih Arema merespons dengan perubahan taktik di babak kedua. Instruksi agar full-back lebih agresif naik membantu serangan langsung membuahkan hasil di menit ke-52. Umpan silang dari sisi kiri disambut sundulan striker Arema yang tak mampu dihalau kiper RANS, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol penyama ini membuka ruang bagi Arema untuk bermain lebih percaya diri.
RANS berusaha merebut kembali kendali dengan menarik mundur lini tengah, tetapi justru kehilangan penguasaan bola di area berbahaya. Arema menekan dengan transisi cepat, dan pada menit ke-68 peluang emas kembali hadir. Sayang, tembakan Dedik Setiawan masih membentur tiang gawang. Keputusan VAR sempat menunda laga di menit ke-74 ketika gol kedua Arema dianulir karena posisi offside pada proses build-up, menambah drama di tribun Kanjuruhan.
Drama berakhir di menit ke-88. Serangan balik kilat dimulai dari sepertiga lapangan sendiri, bola bergerak cepat melalui tiga sentuhan sebelum Dedik Setiawan melepaskan assist terukur ke kotak penalti. Gabriel Silva yang lolos dari kawalan Aqsa Aqyuba menyambutnya dengan first-time strike ke tiang jauh. Gol tersebut sekaligus menjadi gol kemenangan sekaligus penutup yang manis bagi publik tuan rumah.
Analisis Pemain Kunci
Gabriel Silva layak menjadi bintang laga. Selain mencetak gol penentu, winger asal Brasil itu mencatatkan empat dribel sukses dan tiga umpan kunci, sekaligus memenangi mayoritas duel dengan bek kanan RANS, Aqsa Aqyuba. Duel keduanya sepanjang pertandingan menjadi tontonan menarik: Aqyuba sempat memenangi beberapa tekel bersih, tetapi kalah cepat saat Silva berakselerasi di ruang kosong.
Di kubu RANS, kiper mereka tampil gemilang dengan lima penyelamatan, sementara gelandang bertahannya menjadi penyaring utama di depan lini belakang. Namun, efektivitas serangan balik RANS menurun drastis di babak kedua, tercermin dari hanya satu tembakan ke arah gawang setelah jeda.
Komentar Pelatih
"Kami memang kebobolan lebih dulu, tetapi reaksi pemain di babak kedua menunjukkan karakter yang kami cari. Uji coba ini bukan soal hasil semata, melainkan tentang bagaimana tim menemukan ritme dan memahami instruksi taktik. Kemenangan ini bonus," ujar pelatih Arema seusai pertandingan.
Sementara itu, pelatih RANS Nusantara menyebut kekalahan ini sebagai bahan evaluasi berharga, terutama soal konsentrasi di 10 menit terakhir. Ia menegaskan timnya akan membenahi penyelesaian akhir dan disiplin posisi menjelang laga berikutnya.
Catatan Akhir
Dengan kemenangan ini, Arema gagal mencatat clean sheet, tetapi membuktikan kedalaman skuadnya mampu membalikkan keadaan. Bagi RANS, performa di babak pertama memberikan sinyal positif, meski mereka harus bekerja lebih keras menjaga intensitas selama 90 menit penuh. Laga uji coba berikutnya akan menjadi ujian sebenarnya bagi kedua tim untuk mengukur progres taktik dan kesiapan fisik para pemainnya.
Comments (0)