Sahabat Kenang Mendiang Dokter Icha: Sosok Rajin dan Ramah Kepada Semua Orang

Kepergian dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni, yang akrab disapa Icha, menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya. Dokter muda berusia 27 tahun itu ditemukan meninggal dunia dalam kondi

Jul 07, 2026 - 23:32
0 1
Sahabat Kenang Mendiang Dokter Icha: Sosok Rajin dan Ramah Kepada Semua Orang

Kepergian dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni, yang akrab disapa Icha, menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya. Dokter muda berusia 27 tahun itu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di kediamannya. Dari hasil investigasi sementara, Icha diduga mengakhiri hidupnya sendiri karena tekanan psikologis yang berat, yang salah satunya dipicu oleh intimidasi dari dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tenggara Utara. Meski tragedi itu terjadi, kenangan akan kebaikan almarhumah tetap hidup di hati para sahabatnya.

Salah satu sahabat dekat Icha, dr. Pito Jella, mengenang almarhumah sebagai pribadi yang penuh semangat dan selalu menghargai semua orang tanpa pandang bulu. Dalam sebuah kesempatan, Pito menuturkan awal mula persahabatan mereka yang telah terjalin selama satu dekade—tepatnya sejak keduanya sama-sama mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana, Kupang, pada tahun 2016.

Pribadi yang Tak Pernah Membedakan Status

Menurut Pito, Icha bukan sekadar teman sekelas biasa. Ia adalah sahabat yang selalu siap membantu, baik dalam urusan akademik maupun di luar perkuliahan. “Kami sudah berteman selama sepuluh tahun. Dari awal masuk kuliah, Icha itu selalu rajin, disiplin, dan enggak pernah pilih-pilih teman. Dia ramah ke semua orang, dari cleaning service sampai dosen,” kenang Pito kepada tim kami.

“Dia itu tipe orang yang kalau melihat temannya kesulitan, pasti langsung menawarkan bantuan. Bahkan, dia sering mengajak kami belajar bersama, dan tidak pernah sombong meskipun dia pintar,” ujar Pito dengan nada sendu.

Pito juga menambahkan, Icha selalu menjadi sosok penengah di antara teman-temannya jika terjadi perselisihan. “Dia tidak suka ada yang bertengkar. Selalu mencoba mendamaikan dan mengingatkan kami untuk tetap kompak,” imbuhnya. Sifat Icha yang hangat dan penuh pengertian itu, kata Pito, menjadi salah satu alasan mengapa kepergiannya begitu mengejutkan banyak pihak.

Prestasi dan Perjuangan Sang Dokter Muda

Setelah lulus dari jenjang pendidikan kedokteran, Icha menjalani masa penempatan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Ia dikenal sebagai dokter yang telaten dan penuh empati terhadap pasien. Rekan-rekan sejawatnya di Puskesmas tempat ia bertugas menggambarkan Icha sebagai sosok yang tak kenal lelah dalam melayani masyarakat. Bahkan, di tengah tekanan pekerjaan yang tinggi, Icha selalu menyempatkan diri untuk tersenyum dan menyapa pasien dengan ramah.

Namun, di balik senyumnya yang ceria, Icha menyimpan luka yang tak kasat mata. Kasus intimidasi yang dialaminya dari para wakil rakyat diduga menjadi pukulan telak bagi kestabilan emosinya. Meski begitu, sahabatnya yakin bahwa Icha bukanlah orang yang lemah. “Icha itu sebenarnya orang yang kuat. Tapi mungkin ini ujian yang terlalu berat untuk dipikul sendirian,” kata Pito.

Duka Mendalam dan Seruan untuk Peduli Kesehatan Mental

Kepergian Icha bukan hanya meninggalkan duka, tetapi juga membuka mata banyak orang tentang pentingnya dukungan kesehatan mental. Para sahabat dan keluarga berharap agar kasus serupa tidak terulang. Mereka menekankan perlunya lingkungan yang aman dan suportif, terutama bagi para tenaga kesehatan yang kerap berada di bawah tekanan besar.

“Kami kehilangan seorang sahabat, seorang dokter yang berdedikasi. Semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap orang-orang di sekitar kita. Jangan biarkan teman kita berjuang sendirian,” tutup Pito dengan mata berkaca-kaca.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga inti Icha masih belum memberikan pernyataan resmi. Pihak kepolisian setempat juga masih mendalami motif di balik tindakan nekat sang dokter, termasuk memeriksa dugaan keterlibatan dua anggota DPRD yang disebut-sebut melakukan intimidasi. Yang pasti, sosok Icha akan selalu dikenang sebagai pribadi yang rajin, ramah, dan penuh kasih sayang terhadap sesama.

Pembaca yang budiman, informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Apabila Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala depresi atau memiliki kecenderungan pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera konsultasikan persoalan Anda kepada tenaga profesional seperti psikolog, psikiater, atau kunjungi klinik kesehatan mental terdekat. Anda tidak sendiri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Editor Ekonomi. Editor ringkasan isu bisnis dalam poin inti.

Comments (0)

User