Skor akhir 2-1 untuk Real Madrid atas Inter Milan dalam lanjutan Liga Champions di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Selasa, 8 September 2026. Laga berjalan ketat sejak menit pertama, dengan penguasaan bola 54 persen milik tuan rumah berbanding 46 persen untuk Nerazzurri. Duel individu antara Trent Alexander-Arnold dan Marcus Thuram menjadi salah satu momen paling menarik sepanjang 90 menit.
Menit ke-23, Alexander-Arnold melepaskan umpan silang terukur dari sisi kanan, memaksa bek Inter Milan menanduk bola keluar lapangan. Statistik mencatat full-back Inggris itu menorehkan 5 umpan kunci dan 3 tekel sukses pada babak pertama. Sementara Thuram, striker Prancis, tercatat 4 dribel sukses dan 2 shots on target yang membuat lini belakang Madrid waspada sepanjang pertandingan.
Babak Pertama: Tekanan Tinggi dan Gol Pembuka
Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Real Madrid membuka ruang lebar di kedua sayap. Menit ke-11, Vinicius Junior nyaris membuka skor setelah menerima umpan terobosan dari Jude Bellingham, tetapi sepakannya masih menyentuh tiang kanan gawang Inter Milan. Nerazzurri merespons melalui skema serangan balik cepat yang dipimpin Nicolo Barella dan Thuram.
Gol pembuka lahir pada menit ke-34. Alexander-Arnold mengirim assist kedua di laga ini setelah umpan silangnya diselesaikan Kylian Mbappe dengan sepakan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Wasit sempat mengecek VAR terkait potensi offside, namun keputusan tetap mengesahkan gol karena posisi Mbappe berada sejajar dengan bek terakhir Inter Milan. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Statistik babak pertama mencatat 6 shots on target untuk Madrid dan 4 shots on target untuk Inter Milan. Pelatih Inter Milan terlihat beberapa kali memberikan instruksi kepada Thuram agar lebih agresif menekan sisi kanan pertahanan Madrid, area yang dijaga Alexander-Arnold.
Babak Kedua: Thuram Membalas, Madrid Menutup Laga
Inter Milan menyamakan kedudukan pada menit ke-52. Thuram melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti setelah menerima umpan pendek Federico Dimarco. Bola bersarang di sudut kiri gawang tanpa mampu dijangkau kiper Madrid. Skor 1-1 membuat tensi pertandingan meningkat tajam.
Menit ke-67, pelatih Madrid memasukkan gelandang tambahan untuk memperkuat lini tengah dan mengubah formasi menjadi 4-2-3-1. Perubahan ini membuat Alexander-Arnold lebih leluasa naik membantu serangan. Ia tercatat melakukan 3 intersep dan 7 kali merebut bola sepanjang babak kedua, sekaligus menetralisir pergerakan Thuram di sisi kiri pertahanan Inter Milan.
Gol kemenangan Madrid lahir pada menit ke-78 melalui sundulan Antonio Rudiger memanfaatkan sepak pojok yang diambil Alexander-Arnold. Skor akhir 2-1 untuk tuan rumah. Kartu kuning dikeluarkan wasit kepada dua pemain Inter Milan pada menit ke-81 dan 88 karena pelanggaran taktis menghentikan serangan balik Madrid.
Analisis Statistik: Trent Alexander-Arnold vs Marcus Thuram
Duel personal keduanya menjadi cerminan pertarungan taktik kedua tim. Alexander-Arnold mencatatkan 2 assist, 8 umpan kunci, dan akurasi umpan 89 persen. Adapun Thuram menorehkan 1 gol, 5 dribel sukses, dan 3 peluang tercipta. Clean sheet gagal diraih Madrid karena satu gol Thuram, sementara Inter Milan mencatat 12 pelanggaran berbanding 9 milik Madrid.
"Kami tahu laga ini tidak akan mudah. Thuram pemain berbahaya, tapi kami berhasil mengontrol ritme di babak kedua," ujar pelatih Real Madrid dalam konferensi pers usai pertandingan.
Hasil ini membuat Real Madrid mengoleksi 6 poin dari dua laga Liga Champions, sementara Inter Milan tertahan dengan 3 poin. Berikutnya, Madrid akan menghadapi lawan berat di matchday ketiga, sedangkan Inter Milan wajib meraih kemenangan agar tetap bersaing di fase liga. Duel Alexander-Arnold dan Thuram malam ini membuktikan bahwa pertarungan sayap sering menjadi penentu hasil akhir di kompetisi elite Eropa.
Comments (0)