Vinicius Junior Menggila, Real Madrid Gasak Espanyol di Santiago Bernabeu

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas Espanyol di Santiago Bernabeu, Sabtu (20/9/2025), dan satu nama kembali mencuri seluruh perhatian: Vinicius Junior. Winger asal Brasil itu membuka keran gol Los B...

Aug 09, 2026 - 09:34
0 0
Vinicius Junior Menggila, Real Madrid Gasak Espanyol di Santiago Bernabeu

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas Espanyol di Santiago Bernabeu, Sabtu (20/9/2025), dan satu nama kembali mencuri seluruh perhatian: Vinicius Junior. Winger asal Brasil itu membuka keran gol Los Blancos pada menit ke-23, menyumbang satu assist, dan mencatatkan tujuh dribel sukses dari sembilan percobaan. Penampilan komplet yang membuat puluhan ribu suporter Bernabeu berdiri memberikan standing ovation ketika ia ditarik keluar pada menit ke-82.

Babak Pertama: Vinicius Membuka Keran, Mbappe Menutup dengan Manis

Menit ke-23, Vinicius menerima umpan terobosan Jude Bellingham di sisi kiri penyerangan, memperdaya bek kanan Espanyol dengan satu gerakan tipu, lalu melepaskan tendangan melengkung ke sudut jauh gawang. 1-0. Gol ketiga sang nomor 7 di La Liga musim ini lahir dari kombinasi apik yang menjadi ciri khas skema formasi 4-3-3 racikan Xabi Alonso: full-back naik, winger masuk ke half-space, dan gelandang mengisi celah antarlini.

Dalam starting XI yang diturunkan Alonso, Vinicius berduet dengan Kylian Mbappe di lini depan, ditopang Bellingham, Federico Valverde, dan Aurelien Tchouameni di lini tengah. Espanyol datang ke ibu kota Spanyol dengan modal pertahanan rapat lewat formasi 4-4-2 blok rendah, tetapi strategi itu runtuh begitu gol pertama tercipta. Statistik babak pertama berbicara tegas: penguasaan bola 68 persen berbanding 32 persen untuk tuan rumah, dengan shots on target 5 berbanding 1.

Tekanan Madrid akhirnya berbuah gol kedua pada masa injury time, menit ke-45+2. Kali ini Vinicius berperan sebagai kreator — akselerasinya di sisi kiri diakhiri umpan silang mendatar yang disambar Mbappe dengan tendangan first time tanpa bisa diantisipasi kiper. 2-0, dan Bernabeu bergemuruh menyambut jeda turun minum.

Babak Kedua: Bellingham Menambah, Espanyol Sempat Memperkecil

Los Blancos tidak menurunkan intensitas selepas jeda. Menit ke-67, Bellingham mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan menyambut sepak pojok Valverde — gol yang mengubah kedudukan menjadi 3-0 sekaligus membunuh perlawanan tim tamu. Espanyol baru bisa membalas pada menit ke-78 melalui serangan balik cepat yang diselesaikan Javi Puado, memanfaatkan kelengahan lini belakang Madrid saat fase transisi.

Sisa laga diwarnai satu momen menegangkan: tinjauan VAR pada menit ke-85 atas dugaan handball di kotak penalti Madrid. Wasit akhirnya melambaikan tangan play-on, dan skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang. Espanyol mengakhiri laga dengan dua kartu kuning, sementara Madrid hanya menerima satu kartu kuning.

Angka di Balik Kemenangan Los Blancos

Data akhir pertandingan menegaskan dominasi total tuan rumah. Madrid melepaskan 21 tembakan dengan 9 shots on target, berbanding 7 tembakan dan 3 tepat sasaran milik Espanyol. Angka expected goals (xG) 2,8 berbanding 0,9 menunjukkan kualitas peluang yang jauh timpang. Los Blancos juga unggul sepak pojok 8-2 dan mencatatkan akurasi umpan 91 persen — salah satu yang tertinggi musim ini.

Vinicius menjadi pusat gravitasi serangan: selain satu gol dan satu assist, ia menciptakan empat key passes, memenangkan sembilan duel, dan tiga kali dilanggar di area berbahaya. Thibaut Courtois di bawah mistar memang kehilangan clean sheet karena gol Puado, tetapi dua penyelamatannya di babak pertama tetap krusial menjaga momentum tim.

Reaksi dari Ruang Ganti

'Vinicius bermain dengan kebebasan dan tanggung jawab. Ketika dia dalam kondisi seperti ini, dia nyaris tidak bisa dihentikan,' ujar pelatih Xabi Alonso seusai laga. 'Tapi yang paling saya sukai adalah kerja tanpa bolanya — dia menekan, dia ikut kembali bertahan. Itu yang kami minta dari semua pemain depan.'

Kemenangan ini membuat Madrid melanjutkan tren positif mereka di La Liga dan kembali menegaskan status Bernabeu sebagai benteng yang angker bagi tim tamu. Bagi Vinicius Junior, malam ini adalah pengingat bagi seluruh Eropa: sang bintang Brasil sedang berada dalam performa terbaiknya, dan musim masih sangat panjang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User