Skor akhir 5-2 untuk Real Madrid atas Celta Vigo di babak 16 besar Copa del Rey, Kamis dini hari WIB. Pesta gol tuan rumah diwarnai penampilan gemilang penyerang muda Endrick yang mencetak dua gol alias brace, menambah koleksi golnya menjadi 4 gol di semua kompetisi musim ini. Bermain di Santiago Bernabeu, Los Blancos tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 61 persen dan melepaskan 8 shots on target dari total 17 percobaan.
Jalannya Pertandingan: Endrick Buka Keran Gol
Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih tuan rumah langsung menekan sejak menit awal. Menit ke-5, Vinicius Junior menusuk dari sisi kiri dan melepaskan umpan silang mendatar, namun sepakan Endrick masih melebar tipis di sisi gawang. Celta Vigo yang mengandalkan skema 4-4-2 bertahan rapat berusaha meredam gelombang serangan, tetapi tekanan Madrid tak terhindarkan.
Menit ke-23, gol pembuka lahir. Umpan terobosan matang dari lini tengah menemukan ruang di antara bek tengah dan bek sayap Celta. Endrick yang berada di posisi onside melepaskan tendangan kaki kanan terukur ke sudut kanan bawah gawang. Kiper Celta tak berkutik. Skor 1-0 untuk Madrid, dan selebrasi emosional Endrick langsung menyala di hadapan pendukung tuan rumah.
Menit ke-38, Celta Vigo menyamakan kedudukan lewat serangan balik cepat. Umpan silang dari sisi kanan diselesaikan dengan sepakan first-time di dalam kotak penalti. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Statistik babak pertama mencatat Madrid unggul penguasaan bola 63 persen dengan 4 shots on target, sementara Celta efisien dengan 2 percobaan tepat sasaran.
Babak Kedua: Brace Endrick dan Pesta Gol Madrid
Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat drastis. Menit ke-52, Madrid kembali unggul lewat sundulan bek tengah dari situasi sepak pojok. Skor 2-1. Tiga menit berselang, Celta nyaris menyamakan kedudukan, namun tendangan gelandangnya membentur tiang gawang. VAR sempat meninjau potensi penalti, tetapi wasit memutuskan tidak ada pelanggaran.
Puncaknya terjadi menit ke-68. Endrick mencetak gol keduanya malam itu lewat penyelesaian dingin setelah menerima assist terobosan dari sisi kanan. Tendangan kaki kirinya menghujam gawang dan membuat skor berubah 3-1. Brace ini menegaskan ketajamannya di kompetisi domestik maupun Eropa musim ini. Menit ke-75, pemain sayap Madrid menambah gol keempat lewat serangan balik cepat berkat assist dari lini tengah, skor 4-1.
Celta Vigo sempat memperkecil kedudukan pada menit ke-82 melalui eksekusi penalti setelah pelanggaran di kotak terlarang. Skor 4-2. Namun Madrid menutup pesta gol di menit ke-89 lewat penyelesaian cerdas di dalam kotak penalti, memastikan skor akhir 5-2. Total shots on target Madrid malam itu mencapai 8, berbanding 4 milik Celta Vigo. Madrid juga mencatatkan 5 kartu kuning, sementara Celta menerima 3 kartu kuning.
Statistik Kunci dan Catatan Pemain
Penguasaan bola 61 persen milik Madrid menunjukkan dominasi penuh di lini tengah. Kemenangan ini juga berarti Madrid mencetak minimal 5 gol dalam dua laga terakhir di kandang. Endrick kini mengoleksi 4 gol musim ini, angka yang istimewa mengingat menit bermainnya yang masih terbatas sebagai penyerang muda. Brace ke gawang Celta Vigo menjadi bukti kualitas penyelesaian akhirnya di dalam kotak penalti.
Dari sisi taktik, formasi 4-3-3 Madrid berhasil mengeksploitasi celah di antara bek sayap dan bek tengah Celta Vigo. Umpan-umpan terobosan diagonal menjadi senjata utama, terlihat dari dua gol yang lahir lewat pola serupa. Sementara itu, Celta Vigo yang mengandalkan 4-4-2 kesulitan mengimbangi intensitas pressing tuan rumah, terutama setelah menit ke-60. Lini belakang mereka harus bekerja ekstra melindungi kiper dari gelombang serangan Madrid.
Reaksi Pelatih dan Prospek Perempat Final
“Endrick menunjukkan ketenangan luar biasa di depan gawang. Dua golnya malam ini adalah hasil kerja keras di latihan. Kami senang bisa melaju ke babak berikutnya dengan performa seperti ini,” ujar pelatih Real Madrid dalam konferensi pers usai pertandingan.
Dengan hasil ini, Real Madrid melaju ke perempat final Copa del Rey dan menjaga ambisi meraih gelar domestik musim ini. Endrick yang terus menunjukkan perkembangan cepat berpotensi menjadi andalan di lini depan pada laga-laga krusial berikutnya. Catatan statistik menunjukkan Madrid selalu mencetak lebih dari dua gol dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, sinyal positif menuju babak perempat final. Bagi Celta Vigo, tersingkirnya mereka menutup perjalanan di Copa del Rey, namun penampilan di babak 16 besar ini tetap menjadi modal berharga untuk kompetisi liga.
Comments (0)