Tri Tito Apresiasi Langkah Pemkab Belu Registrasi 35 Posyandu untuk 6 Bidang SPM
Ketua Umum Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Tri Tito Karnavian, memberikan apresiasi tinggi terhadap Pemerintah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang telah melakukan regis
Ketua Umum Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Tri Tito Karnavian, memberikan apresiasi tinggi terhadap Pemerintah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang telah melakukan registrasi terhadap 35 unit Posyandu. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya transformasi Posyandu menuju enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Tri Tito dalam kegiatan Temu Kader dan Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM yang digelar di Kelurahan Tulamalae, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, pada Jumat (26/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa proses registrasi yang telah dilakukan bukan sekadar pendataan administratif formal. Lebih dari itu, registrasi menjadi indikator kesiapan setiap Posyandu dalam menyelenggarakan pelayanan yang lebih komprehensif bagi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Perkuat Fondasi Pelayanan Masyarakat
Melalui laporan dari lapangan yang diterima media kami, transformasi Posyandu menjadi lembaga yang menangani enam bidang SPM merupakan terobosan strategis untuk mendekatkan layanan esensial kepada warga. Enam bidang yang dimaksud mencakup sektor kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan sosial. Dengan registrasi ini, 35 Posyandu di Kabupaten Belu diproyeksikan mampu menjadi simpul utama dalam memberikan layanan yang lebih terintegrasi.
Registrasi ini merupakan bentuk komitmen nyata. Ini menandakan bahwa Posyandu di Kabupaten Belu siap bertransformasi dan tidak hanya fokus pada penimbangan balita, tetapi juga merespons berbagai kebutuhan dasar warga di enam bidang tersebut.
Tri Tito juga secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para kader Posyandu yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan kesehatan dan sosial di tingkat komunitas. Menurutnya, peran ibu-ibu kader sangat vital dalam menggerakkan program ini hingga ke pelosok, termasuk di wilayah seperti Kelurahan Tulamalae.
Pemerintah Kabupaten Belu dinilai telah mengambil langkah progresif dalam merealisasikan arahan pusat terkait penguatan kelembagaan Posyandu. Dengan terdaftarnya 35 Posyandu sebagai penerima layanan enam SPM, diharapkan terjadi peningkatan kualitas hidup masyarakat yang lebih merata. Kegiatan temu kader yang berlangsung hangat ini juga menjadi ajang monitoring langsung terhadap implementasi program di lapangan. Informasi yang dihimpun Beritainti.com menyebutkan, antusiasme warga dan komitmen pemerintah daerah setempat menjadi modal besar dalam menyukseskan transformasi ini secara berkelanjutan.
Comments (0)