Prancis vs Inggris: 10 Gol Spektakuler, Three Lions Raih Peringkat Tiga

Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Inggris berubah menjadi pesta gol yang tak terlupakan. Skor akhir 6-4 untuk kemenangan Three Lions di Stadion Nasional, dengan ...

Jul 19, 2026 - 11:12
0 0
Prancis vs Inggris: 10 Gol Spektakuler, Three Lions Raih Peringkat Tiga

Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Inggris berubah menjadi pesta gol yang tak terlupakan. Skor akhir 6-4 untuk kemenangan Three Lions di Stadion Nasional, dengan total 10 gol tercipta – sebuah rekor baru dalam sejarah Piala Dunia untuk laga tunggal. Dari menit pertama hingga peluit panjang, kedua tim saling serang tanpa ampun. Inggris yang tampil dengan formasi 4-3-3 andalan Gareth Southgate, sementara Didier Deschamps memilih 4-2-3-1 dengan Kylian Mbappé sebagai ujung tombak.

Babak Pertama: Enam Gol dalam 45 Menit Pertama

Laga baru berjalan 7 menit ketika Jude Bellingham menusuk dari sayap kiri, melepaskan umpan silang yang diselesaikan Harry Kane dengan tendangan voli. Skor 1-0 untuk Inggris. Prancis merespon cepat – menit ke-14, Antoine Griezmann memanfaatkan umpan terobosan dari Adrien Rabiot, menaklukkan Jordan Pickford dengan tembakan mendatar. 1-1. Inggris kembali unggul lewat hat-trick menit ke-23 dari Bukayo Saka yang menyambar rebound. Namun Mbappé menunjukkan kelasnya: menit ke-31, ia melewati tiga bek Inggris sebelum melesakkan bola ke sudut gawang. 2-2. Dan sebelum turun minum, Declan Rice mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti (menit ke-39), lalu Mbappé membalas lagi dengan tendangan bebas (menit ke-45+1). Babak pertama ditutup 3-3 dengan enam gol, penguasaan bola 48%-52% untuk Prancis, dan total 9 shots on target.

Babak Kedua: Pertarungan Taktik dan Gol-Gol Kunci

Memasuki babak kedua, Southgate mengubah strategi dengan menarik Phil Foden ke tengah. Hasilnya langsung terlihat: menit ke-55, Foden memberikan assist kepada Marcus Rashford yang masuk menggantikan Saka – tendangan first-time membawa Inggris unggul 4-3. Prancis pusing dan meningkatkan tekanan. Namun di menit ke-68, kesalahan komunikasi lini belakang Prancis dimanfaatkan oleh Kane untuk mencetak gol pertamanya malam itu, 5-3 melalui tusukan jarak dekat. Kylian Mbappé tetap menjadi ancaman: menit ke-79, ia menyelesaikan umpan silang Olivier Giroud untuk menjadi 5-4. Tapi Inggris tak goyah – menit ke-87, James Maddison yang baru masuk memberikan umpan matang kepada Bellingham, yang dengan dingin menaklukkan Hugo Lloris. 6-4 menjadi skor akhir. Total penguasaan bola Inggris 51%, 14 shots on target, dan 2 kartu kuning untuk Prancis.

Analisis Pemain: Bellingham dan Mbappé Bersinar

Jude Bellingham menjadi motor serangan Inggris dengan 2 gol dan 1 assist, plus 7 key passes – statistik tertinggi di lapangan. Ia juga memenangi 12 duel, menunjukkan dominasinya di lini tengah. Di sisi lain, Kylian Mbappé mencetak hat-trick keduanya di turnamen, dengan empat shots on target dan kecepatan lari 34,2 km/jam. Namun pertahanan Prancis yang bocor – khususnya bek tengah Dayot Upamecano yang lima kali kalah duel – membuat timnya gagal membawa pulang medali perunggu. Pelatih Prancis, Didier Deschamps, dalam konferensi pers mengatakan, “Kami kebobolan karena kesalahan individu. Inggris layak menang karena mereka lebih klinis di depan gawang.” Sementara Gareth Southgate memuji karakter timnya: “Ini adalah pertandingan terbaik yang pernah saya saksikan. 10 gol, tapi lebih dari itu, kami menunjukkan mentalitas juara.”

Catatan Sejarah dan Statistik Awalan

Laga ini mencatat rekor jumlah gol terbanyak dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia, melampaui 7 gol pada 1958 (Prancis vs Jerman Barat). Industri akan mengingat malam ini sebagai salah satu yang paling gila dalam sejarah Piala Dunia – di mana hat-trick dari Kane, Mbappé, dan sumbangan dua gol Bellingham menjadi sorotan. Tak hanya itu, clean sheet absen total: kedua tim kebobolan lebih dari tiga gol, namun VAR hanya sekali dipanggil – untuk gol Kane di menit ke-68 yang sempat diperiksa offside. Dengan hasil ini, Inggris menyelesaikan turnamen di posisi ketiga, sementara Prancis harus puas keempat. Namun bagi penonton, ini adalah pesta sepak bola tulen: 10 gol, 25 tembakan tepat sasaran, dan intensitas yang tak pernah surut hingga peluit akhir.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User