PSSI Optimistis Justin Hubner Bela Timnas di Piala AFF 2026

Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyampaikan perkembangan terbaru soal potensi bergabungnya Justin Hubner ke dalam skuad Garuda untuk ajang Piala...

Jul 28, 2026 - 06:25
0 0
PSSI Optimistis Justin Hubner Bela Timnas di Piala AFF 2026

Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyampaikan perkembangan terbaru soal potensi bergabungnya Justin Hubner ke dalam skuad Garuda untuk ajang Piala AFF 2026. Pernyataan ini sekaligus mengonfirmasi bahwa pintu timnas masih terbuka lebar bagi pemain keturunan yang kini berkostum Wolverhampton Wanderers U-21 tersebut.

Status Terkini dan Harapan Pemanggilan

Dalam sesi jumpa pers virtual yang digelar di Jakarta, Sumardji menegaskan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi intens dengan Hubner serta perwakilannya. "Kami sangat berharap Justin bisa memperkuat Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026," ujar Sumardji. Ia menambahkan bahwa faktor keleluasaan jadwal klub dan adaptasi taktik menjadi pertimbangan utama. Saat ini, Hubner masih terikat kontrak dengan Wolves dan menjadi salah satu pilar di tim muda The Wanderers, sehingga keterlibatannya di turnamen dua tahunan tersebut memerlukan negosiasi khusus.

Rekam Jejak dan Kontribusi di Timnas

Justin Hubner, bek tengah kelahiran Den Bosch, Belanda, 14 September 2005, resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) pada akhir 2023. Ia langsung mendapat panggilan untuk TC dan melakoni debut senior di laga uji coba melawan Libya pada Januari 2024. Sejak saat itu, pemain bertinggi 188 cm itu telah mengoleksi 3 caps tanpa kebobolan. Postur tubuhnya yang ideal serta kemampuan duel udara menjadi aset berharga di jantung pertahanan skuad asuhan Shin Tae-yong.

Statistik menunjukkan bahwa dalam tiga penampilannya bersama timnas, Hubner mencatat rata-rata 82 persen umpan sukses dan memenangi 6,3 duel per laga. Meski baru berusia 20 tahun pada saat Piala AFF 2026 nanti, kematangannya dalam membaca permainan seringkali membuat lini belakang lebih solid. Kehadirannya juga diyakini mampu menambah opsi rotasi, mengingat jadwal padat turnamen yang menerapkan format kandang-tandang di fase grup.

Tantangan Melepas Pemain dari Klub

Meski optimisme membuncah, PSSI tetap realistis. Piala AFF 2026 tidak masuk dalam kalender FIFA, sehingga klub tidak memiliki kewajiban melepas pemain. Hal ini menjadi kendala klasik yang kerap dihadapi negara-negara Asia Tenggara saat menggelar turnamen regional. "Kami paham situasi Wolves, terutama jika mereka masih membutuhkan jasa Justin di skuad utama atau saat kompetisi sedang berjalan. Makanya komunikasi kami lakukan jauh-jauh hari," jelas Sumardji.

Di sisi lain, Wolves U-21 saat ini berkompetisi di Premier League 2 dan Hubner termasuk pemain yang mendapat menit bermain reguler. Pada musim 2025/2026, ia telah tampil dalam 12 pertandingan dan menyumbang 2 gol serta 1 assist. Statistik tersebut menunjukkan bahwa sang pemain tetap produktif meski berposisi sebagai bek. Jika PSSI berhasil melakukan pendekatan secara persuasif, bukan tidak mungkin klub akan memberikan izin dengan catatan tertentu, seperti pelepasan di fase knock-out saja atau setelah menyelesaikan kewajiban akademi.

Dampak Bagi Rencana Taktikal Shin Tae-yong

Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dikenal gemar merotasi pemain di ajang seperti Piala AFF. Pada edisi 2024 lalu, ia mengombinasikan pemain senior dengan wajah-wajah muda. Hadirnya Hubner berpotensi memperkuat kombinasi lini belakang bersama pemain naturalisasi lain seperti Jordi Amat atau Elkan Baggott. Trio bek tengah dengan tinggi rata-rata di atas 190 cm akan menjadi tembok kokoh saat menghadapi tim yang mengandalkan bola-bola atas.

Dari segi organisasi permainan, Hubner bisa dipasang dalam formasi 3-4-3 atau 4-3-3. Kemampuannya mengalirkan bola dari area pertahanan sejalan dengan filosofi build-up yang diterapkan Shin Tae-yong. Analisis data dari laga-laga sebelumnya memperlihatkan bahwa Hubner memiliki rata-rata 4,2 progressive pass per 90 menit, angka yang cukup tinggi untuk ukuran bek tengah di level kelompok umur. Angka ini menjanjikan transisi lebih cepat dari belakang ke lini serang.

Respons Pemain dan Rencana Karier

Sementara itu, dari kubu pemain, Justin Hubner beberapa kali mengungkapkan rasa bangganya bisa membela Indonesia. Melalui akun media sosialnya, ia kerap membagikan momen bersama rekan-rekan di timnas. Kedekatan dengan pemain lain seperti Ronaldo Kwateh, Marselino Ferdinan, dan Pratama Arhan turut menjadi faktor perekat yang memperkuat keinginannya untuk kembali bergabung. "Bela negara adalah mimpi yang jadi kenyataan. Saya akan selalu siap jika dipanggil," tulis Hubner dalam unggahan terbarunya.

Dari kacamata pengembangan karier, tampil di Piala AFF 2026 akan menjadi ajang pamer yang baik. Banyak pencari bakat dari liga-liga Eropa memantau turnamen ini, terbukti dari beberapa pemain Asia Tenggara yang kemudian hijrah ke Eropa setelah tampil gemilang. Dengan usia yang masih sangat muda, Hubner berpeluang menjadikan turnamen ini sebagai batu loncatan untuk menembus tim utama Wolves atau menarik minat klub yang lebih besar.

Target PSSI di Piala AFF 2026

PSSI sendiri memasang target tinggi untuk Piala AFF 2026, yakni meraih gelar juara untuk pertama kalinya dalam sejarah. Setelah beberapa kali nyaris menjadi raja Asia Tenggara, federasi bertekad untuk mewujudkannya dengan persiapan matang. "Kami ingin mengakhiri penantian panjang ini. Karena itu kami berusaha mengikutsertakan pemain-pemain terbaik yang memenuhi syarat," pungkas Sumardji.

Dengan upaya diplomatis yang tengah dilakukan, publik sepak bola Indonesia dapat menantikan kepastian kehadiran Justin Hubner dalam beberapa bulan ke depan. Jika rencana ini berjalan mulus, Garuda akan memiliki tambahan amunisi berharga untuk mengarungi kompetisi paling bergengsi di kawasan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User