Survei Litbang Kompas: Citra Positif Polri Melonjak ke Angka 71,5%, Tertinggi dalam Beberapa Tahun
Beritainti.com, Jakarta - Tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan tren peningkatan yang menggembirakan. Berdasarkan hasil survei terbaru yang diri
Beritainti.com, Jakarta - Tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan tren peningkatan yang menggembirakan. Berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh Litbang Kompas, citra positif Polri berhasil menembus angka 71,5%. Angka ini menandai sebuah lonjakan signifikan yang belum pernah terjadi dalam beberapa periode sebelumnya. Kabar baik ini menjadi angin segar bagi institusi penegak hukum di tanah air yang kerap kali mendapat sorotan tajam dari masyarakat.
Menurut laporan yang dihimpun oleh tim redaksi, survei ini dilakukan dalam rentang waktu 9 hingga 18 April 2026. Sebanyak 1.200 responden dilibatkan dalam proses pengambilan data ini, yang tersebar secara merata di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Untuk memastikan keakuratan data, pihak Litbang Kompas menggunakan metode wawancara tatap muka sepenuhnya. Dengan metodologi yang ketat tersebut, riset ini mengklaim memiliki margin of error yang relatif kecil, yakni hanya sebesar 2,83%, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95%.
Faktor Pendorong Kenaikan Kepercayaan Publik
Peningkatan persentase kepercayaan ini tidak lepas dari berbagai upaya transformasi internal yang digencarkan oleh Korps Bhayangkara. Pengamat kepolisian dari lembaga riset independen menyebut bahwa pendekatan humanis dan transparansi dalam penanganan kasus menjadi kunci utama. Polri dianggap semakin terbuka dalam menerima kritik dan saran, serta responsif terhadap laporan masyarakat. Program-program seperti pemolisian masyarakat (Polmas) dan quick response patroli digital dinilai efektif mendekatkan institusi ini kepada warga.
“Pencapaian 71,5% ini adalah bukti kerja keras seluruh personel Polri. Ini adalah hasil dari instruksi Presiden untuk terus memperbaiki pelayanan publik dan menindak tegas anggota yang melanggar,” ujar seorang sumber internal Mabes Polri.
Meski demikian, tantangan berat masih menanti. Publik masih menaruh ekspektasi tinggi terhadap pemberantasan korupsi internal dan penyelesaian kasus-kasus besar yang selama ini menjadi pekerjaan rumah. Oleh karena itu, institusi Polri diharapkan tidak cepat berpuas diri. Survei ini sekaligus menjadi cermin bahwa masyarakat masih menanti konsistensi Polri dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Jika tren positif ini dapat dipertahankan, bukan tidak mungkin kepercayaan publik akan terus merangkak naik menuju level yang lebih ideal di masa mendatang.
Comments (0)