Kartu Merah Cepat Romeny, Fortuna Sittard Tumbang 0-2 dari AZ Alkmaar

Skor akhir 0-2. Fortuna Sittard menutup pekan ini dengan tangan hampa sekaligus hati patah, setelah Ole Romeny diusir wasit di menit ke-5 dan AZ Alkmaar memanfaatkan keunggulan jumlah pemain secara kl...

Kartu Merah Cepat Romeny, Fortuna Sittard Tumbang 0-2 dari AZ Alkmaar

Skor akhir 0-2. Fortuna Sittard menutup pekan ini dengan tangan hampa sekaligus hati patah, setelah Ole Romeny diusir wasit di menit ke-5 dan AZ Alkmaar memanfaatkan keunggulan jumlah pemain secara klinis lewat gol Troy Parrott dan Mexx Meerdink. Suasana Fortuna Sittard Stadion yang semula membara berubah sunyi begitu wasit mencabut kartu merah langsung dari kantongnya.

Lima Menit Pertama yang Meruntuhkan Semua Rencana

Pelatih Danny Buijs menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3. Romeny dipercaya sebagai penyerang tunggal, didukung Kaj Sierhuis dan Zian Flemming dari dua sisi sayap. Strategi dasarnya sederhana: serangan balik cepat memanfaatkan kecepatan trio tersebut. Namun rencana itu hangus sebelum sempat dijalankan.

Menit ke-5, bola panjang dari lini belakang AZ memaksa duel di tengah lapangan. Romeny turun melakukan tekel dengan kaki terangkat tinggi dan mengenai bek Alexandre Penetra. Wasit tanpa ragu mencabut kartu merah. Tim VAR sempat mengecek ulang insiden tersebut, namun keputusan tetap: kontak berbahaya, kartu merah sah.

Romeny meninggalkan lapangan dengan kepala tertunduk. Statistik pribadinya malam itu sangat minim: nol sentuhan di kotak penalti lawan, satu pelanggaran, satu kartu merah. Fortuna dipaksa bermain dengan sepuluh orang selama kurang lebih 85 menit penuh.

AZ Alkmaar Sabar, Gol Pembuka Hadir Menit ke-34

Menariknya, Fortuna tidak langsung roboh. Buijs menggeser formasi menjadi 4-4-1 dengan Sierhuis turun ke lini tengah. Blok rendah yang rapat membuat AZ kesulitan menembus pada 20 menit pertama. Penguasaan bola tamu baru menyentuh angka 60 persen setelah setengah jam berlalu.

Tekad AZ akhirnya terbayar. Menit ke-34, Sven Mijnans membaca ruang di antara dua gelandang Fortuna dan mengirim umpan matang ke jalur lari Troy Parrott. Penyerang Irlandia itu melepaskan tembakan first-time dari tepi kotak penalti yang tak mampu dihentikan kiper. 0-1, assist dicatatkan atas nama Mijnans.

Gol pembuka memaksa Fortuna menaikkan garis pertahanan. Justru di sanalah bahaya baru muncul. Menit ke-41, Parrott nyaris menggandakan keunggulan lewat sundulan, namun tandukannya membentur mistar. Peringatan keras bagi tuan rumah.

VAR Tolak Gol, Meerdink Balas Menit ke-67

Babak kedua dibuka dengan drama teknologi. Menit ke-52, Mexx Meerdink menyambut bola rebound dan menggetarkan jaring. Selebrasi pun pecah, sampai wasit memeriksa monitor VAR. Keputusan akhir: offside pada fase build-up, gol dibatalkan. Skor bertahan 0-1.

AZ tidak butuh waktu lama untuk memastikan tiga poin. Menit ke-67, Ruben van Bommel merobek sisi kiri pertahanan Fortuna dengan dribel berkecepatan tinggi, lalu mengirim umpan datar ke tengah kotak penalti. Meerdink yang berdiri bebas menyambutnya dengan sentuhan tenang. 0-2, assist untuk van Bommel, sekaligus balasan manis atas gol yang dibatalkan VAR.

Sisa waktu berjalan monoton. Fortuna kehabisan bahan bakar fisik, sementara AZ cukup mengatur ritme dan menjaga clean sheet. Owusu-Oduro di gawang tamu nyaris tanpa pekerjaan berat sepanjang babak kedua.

Statistik yang Membuka Mata

Angka pertandingan mencerminkan dominasi mutlak tim kuning-merah itu. Penguasaan bola 62% untuk AZ Alkmaar berbanding 38% milik Fortuna Sittard. Dari sisi tembakan, tamu melepaskan 18 percobaan dengan 7 shots on target, sementara tuan rumah hanya mencatat 6 percobaan dan 2 tepat sasaran. Sepuluh corner juga dimenangkan AZ, berbanding 2 milik Fortuna.

Lebih menyakitkan lagi, Fortuna sama sekali tidak mencatatkan shots on target setelah menit ke-40. Lini serang yang kehilangan Romeny kehilangan pula titik referensi dalam build-up. Angka duel udara pun timpang: AZ menang 60 persen dari total duel di udara.

'Kami punya rencana lengkap untuk laga ini, tapi semua berubah dalam hitungan detik. Kartu merah di menit ke-5 adalah momen penentu. Yang membuat saya bangga, anak-anak tetap berjuang sampai menit akhir meski bermain dengan sepuluh orang,' ungkap Danny Buijs dalam konferensi pers pasca laga.

Di kubu lawan, pelatih Maarten Martens memuji kesabaran anak asuhnya. 'Melawan tim yang bertahan blok rendah dengan keunggulan satu pemain butuh kesabaran ekstra. Kami tidak terburu-buru, menggerakkan bola dari sisi ke sisi, dan gol datang sendiri,' katanya.

Dampak Panjang: Romeny Absen, Jadwal Makin Berat

Kartu merah itu bukan sekadar soal kekalahan satu pertandingan. Sesuai regulasi, Romeny otomatis menjalani sanksi suspensi satu laga, dengan kemungkinan tambahan bila komisi disiplin menilai pelanggarannya layak ditinjau ulang. Bagi Fortuna yang tengah memperjuangkan posisi aman di papan tengah klasemen, kehilangan penyerang utama justru di periode padat jadwal adalah pukulan ganda.

Adapun AZ Alkmaar terus merangkak di papan atas Eredivisie. Clean sheet, tiga poin penuh, plus penampilan meyakinkan lini serang menjadikan mereka ancaman serius bagi pesaing tiket kompetisi Eropa. Bagi Romeny, laga berikutnya akan menjadi panggung penebusan, dan ia pasti ingin membuktikan bahwa malam buruk di menit ke-5 itu hanyalah catatan kecil dalam perjalanan kariernya di Belanda.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User