Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza!

Gaza City — Kelompok Hamas secara resmi mengumumkan pembubaran badan pemerintahan yang selama hampir dua dekade terakhir berkuasa di Jalur Gaza. Keputusan ini membuka jalan bagi pembentukan komite

Jul 08, 2026 - 04:28
0 1
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza!

Gaza City — Kelompok Hamas secara resmi mengumumkan pembubaran badan pemerintahan yang selama hampir dua dekade terakhir berkuasa di Jalur Gaza. Keputusan ini membuka jalan bagi pembentukan komite teknokratis Palestina yang akan bertugas menjalankan roda pemerintahan sipil di wilayah yang telah lama dilanda konflik tersebut.

Langkah tersebut menandai perubahan politik yang sangat signifikan bagi Hamas. Organisasi ini pertama kali berhasil menguasai Jalur Gaza secara penuh pada tahun 2007, saat para anggotanya merebut kembali kendali wilayah itu dari tangan gerakan saingannya, Fatah. Selama kurun waktu hampir 20 tahun, Hamas tidak hanya berperan sebagai kekuatan bersenjata, tetapi juga mengelola berbagai urusan administrasi dan layanan publik bagi jutaan warga Gaza.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritainti.com, rencana pengunduran diri Hamas dari jabatan pemerintahan sebenarnya telah mengemuka sejak gencatan senjata dengan Israel diberlakukan di Jalur Gaza pada Oktober tahun lalu. Dalam berbagai kesempatan, Hamas menyatakan kesiapannya untuk mundur dari urusan pemerintahan sehari-hari, memberikan isyarat kuat bahwa mereka ingin fokus pada agenda perlawanan dan politik makro, sambil menyerahkan tata kelola sipil kepada para teknokrat.

Pembubaran badan pemerintahan Hamas setelah mendominasi Jalur Gaza selama hampir dua dekade merupakan titik balik sejarah yang bisa membuka babak baru dalam politik Palestina.

Namun demikian, masalah pelik mengenai perlucutan senjata hingga saat ini masih belum terselesaikan. Isu tersebut terus menjadi hambatan besar dalam upaya mencapai stabilitas berkelanjutan di Gaza. Transisi kekuasaan dari Hamas ke komite teknokratis juga menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas pemerintahan di tengah kondisi pasca-konflik yang masih rapuh, serta bagaimana dinamika ke depan antara berbagai faksi Palestina, terutama Hamas dan Fatah.

Media kami akan terus mengawal perkembangan transisi politik ini secara mendalam. Publik internasional dan regional kini menatap apakah langkah Hamas ini akan membuka ruang rekonsiliasi nasional Palestina, atau justru menciptakan dinamika politik baru yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jalur Gaza.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Editor Politik. Editor ringkasan kebijakan dan pemilu.

Comments (0)

User