Wafatnya Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan Sebut Pejuang Bangsa
Kabar duka menyelimuti Tanah Air. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sekaligus tokoh bisnis nasional, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Juli 2026.
Kabar duka menyelimuti Tanah Air. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sekaligus tokoh bisnis nasional, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Juli 2026. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Dalam pernyataannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Indonesia kehilangan seorang pejuang sejati yang telah banyak berkontribusi bagi bangsa, baik di ranah industri maupun politik. “Indonesia kehilangan sosok pejuang,” ucap Zulkifli Hasan.
Kronologi Kabar Duka
- Pukul 08.00 WIB: Media sosial mulai diramaikan dengan ucapan belasungkawa dari sejumlah tokoh politik.
- Pukul 09.30 WIB: Zulkifli Hasan memberikan pernyataan resmi melalui akun media sosialnya yang menyebut Rachmat Gobel sebagai pejuang bangsa.
- Pukul 11.00 WIB: Jenazah disemayamkan di rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dan para pelayat mulai berdatangan.
- Pukul 14.00 WIB: Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melayat dan memberikan penghormatan terakhir.
Siapa Rachmat Gobel?
Rachmat Gobel lahir di Jakarta pada 3 September 1962. Ia merupakan putra dari pasangan Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Gobel. Ayahnya adalah pendiri PT Gobel International yang merupakan pemegang lisensi produk Panasonic di Indonesia. Rachmat menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti dan sempat melanjutkan studi bisnis di Jepang, mewarisi visi global sang ayah.
Di bawah kepemimpinannya, PT Gobel International bertransformasi menjadi konglomerasi dengan lebih dari 12.000 karyawan dan diversifikasi usaha ke sektor properti, logistik, energi, bahkan infrastruktur. Keberhasilannya membawa merek Panasonic menguasai lebih dari 40% pangsa pasar elektronik rumah tangga di Indonesia pada era 1990-an. Ia juga melanjutkan warisan sang ayah dengan membangun pabrik baterai nasional pertama di kawasan industri Gobel.
Karier Politik dan Jabatan Menteri
Sosoknya tidak hanya berkutat di dunia bisnis. Rachmat Gobel memulai karier politiknya dengan bergabung di Partai Golkar dan terpilih menjadi anggota DPR RI pada periode 2004-2009. Ia kemudian didapuk menjadi Menteri Perdagangan pada Kabinet Kerja di era Presiden Joko Widodo (2014-2015). Sebagai Menteri Perdagangan, ia fokus pada perlindungan industri dalam negeri, pemberantasan barang impor ilegal, dan stabilisasi harga kebutuhan pokok.
Setelah tidak menjabat menteri, ia kembali ke parlemen sebagai anggota DPR RI untuk periode 2019-2024 dan terpilih lagi untuk periode 2024-2029. Selain itu, ia pernah menjabat Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2013-2014, membawa suara pengusaha nasional ke tingkat kebijakan tertinggi.
Pernyataan Zulkifli Hasan dan Tokoh Lain
"Indonesia kehilangan sosok pejuang. Beliau adalah teladan dalam integritas dan dedikasi. Saya pribadi sangat kehilangan sahabat dan rekan seperjuangan," kata Zulkifli Hasan.
Ucapan duka juga mengalir dari mantan Presiden Joko Widodo yang menggambarkan Rachmat Gobel sebagai sosok pekerja keras dan selalu mengedepankan kepentingan nasional. Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyebutnya sebagai figur bipartisan yang dihormati lintas partai. Beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju turut menyampaikan belasungkawa dan mengenang kiprahnya di pemerintahan.
Warisan Bisnis dan Nasionalisme
Rachmat Gobel meninggalkan warisan besar, terutama dalam pengembangan industri elektronik nasional. Lewat PT Gobel International yang memegang lisensi Panasonic, ia berhasil menghadirkan produk-produk berkualitas dengan harga terjangkau serta membuka ribuan lapangan kerja. Kawasan industri Gobel di Cikarang, Jawa Barat, menjadi pusat produksi dan magnet investasi asing.
Di luar bisnis, ia dikenal aktif dalam kegiatan filantropi, mendukung pendidikan vokasi dan memberikan beasiswa bagi ribuan pelajar. Jejak nasionalismenya terlihat dari komitmennya memperkuat komponen lokal dan melawan produk impor ilegal semasa menjabat menteri.
Prosesi Pemakaman dan Penghormatan
Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dengan upacara militer, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya. Masyarakat dan kolega dijadwalkan memberikan penghormatan terakhir sepanjang hari ini. Pemerintah juga menyatakan akan memberikan penghargaan kenegaraan atas dedikasinya.
Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan duka mendalam, namun semangat perjuangannya diyakini akan terus menginspirasi generasi penerus untuk membangun Indonesia yang mandiri dan berdaulat.
[SOCIAL_TWEET]: Wafatnya Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan sebut Indonesia kehilangan sosok pejuang. Tokoh bisnis & politik itu dikenal luas lewat PT Gobel International dan pernah menjabat Menteri Perdagangan. #RachmatGobel #BeritaDuka #Indonesia[SOCIAL_TG]: 😢 Indonesia kehilangan Rachmat Gobel, sosok pejuang versi Zulkifli Hasan. Selamat jalan, Pak Gobel.
Comments (0)