Bergson da Silva Pamer Skill, JDT Tahan Imbang Pohang

Skor akhir 1-1. Johor Darul Ta'zim (JDT) berhasil mencuri satu poin penting dari markas Pohang Steelers dalam lanjutan Grup G Liga Champions AFC yang digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok. Namun mal...

Aug 24, 2026 - 12:04
0 0
Bergson da Silva Pamer Skill, JDT Tahan Imbang Pohang

Skor akhir 1-1. Johor Darul Ta'zim (JDT) berhasil mencuri satu poin penting dari markas Pohang Steelers dalam lanjutan Grup G Liga Champions AFC yang digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok. Namun malam itu bukan hanya soal angka di papan skor. Momen yang paling banyak dibicarakan adalah aksi solo Bergson da Silva yang mencoba menggiring bola melewati bek tangguh Pohang, Jeon Min-Gwang, di sisi kanan pertahanan lawan.

Duel Sengit di Lini Tengah

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung menunjukkan intensitas tinggi. JDT tampil dengan formasi 4-3-3, mengandalkan kecepatan sayap untuk menekan pertahanan Pohang yang bermain dengan skema 4-2-3-1. Penguasaan bola sepanjang pertandingan tercatat cukup berimbang, dengan Pohang unggul tipis di angka 52 persen berbanding 48 persen milik tim tamu asal Malaysia.

Menit ke-23 menjadi titik balik. Bergson da Silva menerima umpan terobosan di sisi kanan, lalu berusaha melewati Jeon Min-Gwang dengan gerakan body feint yang memukau. Meski upaya dribelnya kali ini berhasil dihentikan oleh bek Korea Selatan tersebut, aksi itu membuktikan keberanian striker asal Brasil itu untuk terus menekan pertahanan lawan. Shots on target hingga akhir babak pertama tercatat tiga untuk JDT dan dua untuk Pohang, menunjukkan kedua tim sama-sama berani mengambil risiko di sepertiga akhir lapangan.

Babak Kedua dan Gol Pembuka

Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat. Menit ke-58, Pohang akhirnya memecah kebuntuan lewat skema serangan balik cepat yang dimulai dari lini tengah. Namun keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama. JDT merespons dengan tekanan tinggi dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-71. Gol penyama itu lahir dari kombinasi apik di sisi kiri, diakhiri dengan penyelesaian klinis di dalam kotak penalti. Berkat gol tersebut, JDT berhasil memaksakan hasil imbang yang sangat berharga di laga tandang.

Sepanjang pertandingan, wasit mengeluarkan dua kartu kuning, masing-masing satu untuk kedua tim, sebagai cerminan duel yang keras namun tetap sportif. Tidak ada kartu merah maupun insiden yang membutuhkan campur tangan VAR, meski sempat ada protes tipis dari kubu JDT saat sebuah peluang di babak kedua dihentikan karena offside.

Peran Bergson di Lini Depan

Bergson da Silva menjadi motor serangan utama JDT. Selain aksi menggiring bolanya yang kerap merepotkan Jeon Min-Gwang, ia juga aktif turun ke tengah untuk menjemput bola dan membuka ruang bagi rekan-rekannya. Pergerakannya yang cerdas tanpa bola membuat lini belakang Pohang kesulitan menjaga posisi. Meski tidak mencetak gol pada laga ini, kontribusinya dalam membangun serangan sangat terasa dan menjadi kunci bagi JDT untuk keluar dari tekanan tuan rumah.

"Kami tahu ini laga berat melawan tim kuat. Satu poin di kandang lawan adalah hasil yang kami terima, dan penampilan para pemain, termasuk Bergson, patut diapresiasi," ujar pelatih JDT dalam konferensi pers usai pertandingan.

Analisis Taktik dan Peluang ke Depan

Dari sisi taktik, JDT menunjukkan kedisiplinan luar biasa dalam bertahan. Mereka memilih untuk sesekali melepaskan penguasaan bola dan mengandalkan serangan balik cepat, sebuah strategi yang terbukti efektif untuk meredam agresivitas Pohang. Sementara itu, tuan rumah lebih dominan dalam hal penguasaan bola dan jumlah umpan, namun gagal memanfaatkan peluang secara maksimal di depan gawang.

Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup G semakin terbuka. JDT kini mengantongi poin penting yang bisa menjadi pembeda di akhir fase grup, sementara Pohang harus segera bangkit di laga-laga berikutnya. Dengan starting XI yang solid dan performa menjanjikan dari para pemain kuncinya, JDT layak diperhitungkan sebagai salah satu kuda hitam di kompetisi ini.

Ke depannya, yang perlu diperbaiki JDT adalah penyelesaian akhir. Meski shots on target mereka cukup banyak, efektivitas di depan gawang masih perlu ditingkatkan. Jika Bergson da Silva dan lini serang lainnya mampu menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin JDT melaju lebih jauh di Liga Champions AFC musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User