Barcelona, Beritainti — Nama Frenkie de Jong kembali menghangat di bursa transfer musim panas 2022. Gelandang asal Belanda itu menjadi target utama Manchester United, namun hingga kini belum ada kesepakatan resmi antara kedua klub. Situasi ini menciptakan salah satu saga transfer paling alot di jendela musim panas, dengan Barcelona bertahan pada valuasi tinggi sementara MU terus melayangkan pendekatan.
Profil dan Peran di Barcelona
De Jong, yang lahir pada 12 Mei 1997, dikenal sebagai gelandang dengan visi permainan luar biasa dan kemampuan distribusi bola presisi. Sejak bergabung dari Ajax Amsterdam pada 2019, ia telah mencatatkan lebih dari 100 penampilan untuk Blaugrana. Musim 2021/2022, ia tampil dalam 32 laga La Liga dengan rata-rata penguasaan bola mencapai 89% dan akurasi umpan 91,4% di area tengah. Dalam formasi 4-3-3 racikan Xavi Hernandez, De Jong kerap beroperasi sebagai interior kiri atau pivot, mengontrol tempo serangan dari lini kedua.
Peran gandanya sebagai pengatur serangan dan pemutus bola membuatnya menjadi aset berharga. Statistik menunjukkan ia rata-rata melakukan 1,8 dribel sukses per pertandingan dan 1,3 intersep di liga domestik. Kemampuan membawa bola dari belakang ke depan menjadi daya tarik utama bagi klub yang ingin memperkuat lini tengah.
Ketertarikan Manchester United
Manchester United, yang finis di posisi keenam Premier League musim 2021/2022 dengan 58 poin, tengah membangun ulang skuad di bawah pelatih baru Erik ten Hag. Ten Hag, yang pernah membesut De Jong di Ajax, menjadikannya prioritas nomor satu. MU membutuhkan gelandang pengatur serangan setelah Paul Pogba dan Nemanja Matic meninggalkan klub dengan status bebas transfer. Rata-rata penguasaan bola MU musim lalu hanya 52,3% — tertinggal jauh dari Manchester City (68,1%) dan Liverpool (63,4%). Kedatangan De Jong diyakini dapat meningkatkan kontrol permainan.
Manajemen MU dikabarkan telah menyiapkan tawaran senilai 75 juta euro plus bonus. Namun Barcelona, yang masih memiliki masalah batas gaji La Liga, bersikeras pada angka 85 juta euro. Direktur sepak bola Barcelona, Mateu Alemany, sempat menyatakan bahwa klub tidak akan melepas pemain kunci di bawah harga pasar.
"Kami menghormati kontrak yang ada. Frenkie adalah pemain penting, tetapi dalam sepak bola modern, segala kemungkinan bisa terjadi jika semua pihak sepakat," ujar seorang sumber internal Barcelona tanpa menyebut nama.
Dinamika Finansial dan Pilihan Pemain
Di sisi lain, De Jong dilaporkan masih nyaman di Camp Nou. Ia memiliki sisa kontrak hingga 2026 dengan klausul pelepasan 400 juta euro. Gaji bersihnya mencapai 14 juta euro per tahun — salah satu yang tertinggi di skuad. Barcelona menghadapi tekanan untuk menyeimbangkan neraca keuangan, sehingga penjualan pemain bernilai tinggi menjadi opsi realistis.
MU berupaya meyakinkan De Jong dengan proyek jangka panjang Ten Hag, termasuk jaminan peran sentral di starting XI. Jika transfer terwujud, ia diproyeksikan menjadi poros lini tengah bersama Bruno Fernandes, membentuk duet kreatif dengan total 17 assist liga musim lalu. Namun, negosiasi masih berjalan alot. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kesepakatan final antara Barcelona dan Manchester United.
Yang jelas, saga De Jong akan terus menjadi sorotan hingga batas akhir bursa transfer. Barcelona ingin mempertahankan kualitas skuad, MU mendesak untuk memperkuat area vital, dan sang pemain berada di persimpangan karier. Semua mata kini tertuju pada Camp Nou dan Old Trafford, menanti langkah berikutnya dalam salah satu transfer paling dinanti musim panas ini.
Comments (0)