SURABAYA — KAKI Jatim Apresiasi Dedikasi Polri di Hari Bhayangkara Ke-80

SURABAYA — Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli 2026, tidak hanya menjadi perayaan institusi, tetapi juga pengingat akan korelasi langsung ant

Jul 08, 2026 - 03:37
0 1

SURABAYA — Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli 2026, tidak hanya menjadi perayaan institusi, tetapi juga pengingat akan korelasi langsung antara stabilitas keamanan dan iklim investasi di daerah. Komite Anti Korupsi Indonesia Jawa Timur (KAKI Jatim) melalui Ketuanya, Moh Hosen, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas dedikasinya menjaga kondusivitas wilayah yang menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi.

Dalam perspektif bisnis, keamanan adalah public good yang menentukan biaya transaksi dan persepsi risiko investor. Realisasi investasi di Jawa Timur pada triwulan I–2026 tercatat mencapai Rp68,4 triliun, tumbuh 9,7% year-on-year, menurut data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jatim—sebuah capaian yang tidak lepas dari kepercayaan pasar terhadap stabilitas keamanan setempat.

“Dengan adanya Polri, keamanan dan ketertiban masyarakat terjangkau. Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80, semoga Polri tetap jaya dan setia menjadi abdi negara,” ujar Moh Hosen.

Apresiasi dan Peran Strategis Polri

Moh Hosen menekankan bahwa Polri memiliki peran strategis bukan sekadar penegak hukum, melainkan sebagai katalisator ekosistem bisnis yang sehat. Penanganan konflik sosial, pengamanan proyek strategis, hingga perlindungan terhadap dunia usaha dari praktik pungutan liar menciptakan kepastian berusaha yang dihargai pelaku pasar.

KAKI Jatim menilai sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat sipil merupakan kunci menjaga iklim usaha yang bersih. “Kami berharap Polri terus menjaga integritas dan komitmennya dalam memberikan rasa aman, sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” imbuhnya.

Harapan ke Depan: Sinergi untuk Iklim Investasi Kondusif

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 diharapkan menjadi titik tolak penguatan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan pelaku usaha. Beberapa poin penting yang digarisbawahi KAKI Jatim meliputi:

  • Profesionalisme dan presisi dalam pelayanan publik, termasuk percepatan perizinan yang terkait rekomendasi keamanan.
  • Integritas anti-korupsi sebagai pilar tata kelola keamanan yang mendukung iklim investasi.
  • Pengawalan proyek-proyek nasional dan daerah untuk memastikan cost overrun tidak terjadi akibat gangguan keamanan.
  • Peningkatan indeks persepsi korupsi melalui pengawasan berlapis antara kepolisian dan lembaga swadaya masyarakat.

Dari sudut ekonomi-politik, sinergi ini berkontribusi pada risk premium yang lebih rendah bagi investor, terutama di sektor padat karya dan infrastruktur. Investor institusi cenderung menimbang stabilitas keamanan sebagai variabel utama dalam model valuasi proyek jangka panjang.

Dengan tema “Polri Presisi Mendukung Pembangunan Nasional”, institusi kepolisian dituntut tidak hanya hadir sebagai penjaga ketertiban, tetapi juga sebagai fasilitator pertumbuhan. “Kami dari KAKI Jatim mengucapkan terima kasih atas dedikasi Polri selama ini. Semoga Polri tetap jaya dan setia menjadi abdi negara dalam mengawal keutuhan NKRI serta memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat Indonesia,” pungkas Moh Hosen.

Peringatan ini menjadi momen strategis untuk menegaskan kembali bahwa stabilitas keamanan adalah prasyarat mutlak bagi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User