Sentuhan Allegri ke Bastoni Warnai Sengitnya Derby Milan

MILAN — Laga bertajuk Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (8/3/2026), berakhir dengan skor 2-2. Namun, yang paling diingat dari duel ini bukan se...

Jul 28, 2026 - 00:01
0 0
Sentuhan Allegri ke Bastoni Warnai Sengitnya Derby Milan

MILAN — Laga bertajuk Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (8/3/2026), berakhir dengan skor 2-2. Namun, yang paling diingat dari duel ini bukan sekadar papan skor, melainkan momen unik saat pelatih Rossoneri, Massimiliano Allegri, menyentuh kepala bek Nerazzurri, Alessandro Bastoni, di tengah ketegangan laga.

Jalannya Pertandingan: Laga Sengit Tanpa Henti

Sejak peluit awal dibunyikan, tempo tinggi langsung diperagakan kedua tim. Inter yang tampil dengan formasi 3-5-2 mengandalkan serangan balik cepat lewat sayap, sementara Milan dengan 4-2-3-1 lebih mendominasi penguasaan bola hingga 58%. Hanya butuh 12 menit bagi tuan rumah untuk membuka keunggulan. Memanfaatkan umpan terukur Rafael Leao, striker anyar Milan, Julian Alvarez, menaklukkan Yann Sommer lewat sepakan first-time yang bersarang di sudut kiri bawah gawang. Skor 1-0 untuk Milan.

Inter merespons lewat tekanan tinggi. Menit ke-23, Lautaro Martinez melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti yang masih bisa dimentahkan kiper Mike Maignan. Tekanan berbuah hasil pada menit ke-34 ketika Hakan Calhanoglu melepaskan tendangan bebas melengkung yang tak mampu dijangkau Maignan. Skor berubah 1-1. Babak pertama berakhir dengan intensitas tinggi dan total 14 tembakan dari kedua tim.

Memasuki babak kedua, Allegri memasukkan Christian Pulisic untuk menambah daya gedor. Keputusan itu tepat. Menit ke-58, Pulisic mengirim assist silang yang ditanduk Nico Schlotterbeck—bek tengah yang naik membantu serangan—menjadi gol. Milan unggul 2-1. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Inter meningkatkan penguasaan bola dan pada menit ke-73, Marcus Thuram menyamakan kedudukan lewat skema operan satu-dua dengan Nicolo Barella, memanfaatkan celah di antara bek Milan. Skor 2-2 menjadi hasil akhir, meski shots on target kedua tim cukup tinggi: Milan 7, Inter 5.

Momen Allegri dan Bastoni: Antara Sportivitas atau Provokasi?

Insiden paling mencuri perhatian terjadi di menit ke-81. Saat Bastoni terjatuh di dekat area teknis setelah duel udara dengan Alvaro Morata, Allegri yang berdiri di pinggir lapangan tiba-tiba berjalan mendekat dan menyentuh kepala sang pemain. Gestur itu langsung memicu reaksi keras dari kubu Inter. Simone Inzaghi terlihat berteriak protes ke asisten wasit, sementara Bastoni tampak bingung namun kemudian tersenyum kecil. Wasit Daniele Chiffi tidak mengeluarkan kartu, namun momen itu terekam kamera dan viral dalam hitungan menit.

Banyak pihak menilai sentuhan itu sebagai bentuk provokasi terselubung, mengingat rivalitas panas kedua tim. Namun, pengamat Serie A, Paolo Condo, menyebutnya sebagai gestur ambigu yang bisa dibaca sebagai penghormatan terhadap pemain muda yang tampil solid sepanjang laga. "Ini bukan insiden pertama Allegri dengan pemain lawan. Dia selalu ekspresif di area teknis," ujar Condo dalam siaran Sky Sport Italia. "Tapi menyentuh pemain tim rival, apalagi di derby sepanas ini, jelas bukan tindakan normal."

Statistik Kunci dan Analisis Taktik

Sepanjang 90 menit, penguasaan bola memang dikuasai Milan (58% berbanding 42%), namun Inter lebih efisien dalam membangun serangan dari bawah. Akurasi operan Inter mencapai 87%, sedikit di atas Milan yang 84%. Jumlah pelanggaran cukup tinggi: Milan melakukan 14 pelanggaran, Inter 16, mencerminkan tensi laga yang panas. Kartu kuning keluar untuk Sandro Tonali (Milan) menit ke-41 dan Federico Dimarco (Inter) menit ke-67. VAR sempat memeriksa potensi penalti untuk Inter di menit 87, tetapi wasit memutuskan tidak ada pelanggaran.

Formasi Milan yang cair memungkinkan Theo Hernandez dan Davide Calabria sering naik membantu serangan, namun itu membuka ruang di belakang yang dieksploitasi oleh Thuram dan Martinez. Di sisi lain, duet Bastoni dan Benjamin Pavard di jantung pertahanan Inter tampil kokoh, memenangi 67% duel udara dan membuat frustrasi lini depan Milan.

Dengan hasil ini, AC Milan tetap di posisi dua klasemen sementara dengan 62 poin, sementara Inter di peringkat tiga dengan 60 poin. Persaingan Scudetto masih terbuka lebar, dan derby ini menjadi bukti bahwa kedua tim Milan akan saling jegal hingga pekan terakhir.

Reaksi Pelatih Pasca-Laga

Dalam konferensi pers usai laga, Allegri membela gesturnya. "Saya hanya menghargai Bastoni. Dia bek hebat, dan insiden itu spontan, bukan untuk memprovokasi," kata Allegri. "Saya mengenalnya sejak ia bermain di Atalanta. Tidak ada maksud buruk." Sementara itu, Inzaghi menanggapi dengan dingin. "Saya tidak mau berkomentar soal itu. Yang penting tim saya menunjukkan karakter untuk bangkit dua kali. Kami layak dapat poin."

Fans Milan di Curva Sud memberikan aplaus untuk perjuangan tim, namun sorakan lebih banyak tertuju pada momen Allegri-Bastoni yang langsung menjadi bahan meme di media sosial. Apapun tafsirnya, satu hal pasti: Derby della Madonnina edisi ini akan dikenang bukan saja karena empat gol, tetapi juga satu sentuhan yang memicu ribuan komentar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User