Uang Saku Peserta Magang Nasional 2026 Rp 150 Ribu Per Bulan, Sepenuhnya Ditanggung APBN

Beritainti.com, Jakarta — Pemerintah memastikan program magang nasional gelombang kedua akan kembali digulirkan mulai Juli 2026 dengan sejumlah peningkatan signifikan. Kabar baik bagi lulusan bar

Jul 08, 2026 - 06:19
0 1
Uang Saku Peserta Magang Nasional 2026 Rp 150 Ribu Per Bulan, Sepenuhnya Ditanggung APBN

Beritainti.com, Jakarta — Pemerintah memastikan program magang nasional gelombang kedua akan kembali digulirkan mulai Juli 2026 dengan sejumlah peningkatan signifikan. Kabar baik bagi lulusan baru, kuota peserta tahun ini ditambah menjadi 150 ribu orang, naik 50 persen dari gelombang pertama yang hanya menampung 100 ribu peserta.

Program ini terbuka lebar bagi lulusan baru dari jenjang diploma maupun sarjana yang ingin mengasah keterampilan dan mendapatkan pengalaman kerja profesional. Kepastian lain yang dinanti-nanti para calon peserta adalah skema pendanaan uang saku. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pemerintah akan menanggung penuh biaya uang saku peserta, menepis wacana sebelumnya yang mengusulkan pembagian beban antara pemerintah dan perusahaan.

"Kemudian ada wacana awalnya bahwa uang sakunya itu sharing, tapi akhirnya kami memutuskan sama seperti angkatan pertama. Jadi, 100% ditanggung oleh pemerintah," ujar Yassierli dalam konferensi pers di kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Rabu (18/6/2026).

Keputusan ini disambut positif mengingat uang saku sebesar 150 ribu rupiah per bulan menjadi salah satu komponen penting yang membantu peserta magang memenuhi kebutuhan dasar selama mengikuti program. Dengan skema pembiayaan penuh dari APBN, pemerintah berharap tidak ada lagi kendala finansial yang menghambat partisipasi talenta-talenta muda terbaik bangsa.

Program magang nasional sendiri dirancang sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan industri. Melalui program ini, lulusan baru diharapkan dapat memperoleh kompetensi praktis yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, sekaligus membangun jejaring profesional sejak dini. Peningkatan kuota menjadi 150 ribu peserta menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

Menurut laporan yang dihimpun media kami, pelaksanaan program gelombang pertama sebelumnya mendapat respons antusias dari kalangan industri. Banyak perusahaan yang menyatakan minatnya untuk menjadi mitra magang karena terbantu dengan kehadiran tenaga kerja muda yang energik dan siap belajar. Dengan berlanjutnya program ini ke gelombang kedua, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pencari kerja pemula diharapkan semakin solid dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan nasional yang tangguh.

Informasi lebih rinci mengenai tata cara pendaftaran dan persyaratan peserta diperkirakan akan segera diumumkan Kemnaker dalam waktu dekat. Para lulusan baru yang berminat disarankan untuk terus memantau pengumuman resmi dari kementerian terkait agar tidak ketinggalan kesempatan berharga ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Nasional. Reporter ringkasan peristiwa penting.

Comments (0)

User