SUV Listrik Boxy Wuling Rp 200 Jutaan, Akankah Laris di Indonesia?

Jul 06, 2026 - 03:39
0 0
SUV Listrik Boxy Wuling Rp 200 Jutaan, Akankah Laris di Indonesia?

Pasar otomotif Tanah Air kembali diramaikan dengan potensi kehadiran SUV listrik bergaya retro yang mengusung desain unik. Media kami mendapat kesempatan untuk mengabadikan langsung sosok Baojun Yep Plus di Liuzhou, Guangxi, China. Menariknya, jika model ini nantinya resmi dipasarkan di Indonesia, hampir dipastikan akan berada di bawah naungan merek Wuling. Pertanyaannya, dengan banderol yang cukup terjangkau, akankah mobil ini menjadi primadona baru di segmen kendaraan listrik nasional?

Desain Retro "Square Box+" dengan Dimensi Ringkas

Baojun Yep Plus tampil dengan bahasa desain yang disebut "Square Box+", sebuah pendekatan yang terinspirasi dari mobil-mobil off-road klasik. Hal ini tercermin dari siluet kotak (boxy) yang kaku, lampu belakang berbentuk bulat retro, serta pintu bagasi model side-opening yang membuka ke samping—mirip seperti yang ditemui pada Suzuki Jimny atau Toyota Land Cruiser, bukan model liftback konvensional seperti kebanyakan SUV modern. Dimensinya tergolong kompak, dengan panjang 3.996 mm, lebar 1.760 mm, dan tinggi 1.726 mm, serta wheelbase 2.560 mm. Ukuran ini membuatnya lincah untuk bermanuver di perkotaan namun tetap menawarkan ruang kabin yang cukup lega.

Interior Modern dan Fitur Terbaru

Ini merupakan versi facelift 2026, bukan model awal yang diperkenalkan pada 2024. Salah satu pembaruan signifikan terlihat pada layar infotainment sentuh di bagian tengah yang kini berukuran 12,8 inci, memberikan kesan lebih modern dan fungsional. Sementara itu, panel instrumen di belakang kemudi tetap mempertahankan ukuran 8,8 inci. Kombinasi ini menawarkan pengalaman berkendara yang intuitif dengan akses mudah ke berbagai fitur hiburan dan navigasi.

Performa Baterai dan Harga Kompetitif

Dari sisi performa, Baojun Yep Plus dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 41,9 kWh yang dipasok oleh Guoxuan High-Tech. Berdasarkan siklus pengujian CLTC, jarak tempuhnya diklaim mencapai 401 km dalam sekali pengisian daya—sebuah angka yang terbilang kompetitif untuk SUV listrik kompak di kelasnya. Keunggulan baterai LFP sendiri dikenal lebih aman, tahan lama, dan memiliki siklus hidup yang panjang.

Soal harga, di pasar China mobil ini dijual dengan banderol mulai dari 93.800 yuan atau sekitar Rp 210 juta. Dengan rentang harga yang bersahabat dan spesifikasi yang menjanjikan, tidak heran jika kemudian muncul spekulasi bahwa Wuling akan memboyongnya ke Indonesia. Apalagi, Wuling sudah memiliki basis produksi dan jaringan distribusi yang kuat di Tanah Air, yang tentunya dapat menekan biaya dan membuat harga jual tetap kompetitif.

Lantas, jika Baojun Yep Plus benar-benar meluncur di Indonesia dengan label Wuling dan banderol di kisaran Rp 200 jutaan, akankah Anda tertarik untuk memilikinya?

Segmen SUV listrik kompak dengan harga terjangkau memang masih terbuka lebar, dan kehadiran model dengan desain unik serta fitur mumpuni seperti ini berpotensi mengubah peta persaingan. Dengan karakter desain yang berbeda dari kebanyakan SUV listrik yang beredar saat ini, Baojun Yep Plus bisa menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mendambakan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan gaya dan kepraktisan. Kita tunggu saja langkah resmi Wuling selanjutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User