Usai Gilas Kamboja, Erick Thohir Waspadai Vietnam
Timnas Indonesia mengawali perjalanan di Piala AFF 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Kamboja pada laga pembuka Grup B yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Skor akhir 5-0 ...
Timnas Indonesia mengawali perjalanan di Piala AFF 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Kamboja pada laga pembuka Grup B yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Skor akhir 5-0 menjadi penegas dominasi Garuda sepanjang 90 menit. Trigol cepat dalam 30 menit pertama membungkam perlawanan tim tamu dan langsung memanaskan persaingan di papan atas grup.
Pesta Gol Babak Pertama
Pelatih Shin Tae-yong menurunkan starting XI dengan formasi 3-4-3 yang agresif. Menit ke-11, tendangan first-time kaki kiri Rafael Struick dari umpan terobos Egy Maulana Vikri membuka keran gol. Assist itu menjadi yang ketiga bagi Egy dalam empat laga terakhir bersama timnas. Berselang sembilan menit, tepatnya menit ke-20, lemparan jauh Pratama Arhan disundul Ole Romeny di tiang dekat — skor bergerak menjadi 2-0. Penguasaan bola Indonesia di 20 menit awal bahkan menyentuh 58%, sementara Kamboja hanya mencatat satu tembakan tanpa ancaman ke gawang Nadeo Argawinata.
Petaka bagi Kamboja berlanjut pada menit ke-27. Pelanggaran terhadap Marselino Ferdinan di kotak terlarang berbuah penalti yang dieksekusi dingin oleh Hokky Caraka. Sepakan rendah ke pojok kiri tak mampu dijangkau kiper Vireak Dara. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum. Total tembakan tepat sasaran Garuda di paruh pertama mencapai 7 dari 12 percobaan, statistik yang menggambarkan efisiensi lini depan.
Rotasi dan Dua Gol Tambahan
Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong menarik beberapa pemain inti untuk menjaga kebugaran jelang laga krusial berikutnya. Namun daya gedor Indonesia tak mengendur. Menit ke-62, bola liar hasil sepak pojok disambar Witan Sulaeman dari dalam kotak penalti — gol keempat yang mempertegas situasi. Data penguasaan bola secara total pertandingan berada di angka 54% untuk Indonesia, dengan total tembakan tepat sasaran sebanyak 10 berbanding 2 milik Kamboja. Clean sheet yang diraih Nadeo menambah kepercayaan diri lini belakang.
Gol pamungkas lahir pada menit ke-83 melalui skema permainan rapi. Kombinasi satu-dua antara Ricky Kambuaya dan Saddil Ramdani dituntaskan oleh penyelesaian low driven yang memantul tiang dalam. Kamboja bermain dengan 10 pemain sejak menit 74 setelah bek tengah Soeuy Visal menerima kartu kuning kedua akibat tekel keras pada Marselino. Keputusan wasit yang mengacu pada tinjauan VAR itu tak banyak diperdebatkan.
Erick Thohir: Jangan Terlena, Vietnam Berbeda
Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang menyaksikan langsung dari tribune VVIP menyatakan apresiasinya atas performa anak asuh Shin Tae-yong. Namun ia langsung memperingatkan pemain untuk tidak terlalu larut dalam euforia. "Vietnam akan menjadi lawan dengan level berbeda. Hasil malam ini menunjukkan progresi, tapi kami harus mengunci fokus ke laga berikutnya. Vietnam adalah tim yang paham cara membaca pertahanan tinggi kita," ujar Erick selepas pertandingan.
Pernyataan itu merujuk pada jadwal padat Grup B, di mana Indonesia akan bertandang ke Hanoi dalam empat hari mendatang. Catatan pertemuan kedua tim di dua edisi Piala AFF terakhir berlangsung ketat: sekali imbang dan sekali kemenangan tipis bagi Golden Star Warriors. Erick menekankan pentingnya disiplin taktis untuk meredam serangan balik cepat Vietnam yang biasanya mengandalkan kecepatan di sektor sayap.
Masukan dari federasi ini selaras dengan pandangan staf pelatih. Shin Tae-yong secara terpisah menyebut evaluasi transisi bertahan dan penyelesaian akhir akan menjadi menu utama sesi latihan sebelum terbang ke Vietnam. Statistik duel udara yang dimenangi Indonesia (12 kali berbanding 6 Kamboja) dinilai perlu ditingkatkan lagi karena Vietnam punya postur lebih seimbang dalam bola-bola atas.
Kemenangan besar di laga perdana meletakkan Indonesia di posisi puncak klasemen sementara Grup B dengan selisih gol +5. Dukungan puluhan ribu suporter yang memadati GBK menjadi energi tambahan yang tidak bisa diabaikan. Meski begitu, peringatan dari Erick Thohir menjadi pengingat bahwa jalan menuju trofi juara masihlah panjang, dan ujian sesungguhnya baru akan dimulai di My Dinh National Stadium akhir pekan nanti.
Comments (0)