Vinicius Pecah Telur, Real Madrid Taklukkan Atletico 2-1 di Derby Madrid
Skor akhir 2-1 untuk Real Madrid menjadi hasil akhir derby Madrid yang berlangsung panas di Santiago Bernabeu, Senin (23/3/2026) dini hari WIB. Nama Vinicius Junior menjadi buah bibir usai laga, setel...
Skor akhir 2-1 untuk Real Madrid menjadi hasil akhir derby Madrid yang berlangsung panas di Santiago Bernabeu, Senin (23/3/2026) dini hari WIB. Nama Vinicius Junior menjadi buah bibir usai laga, setelah winger asal Brasil itu akhirnya mencetak gol pertamanya ke gawang Atletico Madrid sepanjang kiprahnya di pentas Derbi Madrileno. Satu gol plus satu assist menjadi bukti sahih betapa dominannya sang pemain bernomor punggung 7 itu malam ini.
Menit ke-34, publik Bernabeu bergemuruh. Menerima umpan terobosan Jude Bellingham dari tengah lapangan, Vinicius melesat membelah dua bek Atletico sebelum melepaskan tembakan mendatar ke pojok kiri gawang yang gagal dijangkau Jan Oblak. Selebrasi emosional langsung diperlihatkan sang winger di hadapan tribun selatan — momen bersejarah yang mengakhiri puasa golnya menghadapi Los Colchoneros.
Babak Pertama: Dominasi Los Blancos Berbuah Manis
Pelatih Xabi Alonso menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3 sejak menit pertama, menempatkan Vinicius di sayap kiri, Kylian Mbappe sebagai ujung tombak, dan Rodrygo mengisi sisi kanan. Strategi itu langsung membuahkan hasil. Madrid mencatatkan penguasaan bola 58 persen berbanding 42 persen milik tim tamu sepanjang babak pertama, dengan sembilan percobaan tembakan, empat di antaranya shots on target.
Atletico yang bermain dengan blok rendah khas Diego Simeone dalam skema 4-4-2 praktis hanya mengandalkan serangan balik lewat Julian Alvarez dan Antoine Griezmann. Satu-satunya peluang berbahaya tim tamu lahir menit ke-21, ketika sundulan Griezmann menyambut sepak pojok masih mampu ditepis Thibaut Courtois. Setelah gol Vinicius, skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Mbappe Menambah, Atletico Memperkecil
Interval tidak mengubah jalannya pertandingan. Menit ke-67, Vinicius kembali menjadi sentral serangan Madrid. Akselerasinya di sisi kiri diakhiri umpan silang akurat yang disambar Kylian Mbappe dengan tembakan first time — bola bersarang ke gawang Oblak untuk kedua kalinya. Skor 2-0, dan Bernabeu kembali bergemuruh.
Atletico menolak menyerah. Menit ke-79, Julian Alvarez memperkecil kedudukan menjadi 2-1 lewat penyelesaian dingin memanfaatkan umpan Griezmann. Gol tersebut sempat diperiksa VAR karena dugaan offside, namun wasit akhirnya mengesahkannya. Sepuluh menit akhir berjalan menegangkan, dengan Atletico menekan habis pertahanan Madrid yang dikawal Eder Militao dan Antonio Rudiger.
Laga derby memang tak lengkap tanpa kartu. Wasit mengeluarkan lima kartu kuning sepanjang 90 menit — tiga untuk Atletico, dua untuk Madrid — termasuk untuk Marcos Llorente dan Aurelien Tchouameni yang terlibat duel keras di lini tengah. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah tidak berubah.
Angka di Balik Malam Bersejarah Vinicius
Statistik individual Vinicius malam ini sungguh mencolok: satu gol, satu assist, tiga shots on target dari empat percobaan, serta tujuh dribel sukses — tertinggi di antara semua pemain di lapangan. Gol ke gawang Oblak sekaligus mengakhiri catatan nirgolnya dalam derbi Madrid dan melengkapi koleksi golnya ke gawang hampir seluruh tim besar La Liga.
Secara tim, Madrid unggul hampir di semua parameter permainan: 15 tembakan berbanding delapan, shots on target 7-3, dan tendangan sudut 6-2. Satu-satunya aspek yang dimenangi Atletico adalah tekel sukses, sesuatu yang wajar bagi tim yang lebih banyak bertahan sepanjang laga.
Reaksi Ruang Ganti
"Vinicius bekerja dalam diam setiap hari. Semua orang terus bertanya kapan dia mencetak gol ke gawang Atletico, dan malam ini dia menjawabnya di lapangan. Ini baru permulaan," ujar Xabi Alonso dalam konferensi pers pascalaga.
"Kami kalah karena detail kecil di dua momen. Tim sudah berjuang sampai akhir, dan melawan Madrid di kandang mereka, detail itulah yang menentukan hasil akhir," kata Diego Simeone.
Kemenangan ini membuat Real Madrid kian kokoh di puncak klasemen La Liga dengan keunggulan empat poin atas pesaing terdekatnya, sementara Atletico tertahan di peringkat ketiga. Bagi Vinicius Junior, malam di Bernabeu ini akan selalu dikenang — malam ketika ia akhirnya menaklukkan gawang sang rival sekota.
Comments (0)