Zulhas Tegaskan PAN Tak Diskriminatif: Siapa Pun yang Cinta Tanah Air Boleh Bergabung

Beritainti.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, angkat bicara menanggapi stereotip yang kerap melekat pada partainya sebagai 'Partai Artis Nasional'. Dengan teg

Jul 08, 2026 - 05:25
0 0
Zulhas Tegaskan PAN Tak Diskriminatif: Siapa Pun yang Cinta Tanah Air Boleh Bergabung

Beritainti.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, angkat bicara menanggapi stereotip yang kerap melekat pada partainya sebagai 'Partai Artis Nasional'. Dengan tegas, pria yang akrab disapa Zulhas ini menyatakan bahwa partainya tidak pernah membeda-bedakan latar belakang individu yang ingin berkontribusi bagi bangsa.

Dalam keterangannya kepada awak media pada Sabtu (28/6/2026), Zulhas mengakui bahwa partainya kerap menjadi bahan candaan publik. Namun, ia menekankan bahwa di balik status artis yang disandang sejumlah kader, terdapat talenta dan kecerdasan luar biasa yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Ia justru memandang fenomena ini sebagai bukti bahwa PAN merupakan rumah besar yang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat.

"Kami tidak membeda-bedakan siapa pun yang cinta terhadap bangsa kita, cinta tanah air, bergabung sama kita, apalagi artis," ujar Zulhas kepada para wartawan.

Lebih lanjut, Menteri Perdagangan itu menyoroti bahwa para kader berlatar belakang artis di PAN bukan sekadar mengandalkan popularitas, melainkan memiliki kapasitas intelektual yang mumpuni. Ia mencontohkan secara spesifik sosok Surya Utama atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Uya Kuya.

Saat ini, Uya Kuya menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN DKI Jakarta sekaligus anggota DPR RI. Zulhas menyebut bahwa pembawa acara kontroversial ini merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia, sebuah kampus bergengsi yang membuktikan ketajaman berpikir sang kader.

Pernyataan Zulhas ini menjadi klarifikasi penting bahwa PAN tidak sekadar mengejar elektabilitas instan melalui ketenaran selebritas. Sebaliknya, syarat utama keterlibatan di partai berlambang matahari ini adalah komitmen yang tulus terhadap nasionalisme dan kecintaan pada Tanah Air. Rekrutmen figur publik dengan rekam jejak pendidikan solid seperti Uya Kuya dianggap sebagai bagian dari strategi partai untuk merangkul tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh sekaligus kompetensi akademis.

"Ya, Partai PAN itu kadang-kadang dipelesetkan 'Partai Artis Nasional', ya. Nah, kader kita yang artis itu sebenarnya punya talenta luar biasa, cerdas," tambah Zulhas, menepis anggapan miring yang selama ini beredar.

Dengan sikap terbuka ini, PAN berupaya menunjukkan wajah inklusif sebagai partai politik modern yang menilai kader dari kapasitas dan loyalitas terhadap negara, bukan sekadar dari profesi atau popularitas semata.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Editor Ekonomi. Editor ringkasan isu bisnis dalam poin inti.

Comments (0)

User