2 Pria Mengaku 'Akamsi' Tantang Pemotor di Jogja, Menyerahkan Diri Usai Viral

Yogyakarta - Sebuah rekaman video yang menunjukkan dua pria berboncengan sepeda motor melawan arah di kawasan Terban, Kota Yogyakarta, viral di media sosial. Dalam video tersebut, kedua pria yang bel

Jul 07, 2026 - 23:29
0 1
2 Pria Mengaku 'Akamsi' Tantang Pemotor di Jogja, Menyerahkan Diri Usai Viral

Yogyakarta - Sebuah rekaman video yang menunjukkan dua pria berboncengan sepeda motor melawan arah di kawasan Terban, Kota Yogyakarta, viral di media sosial. Dalam video tersebut, kedua pria yang belakangan diketahui mengaku sebagai akamsi (anak kampung sini) itu tidak hanya mengabaikan teguran warga, tetapi juga memberikan gestur menantang kepada perekam video. Setelah ramai diperbincangkan, keduanya akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Berdasarkan penelusuran media kami, video itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover dan langsung menuai kecaman luas dari warganet. Dalam rekaman berdurasi singkat itu, tampak seorang pengendara motor merekam aksi kedua pria yang melaju melawan arus di jalan satu arah. Bukannya menunjukkan penyesalan, pengendara yang mengenakan kaos hitam justru terlihat memberikan isyarat tangan seperti mengajak duel. Pria di belakangnya pun turut melontarkan kalimat yang menegaskan identitas mereka sebagai akamsi.

Kronologi Singkat dan Reaksi Warganet

Menurut laporan yang dihimpun Beritainti.com, insiden bermula ketika seorang pengemudi mobil dan pemotor lain menegur keduanya karena membahayakan pengguna jalan. Alih-alih mematuhi teguran, dua pria itu justru merespons dengan sikap arogan dan terus melenggang pergi setelah menyadari aksinya direkam. Potongan video yang tersebar luas itu sontak memicu kemarahan publik, terutama karena klaim akamsi yang kerap diasosiasikan dengan sikap premanisme dan merasa kebal hukum di wilayahnya sendiri. Ratusan komentar mengecam tindakan tersebut dan mendesak aparat segera bertindak.

Menyerahkan Diri dan Permintaan Maaf

Tak butuh waktu lama, tekanan publik mendorong kedua pria itu untuk mendatangi kantor polisi. Mereka menyerahkan diri disertai permohonan maaf yang direkam dan kembali beredar di media sosial.

"Kami berdua mengakui kesalahan. Kami khilaf dan menyesal telah melawan arah serta bersikap tidak sopan kepada warga yang menegur. Kami siap menerima sanksi tilang dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,"
ujar salah satu dari mereka dalam video klarifikasi yang diterima Beritainti.com.

Kapolsek setempat membenarkan bahwa kedua pria tersebut telah diamankan dan menjalani pemeriksaan. Selain diberikan pembinaan, mereka juga dikenai sanksi tilang sesuai pelanggaran lalu lintas yang terekam jelas dalam video. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh istilah akamsi yang justru meresahkan, serta menegaskan bahwa siapa pun memiliki kedudukan yang sama di mata hukum.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi pengguna jalan agar senantiasa tertib berlalu lintas. Pihak kepolisian berjanji akan terus memantau unggahan di media sosial dan menindaklanjuti setiap laporan pelanggaran yang viral, sehingga memberikan efek jera bagi para pelaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Pelaksana. Editor pelaksana dan konsistensi editorial.

Comments (0)

User